March 22, 2013

Mari membuat Paspor Secara Online

Dikarenakan tahun lalu kami sudah membeli tiket penerbangan ke negara tetangga, berarti Rafa harus punya paspor dong. Setelah dicek,ternyata paspor saya pun habis masa berlakunya bulan Februari kemarin. Bertanyalah saya pada Maha Guru - Om Google tentang metode pembuatan paspor secara online. Ada banyak info yang saya dapatkan melalui mesin pencari tersebut. Akhirnya saya pun memutuskan untuk memperpanjang paspor saya dan membuat paspor Rafa secara online. Saya coba share disini ya langkah2nya..

1. Buka web imigrasi, pilih bagian Pembuatan Paspor Online
2. Pilih Pra Permohonan Online
3. Isi sesuai data yang dimiliki, upload dokumen yang diperlukan (KTP, Paspor Lama, Akte Lahir / Surat Nikah, KK) Jangan lupa bahwa semua dokumen yang di upload harus dlm format jpg dan tdk lebih Dr 100kb.
4. Sabar, menunggu proses upload dokumen terkadang agak lama. Malah pada saat saya membuatnya sempat putus dan mengulang lagi. Rrrgghhh...
5. Setelah semua terupload, silakan pilih Kanim yang dikehendaki dan tanggalnya. Kemarin saya memilih Kanim Jaktim keesokan harinya. Padahal dari rumah lebih dekat ke Kanim Jaksel. Tapi dari hasil bertanya ke Om Google, Kanim Jaksel itu tampaknya favorit sekali. Antrinya harus super pagi dan ramai pemohonnya. Karena pembuatan paspor kali ini si bocah lucu akan ikut, agak sulit ya kalau jam 5pg hrs sdh sampai di Kanim.
6. Kita akan diberikan semacam tanda terima yang harus di print dan dibawa pada saat pembuatan paspor

Kemarin saya memilih tanggal 13 maret di Kanim Jakarta Timur. Dari rumah saya sudah menyiapkan fotokopi dokumen yang dibutuhkan ( KTP, Paspor lama, akte lahir, surat nikah, KK) dalam bentuk A4. Ya, semua dalam bentuk A4. Jadi untuk KTP dan Paspor lama serta Buku Nikah jangan dipotong ya. Berikut tahapan yang kami lalui selama di Kanim Jaktim.

1. Kami tiba di Kanim Jaktim sekitar jam 7 pagi, ternyata sudah banyak sekali orang yang mengantri meski pintu Kanim yang di dalam belum dibuka. Jam setengah 8 loket dibuka, barulah kerumunan agak mencair sesuai dengan tujuannya. Untuk yang akan membuat paspor dari pintu masuk belok ke kiri, untuk yang akan mengambil paspor belok ke kanan. Jangan khawatir, baca saja papan petunjuknya. Cukup jelas kok.
2. Ambil formulir di loket Formulir, jangan lupa antri ya. Formulirnya GRATIS. Jika menggunakan sistem Online, kita hanya diberikan 1 lembar Surat Pernyataan. Untuk anak akan diberikan jg Surat Pernyataan yang harus diisi oleh orang tua. Materai bisa dibeli di loket Formulir. Jika lewat sistem manual, kita akan diberikan formulir yang harus diisi. Kemarin untuk paspor Rafa saya kurang fotokopi KTP Ayah, jadi saya menggunakan jasa fotokopi di sebelah loket formulir yang per lembarnya Rp 500
3. Setelah mengisi surat pernyataan, naik ke lantai 2 untuk mendapatkan nomer antrean. antrean Online ada di sebelah kiri, antrian manual di sebelah kanan. Antrian online pada saat saya dtg hanya sekitar 15 org dan tdk sampai tangga. Antrian manual sdh mengular sampai ke tangga. Di sini petugas akan memeriksa kelengkapan fotokopi dokumen yang kita miliki, menggabungkannya dan memberikan nomer antrian.
4. Jika sudah mendapatkan nomer antrian silakan menunggu untuk dipanggil di Loket 5 ( Loket Khusus Online) Dari yang saya alami, dari Loket Formulir sampai menunggu dipanggil kurang lebih 30menit. Jadi, jam 8 kurang kami sudah duduk di ruang tunggu. Perhatikan nomer di layar yang ada, jangan terlalu asyik mengobrol atau bermain gadget. Karena jika nomer Anda sudah terlewat berarti sudah hangus. Sinyal di Kanim Jaktim ini memang dilacak BNN, krn lokasinya bersebelahan dengan Lapas Narkotika. Tapi, WiFi yg disediakan cukup kencang. Tanyakan saja password WiFi pada petugas.
5. Sabar
6. Sabar. Ya, saya mendapatkan nomer antrian. , saya baru dipanggil jam. Dari loket 5 ini kita akan mendapatkan secarik kertas untuk ditukarkan ke Loket 6 sesuai jam yang tertera. Mengapa? Mereka bilang datanya belum masuk. Fiuh...
7. Setelah pukul 11, saya pun mendatangi Loket 6. Dari loket 6, kita akan mendapatkan nomer antrian (lagi) untuk membayar di Loket 7. Alhamdulillah sebelum jam istirahat saya sudah dipanggil untuk membayar. Dari loket 7 ini kita akan diberikan tanda bukti pembayaran dan nomer antrian untuk Foto dan Wawancara di Loket 10
8. Di Loket 10 sebelum makan siang tertera nomer 802, sementara saya mendapat nomer 869. Seorang bapak yang sedang menunggu dengan baik hatinya memberitahu kami untuk kembali sekitar 2jam setelah istirahat. Sembari menunggu kami pun mencari makan siang dengan naik Bis Trasjakarta ke Mal Citra. Lumayan, hiburan buat Rafa bs jalan2 naik Bis lagi. Kami pun kembali jam 2 lewat.
9. Jam 15.30 kami dipanggil. Yang pertama adalah tahap foto. Setelah selesai duduk kembali untuk antri wawancara.

Sekitar jam 4 sore semua rangkaian pembuatan paspor pun selesai. Capeknya dari pagi sampai jam 4 sore harus menghabiskan waktu di Kanim. namun karena lebih cepat dan tidak perlu datang berkali - kali membuat saya merasa puas. Paspor akan jadi setelah 3 hari kerja. Jadi saya akan kembali hari Selasa tanggal 19 maret.



2 comments:

  1. Huiiih lama kali ya? berarti aku harus cuti dan seharian aku enggak ngebayangin Faiz di sana begimana? *waktu suamiku kok cepet ya? *apa jangan2...itu bayarnya berapaaa...hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, memang betul2 seharian pas Rafa kemarin sih. Dsana dia lari2an, main mbl2an, tidur, bangun trus main sm anak lain jg. Ayo semangat bikin paspor sendiri... hihihi..

      Delete