December 30, 2015

Restorant Review - Jumeirah Coffee, tempat ngopi dengan harga terjangkau

Jumeirah Cafe. Saya mengetahui coffee shop ini dari seorang teman sehabis aerobic. Sadis ya.. Ngupi - ngupi cantik setelah olah raga. Bubar deh singsetnya. Haha.. Cafe yang mungil ini hanya memiliki 4 kursi dan 3 kursi bar. Namun ukuran cafe yang mungil bukan berarti cafe ini tidak menyajikan hidangan yang berkualitas.



Saya sebetulnya bukan pecinta kopi, tapi nggak nolak jika akan mencoba tempat baru. Makanya lumayan semangat saat akan ke Jumeirah Cafe. Jumeirah Cafe ini masih baru dibuka. Karena kemarin sudah ditunggu Rafa dan ayahnya jadi saya take away pastrynya, beef luncheon dan sweet raisin. Konon beraneka ragam pastrynya adalah yang menjadi primadona. Tsahh...

Foto dr teman saya IG @rifda_ ummumirza


Beef Luncheon

December 22, 2015

Ibu, Apalah Aku Tanpa Dirimu

Ibu..

Ibu rumah tangga atau pegawai kantoran, Ibu selalu memiliki tempat spesial di hati anak - anaknya

Ibu menyusui ASI atau Sufor, kehangatan pelukannya selalu dinanti

Ibu yang pandai memasak atau pun tidak, sajian yang keluar dari tangannya pasti akan dirindukan meski hanya sekedar telur ceplok

Ibu yang bisa menyetir atau tidak, naluri melindungi anaknya pasti akan muncul meski hanya terhadap seekor nyamuk

Ibu yang melahirkan normal atau caesar, kecintaannya pada anak - anak akan sama besarnya

Ibu yang bertitel S2 atau yang tak lulus sekolah, keduanya pasti ingin anak - anak mereka lebih baik dari mereka sendiri

Ibu yang membesarkan anaknya bersama suami atau yang menjadi single mother, sama - sama akan murka jika anaknya dizalimi

December 20, 2015

Thai Alley Lucky Fishing

Siapa yang suka makanan Thailand?
Sayaaaa.... (Nanya sendiri, jawab sendiri..)

Iya serius saya dan terutama mama menyukai makanan Thailand, Tom Yum. Setelah berkunjung ke Bangkok beberapa waktu yang lalu saya baru mengetahui bahwa ternyata ada 2 jenis Tom Yum. Tom Yum dengan kuah putih bening dan Tom Yum dengan kuah merah. Saat memenuhi undangan dari Thai Alley, saya kembali bertemu dengan kedua jenis Tom Yum tersebut berserta menu lain dari Thai Alley. 

Thai Alley Gandaria City


December 19, 2015

TUM Luncheon - Stop Breakfast Battle

Menyiapkan sarapan tentunya sudah termasuk pada kegiatan rutin yang dilakukan para ibu. Memulai hari dari subuh untuk mengerjakan pekerjaan rumah seperti mencuci, menyapu dan mengepel tentunya membuat waktu untuk menyiapkan sarapan menjadi cukup singkat. Meski singkat namun bukan berarti sarapan boleh dilupakan. Karena sarapan bisa meningkatkan performa anak di sekolah sebanyak 4,5 kali dibandingkan dengan yang tidak sarapan.

Teh Ninit membuka acara setelah MC



December 18, 2015

Tempayan Dining Lounge ( Sindoro Restaurant )

Selepas menghadiri suatu acara, saya dan kedua orang teman saya yang rendah hati dan tidak sombong, Dani dan Yeye mampir ke restoran Tempayan Dining Lounge. Restoran yang terletak di kawasan Ampera ini terlihat eksklusif dari luar. Agak deg - degan sih sama harganya. Hoho..


Saat memasuki restoran kita akan disambut oleh rak berisi keripik tradisional dan juga beberapa kursi baik sofa maupun kursi kayu dengan pencahayaan yang terang.




December 16, 2015

Movie Review - Bulan Terbelah di Langit Amerika ( BTDLA )

Kemarin malam saya mendapat kesempatan untuk menyaksikan Premiere film Bulan Terbelah di Langit Amerika bersama teman - teman IHB. Buat kamu yang menyukai Hanum Salsabiella Rais tentunya sudah familiar ya dengan judulnya. Yup, film ini diadaptasi dari novel karya wanita cantik dengan judul yang sama. Jujur saja saya belum membaca novelnya. Jadi saat datang menonton film ini saya tidak memiliki ekspektasi apa pun. Bagaimana film ini menurut saya? Mari disimak

Pemain
Hanum - Acha Septriasa
Azima Hussein - Rianti Cartwright
Sarah Hussein - Hailey Franco
Rangga - Abimana Aryasatya
Stefan - Nino Fernandes
Jasmine - Hannah Al Rashid
Philipus Brown - Hans de Krakker



[Review] - Rangkaian Perawatan Berbahan Herbal dari Gizi SuperCream

Gizi Super Cream.

Mendengar merk tersebut membuat saya terbayang masa - masa saat saya masih tinggal di rumah mama. Masih teringat dengan jelas saat saya masih duduk di bangku SMP, sekitar tahun 1996, saya sering sekali melihat Mama mengoleskan krim dari tempat yang berwarna putih dengan tutup hijau ini. 

Biasanya Mama mengoleskan krim tersebut pada tumit, telapak kaki atau siku tangan. Ketiga bagian tubuh itu adalah bagian tubuh yang sering terasa kering dan kasar. Sampai akhirnya saya melihat Mama mengoleskan krim tersebut di wajahnya. 

"Hah, bukannya itu krim untuk tumit?"


December 15, 2015

Itinerary Bangkok (Day 1 - Day 2)

Hanya beberapa hari sepulangnya kami dari Batu - Malang, kami berangkat ke Bandara lagi dengan tujuan ke Bangkok. Sebenarnya ini adalah Family Trip dadakan yang diinisiasi oleh papa saya. Jadi kami sudah duluan berencana ke Batu, barulah rencana ke Bangkok ini muncul. Perjalanan ini dimulai di Dengan penerbangan di Kamis sore menggunakan Air Asia.

Warning : banyak foto yaaa...



Perjalanan ke Bangkok ditempuh selama kurang lebih 3 jam. ini adalah pertama kalinya Rafasya tidak tidur selama di pesawat. Biasanya si anak bujang Ayah dan Bunda ini menyandang Spesialis Tidur jika sudah take off.


December 9, 2015

Malang - Toko Oen dan Rumah Makan Kertanegara

Masih lanjutan cerita dari perjalanan kami ke Batu - Malang kami nih. Jangan bosan yaa. Sesampainya kami di Malang, kami memutuskan untuk mampir ke restoran legendaris yang ada di Malang. Apalagi kalau bukan Toko Oen.

Saat sampai, Kami pun memesan 1 Banana split, karena kebetulan Rafa sedang tidur saat kami sampai di Toko Oen. Karena belum pernah tahu ukuran es krimnya, jadi pesannya 1 dulu. Sebenarnya sih sudah selera banget mau memesan menu yang lain.. Hehe..



December 8, 2015

Tentang Berkendara di Jalanan, Kamu Termasuk yang Mana?

Sejak Rafasya resmi menjadi anak sekolah, maka saya pun resmi menyandang status sebagai supir pribadinya. :D Alhamdulillah dulu pada saat suami dinas sebulan saya sempat melancarkan kemampuan menyetir mobil. Sebenarnya dulu jaman kuliah sudah pernah les menyetir, namun karena malas jadi akhirnya lupa lagi deh.

Asal muasal malas nyetir sendiri juga karena semasa pacaran ( duh, jangan ditiru yak adek2 abegeh. Pacaran mah ga bener. Taaruf aja terus langsung nikah yak. #edisisolehah) kan udh ada si pacar yang nyetir. Padahal ya, kan si pacar juga capek ya. Emang dasar saya adalah yang malas. Di rumah juga sama, adik - adik saya yang super hebat malah sudah bisa menyetir lebih duluan dari pada saya. Makin malas deh kan jadinya.

Tapi semuanya berubah sejak saya memiliki Rafasya dan sudah nggak kerja. Semasa tinggal di rusunami tercinta, saya mulai berada di balik setir meski hanya memindahkan parkiran mobil ke posisi yang lebih aman. Aman dari parkiran paralel yang maha dahsyat efeknya ke bemper depan dan belakang mobil. Maka mulailah saya sedikit demi sedikit menginjak gas, rem dan juga kopling. Jangan tanya rasanya, tanpa supervisi dari suami, ditemani bayi berusia 1 tahunan di car seat, jarak 500 M saja bisa terasa seperti menyetir sejauh 50km di gang yang super sempit. Lebay? Ehhh, coba situ ingat - ingat gimana rasanya pas pertama kali nyetir sendiri. Sudah ingat? Tambahkan satu bayi duduk di car seat. Nah.. Mantap kannn..

Sekarang, demi memudahkan saya menjadi supir (dan juga melipir ke sana kemari ) suami setuju untuk mengganti mobil dari manual ke matic. Hasilnya? Makin lancar jayalah saya menyetirnya. Bahkan mulai terlalu lancar, karena saya bisa pergi dari ujung ke ujung berdua Rafasya. Hihi.. sejak mulai menjadi supir ini, saya mulai merasakan banyak sekali jenis pengendara di jalan. Sebagian besar dari mereka itu adalah pengendara yang . . .





December 7, 2015

Adv - Demam yang Bikin Hepi di Bulan Desember

Kamu tahu demam kan?
Kalau menurut wikipedia ini nih arti demam

Demam adalah suatu keadaan saat suhu badan melebihi 37oC yang disebabkan olehpenyakit atau peradangan. Demam juga bisa merupakan pertanda bahwa sel antibodimanusia ( sel darah putih ) sedang melawan suatu virus atau bakteri.

Duh, rasanya nggak enak dong ya? Pasti badan berasa sakit dan ngilu - ngilu semua. Tapi saya punta berita tentang demam yang bikin hepi. Loh kok bisa? 


Iya dong. Demam yang satu ini bakalan bikin kita senyam senyum dan hepi berat. Demam ini adalah 


December 6, 2015

Hotel Review - Oasis Siliwangi Hotel Bandung


Sekitar 2 minggu yang lalu kami pindah tidur. Ya kemana lagi kalau bukan ke Bandung. Hehe.. Kami memang doyan banget sih jalan - jalan ke Bandung. Selain karena rasanya setiap 3 bulan sekali selalu ada tempat baru yang belum kami kunjungi, juga karena dekat dari Jakarta.

Setelah browsing hotel, akhirnya kami memilih Hotel Oasis Siliwangi sebagai tempat menginap kami. Ternyata lokasinya nggak jauh dari Jl. Riau tempat berburu cilok dan es duren. Haha.. cetek ya tujuannya ke jl. Riau..