October 27, 2015

Kippabuw - Sabun Alami Buatan Anak Negeri

Sebagai ibu - ibu dengan kulit yang kering, saya jadi lumayan pemilik untuk urusan sabun. Karena pernah coba - coba sabun muka dan sabun mandi yang ternyata membuat kulit saya semakin kering. Akhirnya saya mencoba menggunakan produk yang berbahan dasar tumbuhan. Nggak sengaja waktu sedang browsing di IG saya sampai di akun Kippabuw. Karena penasaran, saya pun mencoba membeli sabun mukanya. Yang awalnya hanya membeli 2 jenis sabun, sekarang rasanya semua jenis sabun dan produk lainnya ingin saya cobain. hihi..



October 24, 2015

Clozetters Meet Up : Travel in Style

Travel In Style

Travelling
With
Style

Duh, Gusti... Bisa travelling aja udah Alhamdulillah. Lha ini pakai ada embel - embel In Style nya pulak. Secara sini udah mamak - mamak dengan 1 bocah yang lagi heboh - hebohnya. Gimana coba caranya? Nah rasa penasaran ini yang membuat saya semangat untuk hadir saat menerima undangan dari Clozette. Acara clozetters meet up ini berlangsung di Koi Kemang, dimulai jam 11 siang.



Ada 2 pembicara siang itu, yaitu Amalla Vesta ( IG : swankytraveller) dan Kadek Arini ( IG : kadekarini). Buat yang belum tahu siapa mereka langsung deh cek IG mereka masing-masing - masing. Pasti langsung berasa pengen liburan kannn. Nah Clozetters meet up kemarin membahas tentang tempat - tempat yang bisa dikunjungi dengan budget terjangkau sambil tetap In style tentunya.

October 20, 2015

Bukan sekedar Tahu Gejrot

Sejak pindah ke rumah saya yang sekarang ini, saya jadi rindu abang jualan. Jualan apa aja deh terserah. Terbiasa tinggal di rusunami selama kurang lebih 4 tahun membuat saya merasakan berbagai kemudahan. Terutama saat ingin jajan. Sekarang? Yang boleh masuk pintu gerbang selain penghuni cluster dan tamu mereka ya cuma tukang sampah. Hiks.. Aku rindu abang - abang jualan. Namun beberapa waktu yang lalu saat selesai membeli buah di depan cluster, tiba - tiba muncul penjual Tahu Gejrot. Aha.. Kesempatan langka nih. Maka saya pun menghentikan abang tahu Gejrot tersebut. Ternyata, bukan hanya tahu Gejrot yang saya dapatkan.

Saya : Pak, beli 3 bungkus ya. Sedang 2, 1 pedas. Kuahnya dipisah ya. ( iya belinya banyak. Maklum jarang - jarang kan ada abang jualan lewat. Yang pedas itu untuk suami, kan istri solehah ceritanya. Tsahhh..)
Penjual Tahu Gejrot : oke mbak. 

Sementara si bapak mengiris bawang merah, bawang putih dan menguleknya, saya sudah membayangkan akan menikmati si tahu Gejrot sambil menonton fox crime. Sore hari waktunya Rafasya main sepeda di depan rumah bersama teman - temannya, jadi saya bisa menonton TV. Kalau ada Rafa, mana mungkin saya bisa menonton TV. Waktu menonton TV di rumah sengaja saya batasi, 1 jam setelah pulang sekolah dan 1 jam selepas maghrib. Bahaya kalau berlebihan. 

Ah, sore yang menyenangkan. Begitu pikir saya.

October 15, 2015

Mencicipi Makanan Buatan Roger Mooking

Roger Mooking.
Saat saya menyebutkan namanya, apa yang terlintas di benak anda?
Kenalkah? Pernah dengarkah? Atau malah nggak kenal sama sekali?

Bagi pencinta kuliner dan hobi menonton channel tv masak - memasak seperti saya ( nonton doang nggak bisa masak), pasti pernah menonton seorang Roger Mooking memasak. Roger Mooking adalah seorang chef yang memiliki acara di Asian Food Channel berjudul Man Fire Food. Selain itu Roger Mooking juga merupakan penyanyi R&B lho..


Beruntunglah saya, 14 September 2015 yang lalu diajak oleh teman blogger untuk menghadiri acara Amazing Grill with Roger Mooking di Bluegrass Epicentrum. Psstt, acara ini sebenarnya eksklusif untuk pelanggan setia Indovision. Makasi ya mbak Ningsih saya sudah diberi kesempatan. 


Undangan yang saya terima adalah untuk 2 orang. Sebenarnya ingin mengajak suami, tapi nanti Rafasya bagaimana. Maklum, soalnya ini fine dining. Nah anak saya kan hobi banget ngider sana - sini. Jadi suami kebagian jaga Rafa deh. Hihi..


Kan dia yang malu Bunda...

Hari selasa kemarin selepas maghrib saya dan Rafa berangkat ke salah satu mol di kawasan Pondok Indah. Tentunya sudah bisa diprediksi bahwa jalanan akan macet. Saat keluar tol Pondok Indah jalanan super padat. Saat menunggu antrian lampu merah ada beberapa orang yang menyebrang jalan. Laki - laki dan perempuan. Rafa yang duduk di car seat pun memperhatikan keadan sekitar. Nggak lama ia berkata

R : Ih masa perempuan nggak pake jilbab ya Bunda (saat ada seorang perempuan yang menyeberang di depan mobil kami)
B : saya hanya diam saja
R : Ini juga nih Bunda (menunjuk ke perempuan lain yang juga sedang menyeberang). Kok mereka pada nggak pake jilbab sih Bunda?
B : saya pun berfikir bagaimana menjawab pertanyaan anak pintar ini. Sebelum saya menjawab Rafa sudah berucap..
R : memangnya mereka belum tahu ya Bunda kalau pake jilbab itu wajib?
B : Gini Rafa, di dunia ini nggak semua orang beragama Islam. Mungkin aja tante yang tadi lewat bukan orang muslim jadi dia nggak pakai jilbab..
R : Oo gtu Bunda. Memangnya Bunda tahu kalau tantenya bukan orang Islam?
B : ya nggak tahu nak, Bunda cuma nebak aja. Lagi pula kalau mereka orang Islam, kita juga nggak bisa memaksa untuk pakai jilbab.
R : kenapa Bunda? Kan udah dibilang sama Allah klo perempuan itu cuma boleh kelihatan tangan sama muka aja. Nih yg ini sama ini doang Bunda ( sambil menjulurkan tangan dan memajukan wajahnya ke depan).
B : Iya memang Allah sudah bilang, tapi itu kembali ke orangnya lagi.
R : belum dpt hidayah dr Allah ya Bunda? Jadi kita doain aja ya Bunda? Kan berdoa itu mengingat Allah. Allah kan suka ya Bunda klo kita ingat Allah.
B : iya.. ( deg2an pun ngacir..)


October 12, 2015

Taman Main Day care, Bukan Sekedar Tempat Penitipan Anak

Penitipan anak? Ih, nggak banget deh. Emangnya nggak serem apa anak kita ditinggal di suatu tempat bersama orang yang belum kita kenal? Belum lagi banyak cerita dan video mengenai nanny yang 'nakal' . Duh, nanny yang tinggal di rumah sama kita aja serem apalagi penitipan anak. Yang notabene orang - orangnya belum kita kenal. Mungkin itu yang ada di benak orang - orang pada sekitar tahun 90an. Tapi hey, day care a.k.a tempat penitipan anak menjadi solusi paling tepat bagi orang tua bekerja di Jakarta. Karena itu nggak heran saat ini sudah banyak day care yang bermunculan.



Sebuah tempat di bilangan Wijaya bernama Taman Main Day Care hadir untuk menambah pilihan tempat penitipan anak bagi para orang tua. Sabtu 3 Oktober yang lalu saya diundang untuk menghadiri launchingnya. Saat menerima e-mail nya saya sudah excited untuk datang. Kenapa? Karena saya saya membuka websitenya taman main ini terlihat bahwa setiap permainan yang ada sampai ke area kamar tidur dibuat dengan menggunakan konsep yang jelas. Yang pasti super seru dan menyenangkan untuk anak. Lha wong saya sebagai orang tua saja senang melihatnya. Hihi..