January 26, 2016

Hand and Lip Treatment sampai Smokey Eyes Makeover, semua bareng Elisabeth Arden

Sewaktu saya berkunjung ke Parkson kemarin, selain menikmati pengalaman menjadi konsumen eksklusif saya juga mendapatkan perawatan tangan dan bibir dari Elisabeth Arden. Perawatan tangan dan masker bibir yang saya rasakan kemarin menggunakan beberapa produk dari rangkaian produk Eight Hour yang sudah dikenal luas manfaatnya.

Hands Exfoliating Treatment 

Pertama - tama tangan saya dibersihkan dengan menggunakan Skin Balancing Exfoliating Cleanser sambil dipijat - pijat. Setelah sudah bersih diberikan Eight Hour Cream - Intensive Moisturizing Hand Treatment. Krim ini khusus digunakan untuk tangan, fungsinya menjaga kelembaban kulit tangan. Karena tentunya jika dibandingkan dengan kulit tubuh kita yang lain, kulit di bagian tangan adalah kulit yang paling sering terkena air. Meski bersentuhan dengan air membuat tangan kita bersih namun nggak jarang juga membuat kulit tangan kita terasa kering. Rangkaian perawatan Eight Hour juga memiliki krim untuk seluruh tubuh. Teksturnya sama, krim berwarna putih ini terasa ringan dan sangat mudah menyerap di kulit.


Setelah kulit tangan saya terasa lembab, Beauty Advisor melumuri lilin pada tangan saya. Terasa agak hangat namun dalam sekejap langsung mengeras dan membuat lapisan. Namanya juga lilin ya. Setelah selesai, tangan yang sudah dilapisi dengan lilin tersebut dibungkus dengan plastik. Kemudian BA melanjutkan dengan tangan kiri saya dengan urutan yang sama. Setelah selesai, tanpa membuka plastik yang ada di tangan saya BA melanjutkan dengan perawatan yang kedua yaitu Lip Mask.

January 23, 2016

Main Ular Tangga (masa kini) yang bikin jiper


Bicara tentang mainan masa kecil tentunya ada banyak sekali jenis permainan yang langsung mengisi benak saya. Jelas. Karena saya termasuk generasi 80 - 90 an dimana hidup saya aman damai bin tenteram tanpa adanya gadget. Sebut saja main karet, masak - masakan, orang - orangan, galasin, gasing, benteng, congklak, tak jongkok, petak umpet, taplak gunung atau rumah - rumahan. Semuanya pernah saya mainkan bersama teman - teman SD - smp saya.

Permainan yang kesannya sederhana itu sebenarnya adalah permainan yang dimasa kini dikemas dengan lebih modern. Maksudnya? Ya seperti masak - masakan, orang - orangan dan rumah - rumahan. Ketiga permainan itu sebenarnya adalah permainan role play kalau bahasa para mahmud masa kini. Dulu saya mempelajarinya dengan teman - teman sebaya. Lain halnya dengan taplak gunung, permainan ini mengasah keseimbangan yang bahasa kekiniannya adalah melatih motorik anak. Bahkan sekarang di intagram ada yang menjual karpet bermotif taplak gunung. Jadi peluang bisnis deh. Bahkan gasing pun lebih dikenal dengan nama beyblade. :D

Rafasya saat bermain gasing di Museum Nasional 

January 17, 2016

Berbagi Cerita tentang Cord Life di Tribun News

Beberapa waktu yang lalu saya sempat bercerita mengenai penyimpanan darah tali pusat disini . Ternyata nggak lama kemudian saya dihubungi oleh wartawan dari Tribun Jateng untuk wawancara via telepon. Yang saya nggak sangka ternyata dimuat juga di portal online Tribun News. Tapi coba deh kalian baca, judul dan isinya agak gimanaa gtu. Seharusnya kalau judulnya begitu ya nara sumbernya artis saja, saya nggak usah dikutsertakan. Tapi ya sudahlah, itung - itung mereka menganggap saya artis  ya. hahaha.. siap- siap dilemparin tomat busuk.

Capturean dari IG adik sepupu :D



Lumayanlah mejeng di media online. Tulisan mengenai darah tali pusat yang terbaru bisa dibaca disini. Meski sambungannya belum ada. Masih ngetem di draft, nggak kelar - kelar. Peace.. 


January 14, 2016

Gathering bersama Wardah - Dynamic Bliss

Bulan Desember kemarin saya mendapatkan undangan untuk menghadiri Blogger & Media Gathering dari Wardah. Saat ditelepon, saya menanyakan apakah bisa membawa anak. Maklum kalau weekdays saya itu sepaket sama si anak bujang Rafasya, apalagi jamnya adalah jam makan siang yang tentunya Rafasya sudah pulang sekolah. Alhamdulillah dari pihak pengundang menyatakan boleh, meski sempat menyiratkan secara tidak langsung bahwa mereka khawatir kalau membawa anak, anaknya akan rewel dan mengganggu acara. Tapi Insya Allah Rafa anteng kok, ya kan nak.. Hmm.. We'll see..



January 11, 2016

Belajar Sains (?) Bersama Rafasya

Disclaimer : Maaf kalau ada yang kurang nyaman membaca cerita ini, karena lokasi kejadian ada di kamar mandi. :D

Di usianya yang sudah melewati 4 tahun ini Rafasya sudah dan terus belajar banyak hal. Warna, bentuk, rasa, tekstur, bau dan masih banyak lagi hal lain yang sedkit demi sedikit dipelajari Rafasya. Selain belajar di sekolah terkadang pelajaran juga bisa datang dari kejadian sehari - hari. Seperti kejadian yang baru saja terjadi di wiken kemarin.

Saat itu kami sedang menginap di rumah mama saya. Setelah bangun tidur, Rafasya bilang kalau ia mau buang air kecil.

Rafasya : Bunda, Rafa mau pipis..
Bunda : ok, bunda bantu nyalain lampu ya. Kan Rafa sudah bisa sendiri

Kemudian ia jalan ke kamar mandi yang baru saja dibersihkan oleh asisten rumah tangga di rumah mama. Tiba - tiba..

R : Bunda ada apanya itu di kloset, kok warnanya biru?
B : Ngibrit ke kamar mandi untuk melihat apa yang berwarna biru. Oh gak papa, itu pembersih kloset. Nanti kalau sudah selesai pipis disiram saja. Saya pun keluar dari kamar mandi.
R : Oh gtu Bunda

(Maaf) terdengar suara Rafa sedang pipis, lalu..

R : Bunda, sini bunda..
B : Bingung ada apa lagi nih di kamar mandi. Ternyata..
R : Sambil menunjuk ke kloset. Lihat Bunda, airnya kok jadi hijau kena pipis Rafa? Tanya Rafa dengan wajah penuh rasa penasaran.
B : Ohh iya nak, kan tadi cairan birunya bercampur dengan pipis Rafa. Warnanya apa pipis Rafa?
R : Kuning bunda. Sambil menyiram kloset
B : Nah jadi..
R : Oo.. jadi warna biru kalau dicampur kuning berubah jadi hijau ya Bunda
B : Yup, betul..
R : Keren. Nanti coba lagi ah kalau pipis.
B : Hahaha...



Ternyata di luar sudah ada Ayahnya yang juga lagi senyam senyum dengan kelakukan anaknya. Seru ya mengetahui ada pengetahuan baru yang bisa dipelajari anak di dalam rumah. Masih banyak lagi cara belajar lain yang tanpa sengaja. Untuk cerita kali ini, Rafasya belajar sains secara tidak sengaja. Hihi..Ayah Bunda yang lain pernah mengalami seperti saya juga?



January 7, 2016

Banjir Ilmu di Fun Blogging 8

Saya mulai ngeblog dari jamannya multiply. Sebenarnya bikin multiply awalnya karena pengen berbagi tentang persiapan pernikahan. Segala apa juga ditulis deh, di jaman multiply ini saya juga jadi kenal sama Fifi karena memilih gedung yang sama untuk tempat resepsi. Cuma pas ada heboh - heboh Multiply mau tutup sayangnya saya nggak sempat (atau nggak ngerti) untuk menyelamatkan tulisan - tulisan saya. Setelah menikah saya mulai menulis lagi dengan platform blogspot. Tapi ya tetap saja, menulisnya suka - suka. Apa yang saya mau tulis ya saya tulis. Nggak merhatiin tanda baca, huruf kapital atau kecil, EYD atau cara menulis yang baik. Suka - suka saya pokoknya.

Semuanya mulai agak (sedikit) berubah saat saya bergabung ke komunitas dan mulai menghadiri acara blogger. Saya jadi tahu bahwa di luar sana itu buanyak banget blogger yang tulisannya kece - kece. Kenapa baru tahu? Ya karena saya nggak pernah blogwalking mentemen. Gimana mau bw, tau ada banyak blogger juga baru. Haha.. Dan saya semakin menyadari bahwa blog itu bisa menghasilkan setelah menang lomba blog dan gabung ke komunitas.



January 4, 2016

Belanja ala Konsumen Ekslusif bersama Parkson Lippo Mall Puri

Istri : Ayah, temenin Bunda cari hadiah untuk teman Bunda yuk..
Suami : Ayo aja. Mau beli apa memangnya?
Istri : Mmm... Belum tahu sih. Kayaknya sih dress atau kebaya gtu mungkin ya? Lihat nanti deh..
Suami : OK. Rafasya ayo siap - siap, kita mau temenin Bunda cari hadiah.

Singkat kata kami pun berangkat ke daerah Puri Indah, tepatnya di Lippo Mall Puri Jauh ya dari rumah saya? Ah nggak terlalu kok, di hari Minggu siang melalui toll TB Simatupang nggak sampai 40 menit saya sudah sampai. Setelah makan siang kami pun menuju ke departement store bernama Parkson.



Sebelumnya saya pernah melihat tulisan Parkson di Center Point Mall saat berkunjung ke Medan. Waktu itu saya belum tahu bahwa ternyata Parkson itu adalah nama Departement Store. Saat memasuki Parkson yang ada di Lippo Mall Puri ini, saya langsung merasakan ambience toko yang berbeda dibandingkan dengan departement Store lain yang saya pernah kunjungi.



Sudah cukupkah kebutuhan DHA anak Anda ?

Sebelum ngobrol lebih jauh mengenai DHA ini, ada baiknya kalau kita sama - sama berkenalan dengan DHA. Yakin deh pasti para ibu sudah sering mendengar tentang DHA ini. Tapi sudah pada paham belum sih?

DHA adalah kepanjangan dari DocosaHexaenoic Acid. DHA lebih dikenal dengan pengertian salah satu asam lemak omega 3 yang penting untuk dikonsumsi. DHA merupakan asam lemak yang banyak dijumpai di otak dan retina mata. Oleh karena itu DHA berperan aktif dalam membantu pertumbuhan otak dan serabut saraf serta fungsi penglihatan pada 6 bulan pertama kehidupan. Jadi DHA ini sangat penting untuk anak - anak. Bahkan pada orang dewasa, DHA juga dapat membantu kerja otak dan kemampuan belajar serta menurunkan risiko penyakit jantung.

Banyak sekali ya manfaatnya si DHA ini. Sekarang, mari kita simak berapa banyak konsumsi DHA per hari menurut WHO. 

Usia 6 - 24 bulan : 10 - 12 mg / kg berat badan
Usia 2 - 4 tahun  : 100 - 150 mg
Usia 4 - 6 tahun  : 150 - 200 mg
Usia 6 - 10 tahun : 200 - 250 mg
Usia > 10 tahun  : 250 - 2000 mg

Kalau usia Rafasya sekarang yang 4 tahun berarti harus mengkonsumsi minimal 150 mg DHA setiap harinya. Bahan makanan yang ada di sekitar kita sebenarnya banyak yang mengandung DHA. Untuk makanan laut DHA bisa ditemukan antara lain pada ikan tuna, ikan kerapu, ikan kakap, udang dan kepiting. Untuk daging DHA bisa ditemukan pada daging sapi dan daging domba. Lain lagi dengan susu dan unggas, DHA ada pada ayam, kalkun, telur dan susu. Bagaimana dengan sayur? DHA bisa ditemukan pada kentang tumbuk, jagung manis rebus, kacang - kacangan dan rasberi.

Sudah cukup belum ya asupan DHA nya?