December 19, 2014

Indonesian Hijab Blogger - Kopdar Jakarta


Orang Indonesia?
Berhijab?
Blogger?

Kalau smua jawaban pertanyaan di atas itu YA, pas banget deh kalau kalian gabung ke Indonesian Hijab Blogger. Buruan cek persyaratannya untuk jadi anggota IHB. Kebetulan beberapa waktu yang lalu IHB mengadakan kopdar perdana di Urban Kitchen Pasific Place. Setelah menerima email KopDar ini saya langsung RSVP. Takut lupa soalnya. Hihi..




Dengan berbekal pede karena blm kenal sama siapa - siapa kecuali Mia, Yeye dan Witha saya pun mendaftar untuk hadir ke kopdar. Sayang pas hari H, Mia dan Yeye nggak bisa ikutan. Akhirnya saya dan Rafa berangkat ke Pasific Place setelah sebelumnya janjian sama Witha dulu. Saking semangatnya mau kopdar saya dan Witha sukses jadi yang pertama datang di Urban Kitchen. Nggak lama datang Suci Utami disusul teman - teman IHB lainnya.


Formasi awal sebelum makin banyak lagi teman2 baru yang datang
Rafa ngobrol sama Tante Etu


Suasana kopdarnya seru banget. Founder IHB yang terdiri dari wanita - wanita muda, yang juga desainer baju muslim ini semuanya ramah - ramah dan menyenangkan. Ada  Suci UtamiSiti JuwariyahNalia RifikaRestu AnggrainiPuput UtamiFitri AuliaTalitha Lubis, Fatimah Rommy, dan Kara Rahmamitya Teman - teman Member IHB yang baru saya temui di Urban Kitchen PP juga semuanya seru - seru. Jadi ngobrolnya langsung mengalir dan heboh. Haha.. Semuanya diobrolin, mulai dari pengalaman hamil, kosmetik sampai cara bikin link di blog. Dari obrolan kemarin itu insya Allah akan ada workshop atau kegiatan lain yang akan diadakan oleh IHB.

Saya - Fika - Romi - Witha


Nia - Zaenab - Saya - Listya - Etu - Witha

Soto Banjar


Tentunya kopdar nggak afdol kalau nggak ada foto bersamanya.


Foto dari Bundo Ola

Foto dari Blog IHB
Pose dulu sm bocil yg lg tidur

Goodie bag dari Hanalila Hijab



Alhamdulillah senang banget bisa jadi gabung ke IHB. Buat yang kemarin hadir kopdar maaf ya kalau anak saya riweh bin ramai n nggak bisa diem. Alhamdulillah pas lagi ngobrol Rafa tidur, jadi emaknya bisa nimbrung chit chat dan foto-foto.Hihi.. Sbenernya masih ada beberapa foto, ntar ditambahin lg deh. Sekarang henpon makin rame sama obrolan wanita - wanita cantik. Semoga ke depannya makin banyak teman - teman blogger lainnya yang gabung dan IHB makin banyak kegiatannya. Jangan lupa gabung ya..

Indonesian Hijab Blogger
Twitter : IHBlogger
FanPage : Indonesian Hijab Blogger
Instagram : IHBlogger

December 11, 2014

Fisher Price Soothe and Glow Seahorse, Sukses jadi Teman Tidur Rafa(dan emaknya)

Tidur..
Untuk urusan yang satu ini sejak Rafa lahir saya dan suami juga keluarga (setelah melahirkan selama kurleb 3 bulan tinggal di rumah mama) sepakat untuk melatih Rafa supaya bisa tidur dalam berbagai kondisi. Artinya kami tidak menggelapkan ruangan jika waktu tidur tiba di siang hari dan juga kami nggak mengecilkan volume TV atau radio yang sedang menyala saat bayi Rafa tidur. Penggunaan car seat sejak bayi juga membantu tidur Rafa. Saat bepergian, setelah selesai menyusui saya akan langsung meletakkan Rafa di car seat. Tanpa menunggu lama ia pun akan tertidur sembari kami tetap bisa mendengarkan radio sambil ngobrol. Bahkan yang agak ekstrem, usia 3 bulan kami berkunjung ke resepsi teman di Bandung. Resepsi yang diadakan malam hari di gedung yang ramai dan terang tetap tidak mengurangi hasrat ingin tidur si bayi montok ini meski kami duduk dekat dengan speaker. Haha.. Alhamdulillah banget kan yaa..

Rafa 3 bln 7,7 kg
Berarti Rafa nggak pernah sulit tidur dong! Eits, bukan berarti begitu. Rafa juga sempat mengalami sulit tidur. Momen itu datang saat ia disapih. Selama 2 tahun lebih ia selalu tidur malam dengan diantar oleh nenen. Namun setelah disapih, semuanya berubah. Terlihat sekali Rafa menjadi resah dan galau saat akan tidur malam. Sebenarnya saya agak nggak tega, tapi kan demi Rafa dan juga demi saya Rafa memang sudah waktunya disapih. Saat itu saya mencoba berbagai cara. Menggendongnya, memeluknya, mengelus-elus pundak dan kepalanya, bernyanyi ahh pokoknya segalanya supaya Rafa tertidur. Ada yang berhasil ada yang tidak. Ternyata akhirnya Rafa menemukan kuncinya yaitu memegang pipi saya. Ya, harus pipi saya. Eksklusif nih ceritanya pipi saya kalau Rafa mau tidur. Dengan memegangi pipi saya Rafa menemukan rasa nyamannya. Lama kelamaan ia bisa tidur nyenyak. Sekarang di usianya yang sudah 3 tahun 4 bulan ini, Rafa sudah bisa tidur sendiri saat mengantuk, tentunya dengan lampu yang dimatikan jika malam hari. 

Jadi kuncinya adalah anak harus merasa nyaman saat mau tidur. Sekarang Rafa masih suka memegang pipi saya, masih menjadi hal yang wajib bagi dia. Tapi tentunya sudah tidak selama dulu. Kenyamanan itu selain bisa didapatkan dari kehadiran ibu yang menemani anak saat tidur juga bisa didapat melalui pengaturan suhu ruangan, meredupkan cahaya kamar dan alunan musik lembut. Hal ini saya dapatkan dari Psikolog anak, Mbak Vera Itabiliana, Psi, saat menghadiri undangan Peluncuran Fisher Price Soothe and Glow Seahorse di Toys Kingdom Grand Indonesia tanggal 27 November 2014 lalu. Sudah tahu Fisher Price kan? Buruan like Fanspage FB, follow Twitter dan IG nya ya. Di akun FBnya jg terdapat penjelasan mengenai pentingnya tidur bagi bayi, disini ya.


Aira - Rafa -Samara -Millie dan Naia main bareng 



Di acara tersebut hadir pula Brand Ambassador Fisher Price, Cathy Sharon dan juga Senior Brand Manager Mattel South East Asia, Tan Shu Mei. Sebagai ibu Cathy juga mengalami masa - masa dimana anaknya Jacob sulit untuk tidur, terutama disaat ia tidak nyaman. Nah kan.. Lagi - lagi masalah kenyamanan ini menjadi faktor penting untuk mendukung terciptanya tidur yang tanpa drama. Karena ternyata ada banyak ibu yang mengalami masalah saat menidurkan anaknya.

Tan Shu Mei

Mbak Vera

Jeng Cathy yg cantiks bingits



Ada lho orang tua yang sampai harus membawa anaknya naik mobil keliling kompleks untuk menidurkan anaknya. Ini betul - betul terjadi pada anaknya teman saya. Pada sesi tanya jawab kemarin bahkan ada yang sampai naik ojek keliling kompleks. Wah.. Terbayang kan gimana riwehnya menggendong anak sambil keliling kompleks dan anaknya tertidur plus harus menjaga supaya si anak nggak terbangun saat turun dari mobil atau motor sampai ke tempat tidur. Fiuhhh..



Untuk membantu para ibu yang mengalami kesulitan menidurkan anak, Fisher Price hadir dengan Soothe and Glow Seahorse. Mainan apa sih itu? Sesuai namanya, mainan yang berbentuk kuda laut ini adalah mainan yang dapat mengeluarkan musik dan bisa bernyala. Wah, jadi mengganggu tidur dong itu? Tenang ibu - ibu.. Fisher Price sebagai produsen perlengkapan bayi dan anak pra sekolah yang terkemuka di dunia sudah melakukan riset. Jadi suara yang akan dikeluarkan oleh si kuda laut ini adalah alunan musik lembut yang akan membantu anak menjadi rileks dan kemudian tertidur. Cahayanya pun temaram sesuai dengan alunan musiknya. Cara menyalakan ya cukup dengan meremas si kuda laut kemudian anak akan merasakan efeknya.

Rafa contohin ya cara nyalainnya


Saya aja suka lho mendengarkan lagu-lagunya. Memang menenangkan.. Nih lihat buktinya. Alhamdulillah pulangnya Rafa dapat si kuda laut biru jadi Rafa langsung berteman baik dengan si kuda laut sejak hari pertama berjumpa deh.





Kalau ibu - ibu yang lain bagaimana? Punya pengalaman dan cerita unik juga dong saat menidurkan buah hatinya? Yuk ikutan kontesnya.



Fisher Price berkomitmen untuk mendukung para ibu di Indonesia, membantu anak untuk tidur lebih baik. Karena sejatinya, anak usia dini (1-18 bulan) membutuhkan 15-18 jam tidur setiap harinya. Jadi mari berbagi dengan ibu - ibu lainnya untuk ikutan kontes #bayikubobo ini. Langsung aja mampir ke bayikubobo.com , unggah foto atau video saat ibu berusaha menidurkan si kecil beserta penjelasannya , SHARE di sosmed, ajak teman untuk ikutan dan menangkan hadiahnya. Hadiahnya banyak banget lho, jutaan rupiah. Buruan mlipir ke websitenya , instagram, fb dan twitternya yg sdh saya sebutkan tadi ya. Kalau mau lihat video tentang kontes #bayikubobi ini monggo kesini ya..

December 4, 2014

Project Sunlight, Kampanye Dari Unilever demi masa Depan Sehat

Siapa yang suka nahan pipis kalau lagi di jalan karena toiletnya nggak bersih?

Cung... Saya juga. Suka merasa risih dan bahkan bisa batal urusan ke kamar mandinya gara - gara toiletnya yang nggak nyaman apalagi kotor. Dulu, waktu sebelum menikah saya sekeluarga sering pulkam ke Bali lewat jalan darat. Jadi kami akan sering mampir di banyak SPBU. Selain untuk mengisi bensin juga untuk ke toilet. Dan kalau ketemu SPBU dengan toilet yang bersih, pasti hati bahagia banget. Nih lihat deh salah satunya, bahkan sampai masuk MURI lho saking toiletnya ada banyak dan semuanya berssiihhh.

Diambil dari sini
SPBU tersebut terletak di Kota Tegal, Purwahamba. Memiliki 67 toilet yang semuanya selalu terjaga kebersihannya. Hebat banget kan ya. Punya bayi dan mau ganti popok? tenang.. di SPBU ini juga ada ruang khusus untuk bayi.

Diambil dari sini


Kann, oke banget kan? Nggak perlu antri panjang - panjang deh jadinya. Anugerah banget kan ya kalau semua fasilitas umum toiletnya bersih kaya gitu. Senang sekali kalau semua fasilitas umum yang kita miliki juga memiliki sanitasi yang bersih.  Tapi, sebersih apapun toiletnya jangan lupa untuk selalu cuci tangan sehabis menggunakan kamar mandi terlebih di tempat umum.

Sekarang saat sudah memiliki Rafa, tentunya saya juga mengajarkan untuk selalu mencuci tangan setiap selesai dari kamar mandi atau saat kami baru pulang dari luar, sebelum makan dan juga setelah makan. Karena sembari makan pasti tangannya juga kotor kan ya. Lihat gaya Rafa kalau saya minta untuk mencuci tangannya.

video




Kalau pulau Sumba ada yang tahu nggak? Ini dia foto versi petanya.


Nggak mau yang versi peta? Oke saya kasi lagi foto ini. Ini saya kasih lihat fotonya.


Foto anak - anak Pulau Sumba dari sini 


Bagus ya? Pulau Sumba adalah Pulau Ikonis yang dipilih untuk mengaplikasikan teknologi yang ramah lingkungan. jadi saat ini Pulau Sumba sudah memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Angin yang Berada di kecamatan Dusun Kalihi, Kabupaten Sumba Timur. Jika sesuai target, pada tahun 2025 nanti Pulau Sumba akan menjadi Pulau pertama yang bebas dari energi  fosil. Selain itu tanah yang tandus di pulau Sumba ini ternyata justru menjadi rumah yang nyaman untuk pohon termahal di dunia yaitu Pohon Cendana. Pulau Sumba juga merupakan salah satu Objek wisata yang sudah masuk ke situs Agoda lho.Wah, keren ya Pulau Sumba itu. Namun Sayangnya distribusi air di Pulau Sumba ini kurang baik . Karena itu mereka jarang memiliki sarana pendidikan atau Sanitasi ataupun toilet yang layak. Jangankan untuk toilet Lha wong air bersih saja mereka sulit untuk mendapatkannya. Kasihan sekali kan? Bahkan ada data yang cukup menyedihkan menurut saya : 

Dari hasil data sanitasi sampel 25 sekolah di kabupaten Sumba tengah ternyata banyak kekurangan dari fasilitas sanitasi, tidak jauh berbeda dengan kondisi sanitasi di desa, dalam aturan standar  kesehatan jumlah jamban di sekolah satu jamban 40 siswa, tetapi pada kenyataanya di sekolah hanya ada 1 WC guru dan 1 WC murid. Jumlah murid dari kelas satu sampai dengan kelas enam ada yang 169 siswa, berapa kekurangan WC disekolah tersebut. Sekolah hanya memiliki penampung air hujan (PAH)  hanya berukuran 3 m x 3 m, dengan kondisi tidak terawat bahkan banyak yang rusak. Banyak murid yang setiap berangkat sekolah diharuskan membawa air dari mata air untuk mengisi bak WC yang disekolah.


Diambil dari sini.

Terus apa hubungannya sih saya ngomongin toilet dan pulau Sumba? Ada banget. Kalian mau nggak membantu anak - anak di Pulau Sumba ini untuk bisa mendapatkan sarana kebersihan yang layak? Kali ini Unilever hadir dengan Project Sunlight untuk memudahkan kita dalam membantu masyarakat Sumba ini. Apa itu Project Sunlight? Project Sunlight adalah gerakan yang diprakarsai oleh Unilever dan berlangsung pada 5 negara. Yaitu Brazil, Indonesia, Amerika Serikat, Inggris dan India pada tahun 2013. Tahun ini donasi yang didapatkan melalui Project Sunlight ini akan digunakan untuk membangun sarana edukasi dan sanitasi masyarakat Pulau Sumba. Gimana cara untuk membantunya? Coba nonton dulu video ini.



Pada video tersebut kita akan menyaksikan Dira Sugandi, perwakilan dari Indonesia yang berbicara mengenai sikap apatis yang banyak terjadi saat ini. Mudahnya begini, Ah tenang gw kan sudah mengajari keluarga gw untuk cuci tangan sebelum makan, sikat gigi dan cuci tangan setiap selesai dari toilet. Iya sih, tapi kalau orang lain di luar keluarga kita nggak melakukannya bagaimana? Nanti kalau ada wabah penyakit menerpa, keluarga kita bisa banget kan terkena wabah itu juga. Nah itulah gunanya bersama - sama kita mengedukasi orang lain untuk selalu menjaga kebersihan. Makin tertarik kan untuk membantu? Caranya gampang banget.

1. Lihat (VIEW) .Yup, cuma dengan nonton video yang bisa disaksikan dengan sekali klik, kita sudah bisa membantu kampanye Project Sunlight ini. Unilever akan menyumbangkan Rp 100 setiap kali video ini disaksikan.

2.  bentindak (ACT)  

Bisa dengan Berbagi Ide. Untuk setiap ide yang Anda berikan dan diposting pada website ProjectSunlight ini, Unilever akan memberikan Rp 1000 Jadi semakin banyak ide yang kita berikan berarti semakin banyak juga yang akan Unilever sumbangkan. yuk, mulai berbagi.

Atau Jadi relawan. Ingin terjun langsung dan mengajarkan anak - anak di SD tentang pentingnya menjadi relawan? Ayo daftar untuk menjadi relawan? 1 orang relawan berarti Rp 100.000 untuk Sanitasi Pulau Sumba melalui #ProjectSunlight. 

Bahkan hanya dengan belanja produk LifeBuoy, Pepsodent dan Domestos di LoTte Mart Unilever akan menyumbangkan Rp 1000 untuk setiap produknya. 

3. Berbagi (SHARE)
Semakin banyak orang yang melihat video tentang #ProjectSunlight ini berarti semakin banyak uang yang dikumpulkan untuk Sanitasi anak - anak di Pulau Sumba.

4. Ikut (FOLLOW) 
Dengan memberikan Like di Fan Page Unilever  kita akan mengetahui berbagai ide Project Sunlight yang bisa dijadikan inspirasi dan diaplikasikan pada kehidupan kita demi masa depan yang sehat. 

Mudah kan caranya? Yang penting setelah mengetahui tentang #ProjectSunlight yang diadakan oleh Unilever ini, jangan sampai nggak ikutan ya. Apa yang kita lakukan hari ini akan menentukan bagaimana hidup anak cucu kita nanti. Makasi Mommiesdaily dan Unilever yang sudah mengajak saya dan teman - teman blogger lainnya untuk berbagi tentang gerakan Project Sunlight ini. 








Si Mungil Bio Oil, Solusi untuk Masalah Kulit Saya

Menjadi Ibu yang tidak bekerja dengan 1 anak tanpa pembantu, tentunya menjadikan saya selalu berurusan dengan urusan rumah tangga. Setelah adzan subuh berkumandang saya bangun dan melaksanakan kewajiban saya sebagai hamba Allah sebelum memulai aktivitas domestik lainnya. Jika sedang banyak cucian, biasanya selepas sholat saya akan mulai merendam pakaian kotor lalu dilanjutkan menyapu, mengepel, menyiapkan jus atau buah potong untuk sarapan kami, membangunkan Rafa untuk mandi dan sarapan, dilanjutkan saya mencuci sejenak untuk kemudian memasak daannnnn kegiatan rumah tangga lainnya. Hampir setiap hari saya selalu memasak untuk makan siang juga makan malam saya dan Rafa. Jam pulang ayahnya yang selalu selepas jam makan malam membuatnya selalu makan malam di luar. Namun saat wiken tiba saya terkadang membuat cemilan untuk keluarga. Terbiasa mengerjakan semua seorang diri tentunya membuat saya sering "celaka" saat mengerjakan salah satu pekerjaan rumah tangga tersebut. Mulai dari jari teriris pisau saat memotong bawang putih, luka saat memarut wortel untuk dijadikan campuran bakwan atau yang paling sering saya alami, terkena cipratan minyak saat menggoreng. Kadang dari beragam luka yang saya dapat dari kecelakaan di dapur itu tidak memiliki bekas. Namun tidak demikian dengan luka terkena cipratan minyak saat menggoreng mpek - mpek beberapa waktu yang lalu.



Lumayan parah ya lukanya, padahal saat baru kena nggak seperti itu lho hanya menghitam saja. Saat itu saya ingin mengangkat mpek - mpek yang sudah matang. Ternyata karena terlalu lama menggorengnya mpek - mpek ya keburu terlalu mengembang dan pecah. Alhamdulillah hanya tangan yang terkena. Saya langsung mengucurkan tangan saya dengan aliran air kran. Itu adalah pertolongan pertama pada kejadian luka bakar, satu keluarga lah dengan kena cipratan minyak. Jadi Jangan diberikan odol ya. Setelah itu saya sempat terlupa untuk memberikan salep atau obat lainnya.



Keesokan harinya, saya diundang untuk datang di acara Talk Show Bio Oil : Discover Your Healthy Skin di kota Kasablanka. Sebelum Talk Show dimulai kami dipersilakan untuk melakukan tes kulit. Deg - degan juga sih pas mau nyoba. Bakalan ketahuan aslinya nih..

Alat u mengetes kulit wajah kita

ini foto dr mamah Mia atau mamah Yeye ya? 


hasilnya



Ihiyy, kulit wajah saya dinyatakan lebih muda 2 tahun dari pada usia saya. Padahal saya termasuk jarang menggunakan pelembab atau skin care dan memiliki kulit wajah yang cenderung kering. Namun pigmentasi pada wajah saya lumayan banyak, mbak ya sudah bisa menebak ini faktor keturunan dari banyaknya. Keturunan bule, bule Ayu. Haha..

Talk Show Kota Kasablanka


Saat mendengarkan Talk Show yang dipandu oleh MC cantik Sasha Lauder , juga dokter  Eliza Miranda SpKK itu, saya kembali dijelaskan mengenai manfaat Bio Oil. Kurang lebih seperti postingan saya yang ini. Namun yang berbeda, talkshow kemarin ini menghadirkan mantan bumil, Endhita, yang menggunakan Bio Oil semasa kehamilan dan tidak memiliki stretch mark. Wow.. Testimoni asli lho dari mantan bumil. Mbak Safina Hasan bahkan msh menggunakan Bio Oil selepas melahirkan untuk melembabkan dan menjaga elastisitas kulit.Duh, ini dua mantan bumil kok ya badannya kece - kece banget ya meski abis lahiran. haha..  Nah dari sharing mereka kemarinn saya langsung teringat dengan bekas cipratan minyak goreng yang menghiasi tangan saya. Saya mau coba ahh oles - oles Bio Oil di tangan. Siapa tahu bisa hilang. Dan ternyata yang namanya rejeki nggak kemana, setelah Talk Show selesai, kami diberikan goodie bag yang isinya Bio Oil 60ml. Alhamdulillah..





Langsung deh saya buka dan oleskan ke tangan saya. Jangan lupa ya, Bio Oil ini hanya boleh dioleskan pada bekas luka yang sudah kering. Ternyata perubahannya kece banget lho. Nih, saya punya buktinya..





Lihat kan, bekas luka terkena cipratan minyak di tangan saya ini perlahan tapi pasti mulai memudar. Dalam kurun waktu sebulan ini setiap habis mandi, sehari 2x, saya mengoleskan Bio Oil tidak hanya ke tangan, namun ke seluruh badan seperti body Oil juga ke wajah saya. Sebulan? Iya sebulan. Kan sebaik - baiknya suatu produk adalah yang menunjukkan perubahan ke arah yang semakin baik dengan perlahan dan alami. Kalau instan mah syereem. Bagaimana cara memakainya pada luka? Untuk di bagian bekas kena cipratan minyak setelah diberikan Bio Oil saya juga memijat dengan ujung jari secara perlahan dengan harapan bekas lukanya lekas hilang. Untuk di wajah jika dipakai pada saat mandi sore, atau setelah mencuci muka sebelum tidur, Bio Oil membuat wajah saya yang berkulit kering ini menjadi lebih lembab saat bangun pagi. Dan yang paling kece, saya itu selalu bermasalah dengan tumit yang pecah - pecah. Sudah beragam pelembab saya coba, tapi hasilnya hanya sedikit sekali mengurangi pecah - pecahnya tumit saya. Sekarang dengan adanya Bio Oil, masalah tumit pecah - pecah pun sudah pergi meninggalkan saya. Horaayyy..

Dari Kiri : Witha - Mbak Bio Oil (hihi.. ) - Yeye - Saya - Mia


Nah, buat ibu rumah tangga yang sering berkutat dengan urusan domestik macam saya ini, buat ibu bekerja yang tangan dan kakinya suka kering karena di ruangan berAC terus plus terkena Paper Cut (pengalaman pribadi waktu zaman kerja)  yuks langsung deh mlipir ke Guardian terdekat dan buktikan sendiri.