August 31, 2015

Kriteria Rumah Idaman (menurut kami) ..



Dulu saat tinggal di rusunami, saya selalu membayangkan nikmatnya memiliki rumah. Punya halaman dan tempat bermain Rafa yang lebih besar tentunya menyenangkan. Yang ada di pikiran saya waktu itu adalah betapa tinggal menjejak tanah akan menghadirkan perasaan nyaman yang lebih. Saya hanya ingin rumah yang lebih luas daripada rusunami kami saat itu, soal desain rumah dan segala tata letaknya itu bisa diatur. Sesimpel itu persepsi saya mengenai rumah idaman. Ternyata semua persepsi simpel tadi agak bergeser setelah kami benar – benar tinggal di sebuah rumah.

 kelihatan kan kalau tidak ada lubang angin di atas pintu masuk ?


Rumah yang kami tinggali ini berukuran cukup luas untuk kami bertiga dengan area hijau di depan dan sedikit ruang terbuka di bagian belakang. Awalnya kami cukup puas dengan segala yang ada di rumah ini. Namun seiring berjalannya waktu ternyata kami mulai menemukan beberapa kekurangan pada rumah kami. Oleh karena itu kami pun melakukan beberapa perubahan pada rumah ini. Semua perubahan yang dilakukan semata – mata demi membuat rumah yang kami tinggali ini menjadis eperti rumah idaman kami. Jadi apa saja yang harus dilakukan untuk mendapatkan rumah idaman menurut kami ? Berikut saya share di bawah ini..

  •             Rumah idaman kami harus memiliki sirkulasi udara yang bagus, baik saat semua pintu dibuka di pagi hari atau saat semua pintu dan jendela tertutup di malam hari, di semua ruangan.

Kan bisa pakai kipas angin atau AC kalau merasa kegerahan, mungkin begitu yang ada di pikiran kalian. Tapi percaya deh, saya sudah merasakan 2 bulan tinggal di rumah yang tidak memiliki lubang udara sama sekali kecuali pintu dan jendela. Fyuh, pengap saudara – saudara. Developer yang membangun rumah kami tidak memberikan lubang udara yang biasa ada di atas pintu, rumah kami didesain full AC. Kesalahan kami adalah tidak menyadari pentingnya lubang udara ini, padahal rumah ini kami beli sejak masih berupa tanah. Solusinya? Mari membolongi tembok. Yup. Jadi saat awal menempati rumah ini, kami memutuskan untuk melubangi beberapa titik demi sirkulasi udara. Konsekuensinya beberapa titik yang kami lubangi sekarang memiliki warna yang berbeda dengan keseluruhan warna rumah. Hihi..


Maaf gambarny kurang bagus karena diambil malam hari. Sekarang kami punya lubang udara...


  •           Rumah idaman kami sebaiknya memiliki stop kontak pada banyak posisi strategis.
Sudut stop kontak tambahan di dapur


Ini adalah poin penting yang juga harus diingat saat akan membeli rumah, terlebih jika rumahnya belum dibangun. Biasanya ada beberapa titik stop kontak yang akan diberikan oleh developer. Namun jumlahnya terbatas, jadi saran saya bayangkan bagaimana akan mengiri rumah tersebut dan segera tambah stop kontak di rumah anda. Tentunya ada biaya yang akan ditagih oleh developer. Karena meski kami kemarin sudah menambahkan beberapa titik stop kontak, tetap saja kami merasa kurang. Tempat – tempat yang menurut kami perlu stop kontak dan biasanya tidak disediakan adalah di ruang tamu (berguna jika ingin meletakkan lampu sudut) , di dapur ( biasanya hanya 1 – 2 titik saja. Percayalah anda membutuhkan lebih dari itu, hitung saja elektronik yang biasa ada di dapur seperti kulkas, rice cooker, blender juga dispenser) dan  di kamar ( biasanya stop kontak di kamar akan ada di sebelah saklar lampu , sayangnya di sudut lain tidak ada. Padahal stop kontak di sudut lain bisa digunakan untuk lampu tidur di meja kecil samping tempat tidur anda).

  •       Rumah idaman kami harus memiliki air tanah yang bagus


Meski anda terbiasa minum air minuman kemasan, namun air yang bagus adalah syarat mutlak untuk sebuah rumah. Tanyakan lebih lanjut tentang kedalaman pompa air yang ada di rumah tersebut, cek airnya apakah berwarna, berbau atau memiliki rasa. Jika semua syarat akan kualitas air yang baik sudah terpenuhi, maka rumah tersebut sedikit lebih dekat untuk menjadi rumah idaman anda. Rumah yang kami tempati ini sudah memenuhi syarat air yang bagus, namun kedalaman pompa yang hanya 20 meter menjadikan di musim kering saat ini air yang mengalir lebih kecil.

  •      Rumah idaman kami idealnya memiliki dapur dan ruang makan keluarga yang cukup besar


Saya memang tidak pandai memasak, namun titel sebagai seorang ibu mengharuskan saya memasak untuk anak saya. Setidaknya semua masakan yang saya masak hampir pasti akan dihabiskan oleh Rafasya. Hehe.. Jadi rumah idaman kami idealnya memiliki dapur yang memudahkan saya untuk memasak sembari bermain bersama Rafa. 


Sumber : Aifund
Seru banget kan ya kalau punya dapur seperti ini

  •      Rumah idaman kami sebaiknya memiliki kamar mandi yang nyaman

Tidak perlu besar dan memiliki bathub, yang penting bersih dan sesuai fungsinya. Padu padan lantai kamar mandi dengan tembok menjadi hal yang harus diperhatikan. Sebaiknya memilih lantai kamar mandi yang berwarna sedikit lebih gelap dibandingkan keramik tembok kamar mandi. Tekstur lantai kamar mandi juga harus menjadi perhatian agak menghindari resiko tergelincir. Rasio kamar mandi dengan kamar tidur juga sebaiknya dipikirkan dengan cermat. Jangan sampai kamar tidurnya ada 4 tetapi kamar mandinya hanya 1. Beberapa desain kamar mandi idaman saya bisa dilihat disini .

  •       Rumah idaman kami kalau bisa berdesain minimalis
Sumber : Alam Maya


Ini sih masuk menjadi angan - angan saya. Soal desain, perabotan dan tata letak memang saya menginginkan rumah dengan gaya minimalis dominan putih. Namun perjodohan kami dengan rumah yang kami tinggali sekarang membawa kami ke tampilan cendering klasik. Sebenarnya semua itu bisa diakali dengan permainan warna rumah dan juga railing balkon. Hanya saja untuk mewujudkannya kami masih harus menabung lebih banyak.

Itulah beberapa kriteria dalam memilih rumah idaman menurut kami. Apakah rumah yang saat kami sudah termasuk kategori rumah idaman? Hmm... masih perlu perbaikan di sana – sini. Setidaknya beberapa hal di atas bisa menjadi pengingat teman - teman sekalian saat akan mencari rumah atau mungkin merenovasi rumah yang sudah ada. Bagi kami, rumah dengan kriteria di atas sudah masuk kategori "Dreams Well Engineered".  Tapi hey, ada satu kriteria lagi yang sebaiknya dimiliki oleh rumah idaman. Rumah idaman sebaiknya dipenuhi cinta dan kasih sayang dari keluarga yang menempatinya. Betul nggak? 


18 comments:

  1. Rumah idaman memang relatif ya mbak...tp minimal memenuhi syarat rumah yg sehat... :) slm kenal mbak...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya betul.. yang mutlak itu rumahnya harus sehat...

      Delete
  2. Klo rumah csntik, penghuninya pesti betaaah hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa... layout rumah yang bagus plus dekor yg kece. Betahh deh...

      Delete
  3. Smoga suatu saat saya bisa mewujudkan rumah idaman saya...baca postingan mba bikin saya menghayal hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semua diawali dari mimpi lho.. mari semangat menabung dan tetap berkhayal.. hehe.

      Delete
  4. saya ngiler juga dengan dapurnya itu...kapan ya bisa punya dapur cling gitu...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga mupeng... luas dan kecehh.. hihi..

      Delete
  5. Betul betul betul (ala upin ipin) yg juga penting adalah cinta dan kasih sayang pada keluarga yang menempatinya.. ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayokla kite menabung biar punye rumah macam tu.. hihi...

      Delete
    2. Klo runah udah kece, ditambah kasih sayang keluarga pasti makin kece ya mamah witha..

      Delete
  6. Pengalaman memang guru terbaik ya mba, bener banget deh itu stop kontak ya, biar ngga tarik2 kabel colokan tambahan sana sini:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beuhh iya banget.. selain jelek kelihatannya klo banyak kabel juga bikin kesandung.. mending ada banyak deh drpd kurang stop kontak...

      Delete
  7. Sirkulasi udara emang nomer satu ituu, nggak tahan pengap :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama Niaaa... makanya gpp deh catnya belang yg penting udara ngalir..

      Delete
  8. Setuju mbak, aku juga pengen rumahku tuh sejuuuk, angin bisa keluar masuk semaunya, seneng deh liat gorden melambai-lambai waktu siang hehe asal jangan malem aja hiiii sereeem

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, kan jdnya enak ya kalau udara di rumah mengalir.. gak gerah.. hihi.. klo malem jg gpp, kan kena kipas angin... :D

      Delete