July 3, 2014

#InovasiDapur Bersama Philips



Nggak terasa sekarang sudah memasuki bulan Ramadhan ya. Sebagai ibu rumah tangga pastinya Kita sudah mempersiapkan menu - menu yang Akan dinikmati bersama keluarga di waktu sahur atau berbuka. Kalau saya sih sama seperti tahun - tahun kemarin, buka puasanya berdua Rafa. Maklum, ayah pulangnya malam, Jadi hanya makan sahur saja yang bersama - sama. Biasanya untuk sahur saya sudah menyiapkan ayam yang sudah diungkep dan sayuran dibersihkan sebelum tidur, bumbu pelengkap sudah dikupas supaya saat bangun sahur nggak terlalu lama persiapan memasaknya. Tanggal 24 Juni 2014 kemarin saya berkesempatan menghadiri Cooking Workshop yang diadakan oleh Philips bersama chef haryo di Plaza Bapindo. Dari undangannya disebutkan Chef Haryo akan berbagi Tips, Trik dan teknik untuk memasak hidangan ramadhan. Asyikkk bakalan dapat ilmu.


Tadinya saya Akan hadir membawa Rafa, cuma agak khawatir karena Ada acara masak memasaknya. Maklum, Rafa lagi hobi lari-larian. Setelah bilang ke Ayah, ternyata Ayah bisa cuti setengah hari. Jadi saya bisa mengikuti Cooking Workshop dengan baik. Penasaran banget soalnya, kan biasanya namanya Cooking Class kok ini Cooking Workshop? Ternyata penasaran saya terjawab saat memasuki ruangan workshop. Biasanya ruangan yang ditata untuk Cooking Class itu akan menyediakan meja panjang untuk chef yang akan memasak dan di atas meja itu diletakkan bahan serta alat untuk memasaknya. Peserta Cooking class akan diberikan kursi - kursi di depan meja panjang si Chef. Namun karena ini namanya Cooking workshop, jadi di setiap meja di depan undangan yang hadir juga disediakan alat - alat masak yang tentunya keluaran Philips. Wow.. Jadi yang hadir nggak cuma menyaksikan tapi juga bisa mencoba alat - alat dapur dari Philips. Seru banget jadinya..

Di setiap meja ada alat dapur Philips. Yeay..


Ada banyak banget alat rumah tangga yang bisa dicoba oleh peserta Cooking Workshop Kemarin. Kebetulan yang disediakan di meja saya kemarin adalah Juice Extractor dan Electric Pressure Cooker. Saat menunggu acara Cooking Workshopnya dimulai, sudah terlihat tuh peserta workshop sudah memegang - megang alat masak yang ada di hadapan mereka. Jadi saat MC membuka acara dengan beberapa pertanyaan seputar pengalaman dengan alat masak, suasana sudah semakin seru. Ditambah lagi MC mengumumkan bahwa akan ada door prize, live Tweet competition, selfie competition dan tentunya blog competition. Acara secara resmi dibuka dengan kata - kata sambutan oleh Mr. Nick Andrews, Head of Marketing Philips Consumer Lifestyle Indonesia dan Mbak Maria Veronica, Product Manager Philips.

MC dan Mr. Nick 
Sumber : Indonesin Food Channel

Mbak Maria
Sumber : Indonesian Food Channel 

Ternyata Chef Haryo pun memilih untuk menggunakan alat dapur yang sudah memiliki nama dan sudah pasti kualitasnya. Pemilihan alat dapur pada Philips dilakukan karena chef Haryo memiliki kenangan masa kecil saat melihat ibunya memasak di dapur menggunakan produk Philips.

Chef Haryo memasak dibantu Yoda anak laki - lakinya
Sumber : Indonesian Food Channel 


Jadi semakin penasaran kan ada alat dapur apa saja yang bisa kami coba di Cooking workshop kemarin? Mari kita pelajari lebih lanjut beberapa alat yang dipakai selama Workshop.

Electric Pressure Cooker

Bisa untuk memasak nasi, bubur, congee, banyak pilihan deh


Dengan menggunakan alat ini chef Haryo mengajarkan peserta untuk membuat nasi bumbu kuning. Yang hebat dari Electric Pressure Cooker ini adalah kita bisa mengatur waktu untuk memasak nasi. Jadi misalnya di bulan Ramadhan ini sebelum tidur sekitar pukul 9 malam kita sudah memasukkan nasi dan air ke dalam Electric Pressure Cooker, waktu memasaknya bisa diatur menjadi jam 3 pagi. Jadi kita bisa sahur dengan nasi yang baru matang. Inovasi dapur yang mengagumkan ya. 

Food Steamer

Sumber : Twitter Philips_ID


Memasak dengan Food Steamer betul - betul memberi kemudahan untuk siapa saja yang berada di dapur. Food Steamer sengaja didesain tembus pandang agar memudahkan kita untuk melihat makanan yang ada di dalamnya. Inovasi yang dilakukan oleh Philips terlihat pada bagian bawahnya dimana terdapat lubang untuk memasukkan air , jadi jika di tengah proses memasak kita ingin menambahkan air tidak perlu mengangkat semua bagian Food Steamer ini. Wah, memudahkan sekali ya. Tips yang saya dapatkan dari Chef Haryo adalah kita tidak perlu takut untuk mengukus bahan makanan yang berbeda dengan Food Steamer ini asalkan memang cocok. Misalnya kita ingin membuat nasi hainan. Letakkan nasi di bagian paling bawah dengan bumbu2 rempah sebagai aroma di Flavour Booster lalu letakkan ayam pada rak atasnya. Dengan sendirinya kita akan mendapatkan nasi hainan yang tidak basah namun tetap memiliki aroma yang menggiurkan. Jadi Food Steamer nggak bisa ya untuk mengukus siomay, bolu kukus dan brownies kukus, pastinya aromanya jadi kacau tuh. Haha..

Food Processor



Saat Cooking Workshop kemarin, Chef Haryo mengajak peserta untuk membuat siomay dengan menggunakan Food Processor. Cukup campurkan semua bahan dan mata pisau yang dibuat oleh Philips akan mengaduk semua bahan dengan rata. Jika sudah jadi masukkan isi ke dalam kulit somay dan kukus dengan Food Steamer. Terus inovasinya apa dong? Philips menyediakan mata pisau berbahan bukan besi yang sangat cocok untuk bahan campuran telur. 

Juice Extractor

Sudah oke blm gaya saya. Hihi...


Nah saatnya mencoba alat yang ada di meja kami. Bahan yang disediakan adalah bayam dan nanas. Sebagai pengikut Food Combining meski belum taat dan juga penyuka green smoothies saya tidak sabar untuk mencoba Juice Extractor ini. Hanya dengan memasukkan semua bahan, ampas dan airnya sudah langsung terpisah. Jadi yang saya nikmati hanyalah sari buah dan sayurnya saja. Cocok nih untuk sajian buka puasa. Gampang dan cepat..

Airfryer

Watt ya memang besar tapi bayangkan manfaat yang didapat


Dari semua produk inovasi dapur yang ada kemarin, saya paling tertarik dengan Airfryer ini. Dari desain saja sudah keren banget. Semakin kepincut dengan membayangkan bahwa dengan Airfryer ini saya akan terbebas dari cipratan minyak. Bahkan kayaknya saya bisa minta tolong Rafa untuk menggoreng nih. Lho kok bisa? Karena Airfryer adalah inovasi Philips yang memungkinkan kita untuk menggoreng tanpa minyak melainkan dengan Rapid Air Technology. Mau menggoreng apa? Ayam, kentang, ikan, nugget apa aja bisa. Dan dari hasil Cooking workshop kemarin hasil menggoreng dengan Airfryer ini lebih crispy dan tentunya bebas minyak. Bahkan ada testimoni seorang ibu yang menggunakan Airfryer untuk memanggang cupcake. Wow. Empat jempol buat Philips dehh..


Gimana? Seru banget kan Cooking workshop bersama Philips? Masih kurang seseruannya? Sudah saya sebutkan sebelumnya kan bahwa acara ini akan bertabur hadiah? Coba lihat foto - foto berikut deh.


Pemenang Door prize dari rekan Media dan Undangan
Sumber : @Philips_ID


Hadiahnya apa ya kira-kira... Ternyata pemenangnya boleh memilih alat dapur yang digunakan pada saat Cooking workshop. Waaaa... Beruntung sekali ya ibu - ibu ini. Untuk pemenang selfie dan best live Tweet competition tidak bisa memilih hadiahnya. Tapi lihat deh apa yang bisa dibawa pulang sama ibu - ibu kece ini, beragam produk Philips yang oke punya. 

Pemenang Selfie dan Best Tweet

Iyes, Mak Icoel dr KEB dapat Juice Extractor

Menghadiri Cooking workshop bersama Philips membuat saya semakin menyadari bahwa kualitas yang dimiliki oleh brand ini tidak perlu diragukan lagi. Inovasi dapur yang dilakukan oleh Philips membuat kita bisa memasak tanpa harus kerepotan dan bisa tetap cantik tanpa harus terkena asap saat menggoreng. Terima kasih Philips untuk inovasinya. Semakin yakin deh untuk memilih Philips sebagai teman saya di dapur. Jangan lupa follow @Philips_ID dan like Fanspage FB Philips home Living Indonesia untuk tahu berbagai produk Philips. Eh, mereka juga lg mengadakan lomba foto lho. Ayo cepetan dikepoin..

Emak kece dari KEB
Sumber : @Philips_ID




2 comments:

  1. Iya mbak, keren2 banget. Mupeng abis sm si airfryer nih..

    ReplyDelete