March 27, 2013

Pengambilan Paspor

19 Maret
Sebetulnya hari itu saya sedang flu berat, tapi demi penasaran melihat wajah Rafa pada paspornya saya bela2in meluncur ke Kanim Jaktim berdua sama si bocah sehabis Dzuhur. Saking semangatnya sampai2 Rafa pun saya minta makan siang di taksi saja. Hehe.. Sampai di Kanim jam 13.20. Langsung masuk kedalam dan belok kanan untuk pengambilan paspor.
Begitu sampai di ruangan pengambilan paspor, langsung tancap kan bukti bayar yang Anda miliki pada paku yang ada. Hihihi... Oldies ya metodenya. Saya juga mengetahui hal ini dari browsing.

Pada saat saya datang paku tersebut kosong, tapi di ruangan tersebut ada beberapa orang yang sedang menunggu dipanggil. Sayangnya memanggilnya hanya dengan suara saja, jadi saya harus menenangkan Rafa yang sibuk berlatih vokal a.k.a teriak2 supaya orang lain bisa mendengar panggilan petugas. Kira2 jam 13.40 nama saya dipanggil. Sempat bingung juga, karena seharusnya Rafa duluan. Ternyata, yang sudah jadi hanya paspor saya, punya Rafa belum. Ahh... Langsung kesal rasanya. Kemudian saya diminta ke Customer Care di lantai 2 dengan Bapak Rio untuk mengetahui alasannya.

Sampai di Customer Care, ada petugas yang menerima dan membawa bukti bayar Rafa ke dalam. Tidak berapa lama petugas keluar, saya diminta memberikan No telp agak dpt dihubungi ketika paspor selesai. Pada saat saya tanya ada masalah apa dan berapa lama selesainya, petugas hanya bilang tunggu telp saja ya Bu. Sebagai IRT yang sibuk, sungguh amat menyebalkan harus kembali lagi ke Kanim untuk mengambil paspor yang seharusnya sudah jadi. Tapi sudahlah.. Akhirnya saya keluar dari Kanim Jaktim jam 13.50. Singkat sekali kok waktu yang diperlukan untuk mengambil paspor.

21 Maret
Pagi harinya Kanim Jaktim telp dan mengabari bahwa paspor Rafa sudah selesai. Saya kembali sampai di sana pukul 13.30. Bedanya hari itu Kanim Jaktim ramai sekali. Banyak orang yang mengambil paspor. Jadi saya baru selesai mengambil sekitar jam setengah 3 sore.

Ini dia hasil foto Rafa yang baru bangun tidur.. Hihi...





March 25, 2013

Blogiveaway - Ceningayu



Masih dalam rangka Giveaway. Jadi kali ini ada seseorang yang lagi ngadain giveaway. Siapakah dia? Dia adalah Thomas Kurniawan alias TK. Giveaway yang diadakan oleh TK sungguh sangat mudah dan menarik. Cukup mengumpulkan review yang pernah kita tulis di blog ke dalam satu postingan. Nah demi mengikuti blogiveaway TK berikut postingan tentang review yang pernah ada di blog ini:

March 24, 2013

dari dua jadi TIGA

Dulu kemana - mana ya berduaan. Hanya saya dan suami. Sejak Rafasya si bocilun kecil dan pintar hadir, kemana - mana jadi bertiga deh. Ya, bertiga. Karena saya berhenti bekerja demi membesarkan dan merawat Rafa sendiri. Meski terkadang ayah dan bunda suka pergi berdua, kalau Rafa sedang bisa dititipkan di Kakek Neneknya, untuk sekedar nonton tapi tetap saja merindukan Trio ini.  Lihat saja smua senyum bahagia di semua suasana berTIGA




March 22, 2013

Mari membuat Paspor Secara Online

Dikarenakan tahun lalu kami sudah membeli tiket penerbangan ke negara tetangga, berarti Rafa harus punya paspor dong. Setelah dicek,ternyata paspor saya pun habis masa berlakunya bulan Februari kemarin. Bertanyalah saya pada Maha Guru - Om Google tentang metode pembuatan paspor secara online. Ada banyak info yang saya dapatkan melalui mesin pencari tersebut. Akhirnya saya pun memutuskan untuk memperpanjang paspor saya dan membuat paspor Rafa secara online. Saya coba share disini ya langkah2nya..

1. Buka web imigrasi, pilih bagian Pembuatan Paspor Online
2. Pilih Pra Permohonan Online
3. Isi sesuai data yang dimiliki, upload dokumen yang diperlukan (KTP, Paspor Lama, Akte Lahir / Surat Nikah, KK) Jangan lupa bahwa semua dokumen yang di upload harus dlm format jpg dan tdk lebih Dr 100kb.
4. Sabar, menunggu proses upload dokumen terkadang agak lama. Malah pada saat saya membuatnya sempat putus dan mengulang lagi. Rrrgghhh...
5. Setelah semua terupload, silakan pilih Kanim yang dikehendaki dan tanggalnya. Kemarin saya memilih Kanim Jaktim keesokan harinya. Padahal dari rumah lebih dekat ke Kanim Jaksel. Tapi dari hasil bertanya ke Om Google, Kanim Jaksel itu tampaknya favorit sekali. Antrinya harus super pagi dan ramai pemohonnya. Karena pembuatan paspor kali ini si bocah lucu akan ikut, agak sulit ya kalau jam 5pg hrs sdh sampai di Kanim.
6. Kita akan diberikan semacam tanda terima yang harus di print dan dibawa pada saat pembuatan paspor

Kemarin saya memilih tanggal 13 maret di Kanim Jakarta Timur. Dari rumah saya sudah menyiapkan fotokopi dokumen yang dibutuhkan ( KTP, Paspor lama, akte lahir, surat nikah, KK) dalam bentuk A4. Ya, semua dalam bentuk A4. Jadi untuk KTP dan Paspor lama serta Buku Nikah jangan dipotong ya. Berikut tahapan yang kami lalui selama di Kanim Jaktim.

1. Kami tiba di Kanim Jaktim sekitar jam 7 pagi, ternyata sudah banyak sekali orang yang mengantri meski pintu Kanim yang di dalam belum dibuka. Jam setengah 8 loket dibuka, barulah kerumunan agak mencair sesuai dengan tujuannya. Untuk yang akan membuat paspor dari pintu masuk belok ke kiri, untuk yang akan mengambil paspor belok ke kanan. Jangan khawatir, baca saja papan petunjuknya. Cukup jelas kok.
2. Ambil formulir di loket Formulir, jangan lupa antri ya. Formulirnya GRATIS. Jika menggunakan sistem Online, kita hanya diberikan 1 lembar Surat Pernyataan. Untuk anak akan diberikan jg Surat Pernyataan yang harus diisi oleh orang tua. Materai bisa dibeli di loket Formulir. Jika lewat sistem manual, kita akan diberikan formulir yang harus diisi. Kemarin untuk paspor Rafa saya kurang fotokopi KTP Ayah, jadi saya menggunakan jasa fotokopi di sebelah loket formulir yang per lembarnya Rp 500
3. Setelah mengisi surat pernyataan, naik ke lantai 2 untuk mendapatkan nomer antrean. antrean Online ada di sebelah kiri, antrian manual di sebelah kanan. Antrian online pada saat saya dtg hanya sekitar 15 org dan tdk sampai tangga. Antrian manual sdh mengular sampai ke tangga. Di sini petugas akan memeriksa kelengkapan fotokopi dokumen yang kita miliki, menggabungkannya dan memberikan nomer antrian.
4. Jika sudah mendapatkan nomer antrian silakan menunggu untuk dipanggil di Loket 5 ( Loket Khusus Online) Dari yang saya alami, dari Loket Formulir sampai menunggu dipanggil kurang lebih 30menit. Jadi, jam 8 kurang kami sudah duduk di ruang tunggu. Perhatikan nomer di layar yang ada, jangan terlalu asyik mengobrol atau bermain gadget. Karena jika nomer Anda sudah terlewat berarti sudah hangus. Sinyal di Kanim Jaktim ini memang dilacak BNN, krn lokasinya bersebelahan dengan Lapas Narkotika. Tapi, WiFi yg disediakan cukup kencang. Tanyakan saja password WiFi pada petugas.
5. Sabar
6. Sabar. Ya, saya mendapatkan nomer antrian. , saya baru dipanggil jam. Dari loket 5 ini kita akan mendapatkan secarik kertas untuk ditukarkan ke Loket 6 sesuai jam yang tertera. Mengapa? Mereka bilang datanya belum masuk. Fiuh...
7. Setelah pukul 11, saya pun mendatangi Loket 6. Dari loket 6, kita akan mendapatkan nomer antrian (lagi) untuk membayar di Loket 7. Alhamdulillah sebelum jam istirahat saya sudah dipanggil untuk membayar. Dari loket 7 ini kita akan diberikan tanda bukti pembayaran dan nomer antrian untuk Foto dan Wawancara di Loket 10
8. Di Loket 10 sebelum makan siang tertera nomer 802, sementara saya mendapat nomer 869. Seorang bapak yang sedang menunggu dengan baik hatinya memberitahu kami untuk kembali sekitar 2jam setelah istirahat. Sembari menunggu kami pun mencari makan siang dengan naik Bis Trasjakarta ke Mal Citra. Lumayan, hiburan buat Rafa bs jalan2 naik Bis lagi. Kami pun kembali jam 2 lewat.
9. Jam 15.30 kami dipanggil. Yang pertama adalah tahap foto. Setelah selesai duduk kembali untuk antri wawancara.

Sekitar jam 4 sore semua rangkaian pembuatan paspor pun selesai. Capeknya dari pagi sampai jam 4 sore harus menghabiskan waktu di Kanim. namun karena lebih cepat dan tidak perlu datang berkali - kali membuat saya merasa puas. Paspor akan jadi setelah 3 hari kerja. Jadi saya akan kembali hari Selasa tanggal 19 maret.



March 19, 2013

Tree House Cafe Bandung

Awalnya sih karena bingung mau makan dimana pas mlm qta nginep, krn agak2 ujan gtu. Jadinya main ke yang dekat hotel aja deh.. Pas jalan ke Ciwalk, eh ngelewatin Tree House dan sepi. Jadi langsung deh qta cari kursi. Awalnya mau duduk di sofa, tp susah dong bocilnya. Jadinya qta pilih duduk di kursi biasa kan mau pake high chair. Sayangnya si high chair nggak ada sabuknya, tp alhamdulillah Rafa mau duduk anteng. Setelah lari2an tentunya. Pas udah capek lari terus mnm jus stroberi deh,jadinya anteng. Hahaha..

Di Tree House Cafe Ciwalk ini, kami pesan nasi bakar, steak, cheese pizza, jus stroberi sama air mineral Kynya. Nasi bakarnya di dalamnya ada potongan ayam terus ada sayur asemnya. Enakkk... Rafa hampir ngabisin satu porsi. Steaknya jg enak, cheese pizzanya jg pas. Tipis tp masih renyah2 gimana gtu..











Nah, besoknya kami Ttp penasaran sama Tree House Cafe yang di Jl. Hasanuddin. Tempatnya lebih asyik buat anak2 krn ada kolam ikan sama rumah pohon dan flying fox yang tentunya Rafa belum bisa. Hehe.. Tapi ada ayunan yang oke banget.. Jd dia santai deh main ayunan, eh apa efek br pemanasan krn baru bangun tdr jg ya. Hehe.. Tapi beneran, makan disini lebih enak aja, mungkin krn tempat terbuka ya. Jadi lebih berasa hawa Bandungnya.

Dan.. Menu makan siang kami adalah Paket Ayam Kremes (nasi, ayam Kremes, tahu grg dan tempe mendoan), chicken steak, sausage, jus stroberi, chocolate lava, Banana split. Huahaha.. Banyak yaaa... Tapiii...... Semuanya Abis dong. Kan laper... Hihihi... Nggak cuma krn laper aja sih, tp jg krn emang semuanya enak. Asli deh nggak boong. Semua enak. Ni org Bandung bahagia bgt ya, ada byk mknan enak dan harganya terjangkau.. Interiornya jg oke. Ttp dengan piring2 lucunya, smp d atas wastafel toilet jg dipajang piring2nya. Cuman ga okenya ya krn area outdoor jadinya ada aja org yg ngerokok.

Tapi secara keseluruhan, puas banget sama si Tree House Cafe ini. Makanan dengan rasa yang enak, porsinya wajar plus harga yang terjangkau bikin kami masukin Cafe ini sebagai tempat yg harus didatanginya lagi kali ke Bandung. Top deh..


March 11, 2013

Djoeroe Masak - Bandung


Jadi Kemarin pas liburan singkat ke Bandung, kami mampir buat makan siang di Djoeroe Masak ini. Sampai di Djoeroe Masak sudah hampir jam 1, hari Jumat pula jadi nggak terlalu ramai. Cocoklah buat bocil yang lg tidur. Haha.. Awalnya pas nyampe bingung mau parkir dimana, karena ternyata restoran ini bener2 di pinggir jalan dengan jumlah parkir yang sedikit.. Tapi ternyata ada valet parkingnya sodara2, jadi tinggal ksh kunci trus beres deh. Pas masuk tuh udh berasa bgt suasana resto yang warm gtu. Interior dan warnanya mostly terang, warna putih sih kebanyakan. Barang2nya lucu2, pajangan dindingnya juga malah meja makan yang kami pakai itu dari mesin jahit yang dicat putih. Makanannya enak dengan harga yang biasa aja. Nggak mahal / murah. Kemarin pesan Nasi Katumiri (klo nggak salah), Chicken Steak plus fresh Orange Carrot Juice & Lemon Ginger Juice. Licin tak bersisa semuanya..Buat ngopi2 atau santai2 bareng teman dan keluarga oke banget, karena semua wilayah restorannya Dilarang Merokok. Yeayyy!!


Ke Bandung Aja dehh... (The New Sanny Rosa Hotel)


Jadi Ceritanya ada yang udah bosen banget karena bbrp bulan terakhir ini kerjaannya banyak banget. Yess, si ayah dong tentunya. Lha wong Bunda kan kerjanya cuman main2 sama Rafa doang. ^_^ Jadilah Ayah request klo smua udh kelar, qta jalan2 yuks. Bunda sih ngarepnya jalan2 ke Malang gtu biar sekalian jalan2 liat Batu. Etapi ternyata cuma bs cuti sehari ajah. Yasudahlah akhirnya qta main ke Bandung lagi.

Berangkat dari rumah agak siang udh jam 9an, tp hari jumat jdnya ga terlalu ramai, jd sampe Bandung lsg ngetem di Cipaganti buat nemenin ayah Soljum. Rafa sukses nggak tidur selama perjalanan, mungkin masih adaptasi sama car seat barunya. Hehe.. Jadi selama nunggu ayah Soljum, Rafa asyik makan nasi goreng teri buncis bikinan bunda sama lumpia tahu. Selesai Soljum, krn ngelewatin hotel kepikiran check in aja dulu. Eh ternyata kamarnya belum rapi. Ya emang blm jam 1jg sih, jadinya wajarlah ya. Kan check in jam 2. Jadi krn kamar blm rapi, mendingan qta cari makan dulu.



Sebelumnya Udh browsing mau makan apa aja selama di Bandung, jadi kami langsung meluncur ke Djoroe Masak. Ternyata ada yang kecapekan, kenyang dan ngantuk. Sampe2 digendong dari car seat aja Ttp tidur. Jadilah ayah bunda biasa makan dengan asoy.. Lanjut Abis makan kok pas keluar ngelewatin tulisan Batagor Kingsley. Oalah.. Ternyata emang di sini tempatnya. Sudah biasa ditebak dong, kami beli buat dicemilin di hotel. Hahaha...

Akhirnya balik lagi ke hotel..Nginepnya pilih yang murah aja. Lah... Kan cuman buat tidur aja, jadinya ga usah yg mahal deh. (Blg aja lg irit ye...) jadilah qta nginep di The New Sanny Rosa Hotel. Kenapa di sini? Karena ada kolam ikannya dan sarapan ya enak. Si bayi pun doyan sarapan bubur plus soto bandungnya. Eh itu soto Bandung bukan ya.. Secara ada soto dan di Bandung jd ya sudahlah.. Kamarnya cukup luas dan bersih. Kamar mandi pun ada air hangatnya. Cuma yang agak kurang spring bednya tuh dapatnya yang kurang oke. Tp pernah nginep sblm ini,dpt di kamar yang agak belakang tuh enak banget. Ya nggak seenak King K*il memang, tp lebih oke drpd yg kmrn ini.


Selesai cemal cemil si Kingsley, yang ternyata bocah ya doyan, plus istirahat n mandi qta langsung berangkat lagi ke..... Ciwalk. Haha.. Ga bs lepas dari mol ternyata. Bukan... Soalnya dari Abis Ashar tuh ujan terus, jadinya males mau cari tempat makan d luar. Jadinya yang deket dari hotel ya Ciwalk. Di sebelah hotel sih ada Glosis Cafe, tp Ttp pgn Abis makan cuci mata. Hoho.. Makan malam akhirnya di Tree House Cafe. Sambil nunggu makanan datang ada yang dapat sepatu merah cuman 80rb. Makk!! Udh napsu nih pgn beli 2 apa 3, tp ternyata model lain di nomer saya nggak ada. Ahh.. Blm rejeki emang.

Besoknya, selesai sarapan dan main sama ikan plus kecemplung kakinya di kolam, hahaha... Qta langsung ke Taman Lalu Lintas. Ihhh... Seru deh main di sini.. Coba di Jakarta ada taman kaya gini yah. Rafa pun nggak mau udahan main kereta api baik yang mini maupun yang besar. Hahaha..


Abis dari Taman lalu Lintas, krn udah lapar dan masih jatuh cinta sama Tree House kami pun mampir lagi. Ntar direview terpisah ahh.. Tapi bukan yang di Ciwalk melainkan yang di Jl Hasanuddin. Sebelumnya ayah bunda nungguin Rafa yang tidur krn kecapean main di Taman Lalu Lintas. Mau diangkat takutnya bangun, jadinya tdr aja di mobil. Bundanya sempet melipir ke Lavie Baby Shop sebentar sih. Tp rame bangett.. Stelah ditungguin kynya tdr sejam udh cukup langsung deh bocil diangkat buat makan. Alhamdulillah nggak cranky krn lsh ngeliat ada rumah pohon di Tree House. Selesai makan tentunya naik delman dongg.. Kan udh latihan nyanyinya.. Setelah sibuk nggak mau turun dari delman baru deh qta pulang ke Jakarta. Ehhh.. nggak deh, mampir ke Mivi dulu. Nggak pernah absen nih, sejak ada Rafa pasti kesini. Lebih suka aja kesini drpd Lavie. Alhamdulillah Rafanya tdr dr  Mivi sampe Karawang. Bandung emang slalu ngangenin ya..

March 6, 2013

Si 18 Bulan

Rafasyanya bunda sudah 18 bulan..
Mmm.. Sekarang udah bisa bilang nggak, bisa ngemut makanan yang bikin bundanya galau setengah mati, udh bs nyanyi sepotong2 dan makin nggak bisa diem plus cerewet. Alhamdulillah...





Iyaaa... Rafasyaku udh bs banyak gaya kalo difoto. Hahaha... Semoga sehat selalu ya nak. Perjuangan S3 ASI qta tinggal sebentar lagi. Kita harus kerja sama supaya bisa Weaning with love. PR bunda kayaknya nih harus siap nggak ngASI lagi. Rafa jg harus bisa pup n pee di kamar mandi. Jangan klo udh pup baru bilang. Haha.. Gpp deh ya, namanya juga belajar. Maafin bunda jg ya nak klo Bunda ada salah. Kan qta sama2 belajar..

Love u endlessly..

BB : 11,6 kg
TB : 85cm

Marche Grand Indonesia

Mau mereview sejenak tentang Marche Grand Indonesia ini ahh.. Lokasinya yang dekat dengan Air Mancur menjadikan Saya memilih untuk makan disini dibandingkan Marche di tempat yang lain. Yah, barangkali saja Rafa sudah bosan duduk di baby chairnya kan bisa dialihkan sambil melihat air mancur yang menari2 itu.. Kemarin Ayah memesan Grilled Chicken with Mashed Potato, Saya memesan Fettucine, Jus wortel jeruk untuk saya dan Jus Wortel Jeruk Pear untuk ayah serta 2 buat almond bar untuk saya tentunya. Overall baik makanan, minuman sampai dessertnya enak semua. Cuma sayang sekali si Grilled Chickennya terlalu lama sampai di meja kami. Spertinya chefnya lupa, karena meja sebelah yang datangnya setelah kami mendapatkan pesanan yang sama lebih dahulu. Jadi yaa... agak kecewa.. Tapii.. kami bakalan datang lagi kok. Selain supaya Rafa jg bs ikutan icip2 di Marche ini, juga karena harganya cukup bersahabat.. 






Bermain bersama Rafa

Resmi perlu Krim Anti Aging


Ihiyy...

Di Bulan Februari kemarin akhirnya resmi sudah berkurang jatah hidup saya di dunia. Udh 29 tahun nih mak. Teman2 yang follow twitter saya pastinya enek dan bosen deh TL saya isinya cuman ngomongin krim anti aging muluk. Hahaha.. Soalnya hasil baca2 dan googling sana sini seharusnya tuh qta pakai krim2an itu sejak munculnya tanda2 penuaan sperti flek hitam atau pun garis2 halus keriput. ishh... Makanya langsung nanya2 sama smua orang pada pake krim apah. Maafkan ya permisa se TL..