May 31, 2016

Menikmati Facial di Rumah? Pakai Go Glam saja

Sebagai Ibu Rumah Tangga tentunya jadwal saya super padat. Bangun subuh dan beberes rumah, antar jemput anak sekolah, berusaha menyempatkan diri datang ke undangan Event di waktu weekdays atau sekedar ketemuan dengan teman - teman mewarnai kesibukan saya sehari - hari. Tampak menyenangkan ya? Oh well, kalau melihat satu sisi dimana saya bisa tertawa lepas, mendengarkan cerita, mendapat ilmu baru dan membawa pulang gudibek memang terasa menyenangkan. Di sisi lain ada waktu tempuh yang harus dipersiapkan, biaya yang harus dikeluarkan, mempersiapkan diri dengan jadwal tidur anak yang bergeser sehingga menjadi sedikit cranky atau kondisi lain yang membuat saya harus melanggar beberapa aturan yang sudah dibuat antara ibu - anak demi tercapainya semua jadwal yang sudah disusun. Biasanya, saat mau tidur saya akan mengingat - ingat apa yang sudah dilakukan hari ini dan akan dilakukan besok. Semua usaha itu akan terasa setimpal, ada suntikan energi baru dan semangat berbagi yang baru. Tapi dengan banyaknya tugas dan selipan acara yang saya miliki, kadang saya jadi terlupa untuk merawat diri.

May 26, 2016

Popolamama Grand Indonesia


Sekitar 2 minggu yang lalu, kami berkunjung ke Grand Indonesia. Saat tiba waktu makan siang, mulai deh berunding mau makan apa, khususnya berunding dengan si anak bujang. Biasanya kalau wiken Rafasya langsung minta makan siang fastfood, jatahnya cuma boleh sekali - sekali. Jadi saat wiken tiba, pasti dia langsung bertanya boleh makan fastfood atau tidak. Hehe.. Kemarin, mamak lagi pengen makanan berkuah. Awalnya menuju ke gerai penjual Udon yang sudah halal, mamak belum pernah icip euy. Tapi ternyata si anak bujang ga mau. Waktu sedang berkeliling, tiba - tiba saya melihat Popolamama. Setelah bertanya pada Rafasya dan juga suami, akhirnya kami memutuskan untuk makan siang disini.

May 19, 2016

Jalan - Jalan ke Taman Legenda Keong Mas (TMII)

Senin sore kemarin, setelah pulang dari sekolah Rafasya kami memutuskan untuk berkunjung ke tempat wisata yang tampaknya sedang happening. Taman Legenda Keong Mas. Sebenarnya tujuan utama saya adalah mengajak Rafa ke Wahana Petualangan Dinosaurus. Rafa, seperti anak laki - laki lain di luar sana, sedang terpikat oleh hewan purba dengan beragam jenis ini.

Kami berangkat sekitar pukul 12.30 setelah makan siang dan sholat dzuhur. Rafa hanya kami beritahu akan diajak ke Taman Mini Indonesia Indah, tanpa kami beritahu tentang keberadaan dinosaurus disana. Sampai di pintu gerbang TMII sekitar pukul 13.05, memang lumayan dekat dari rumah kami ke TMII. Saya sempat khawatir Taman Legenda Keong Mas ini tutup, karena kalau tidak salah di TMII ada beberapa tempat yang tutup setiap hari Senin. Alhamdulillah setelah bertanya pada petugas di pintu gerbang, Taman Legenda Keong Mas buka setiap hari. 

Harga Tiket Masuk di gerbang TMII
Dewasa : @ Rp 10.000
Mobil : Rp 10.000
Sepeda : Rp 1.000

Saya nggak tahu kenapa tapi saat pengecekan untuk membayar tiket di pintu gerbang, Rafasya nggak dihitung. Jadi untuk masuk kami hanya membayar Rp 30.000.
Masuk ke kawasan TMII, awalnya kami sempat bingung. Karena plang petunjuk arah yang ada tidak menyebutkan mengenai Taman Legenda Keong Mas. Akhirnya kami bertanya pada satpam yang sedang patroli sepeda. Ternyata letaknya di dekat gereja, nggak perlu menunggu lama kami pun sampai. 

Karena hari biasa, mencari parkir mobil pun mudah. Kami parkir persis di samping gedung Taman Legenda Keong Mas. Saya sengaja membawa stroller, mengingat sebenarnya waktu kunjungan kami adalah waktu tidur siangnya Rafasya. Sampai di tempat pembelian tiket, ada sedikit antrian. Cukup ramai menurut saya untuk ukuran hari biasa.
,

May 18, 2016

Now ! In Season , memudahkan masyarakat Indonesia untuk mengkonsumsibuah asal Australia yang segar

Kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi buah buahan segar tampaknya mulai meningkat. Setidaknya demikian yang terjadi dari postingan Instagram atau sosmed lain yang saya miliki. Terlepas dari apakah menyantap buah - buahan itu sudah menjadi life style mereka atau hanya ikut - ikutan trend yang sekarang sedang marak. Setidaknya kesadaran masyarakat, terutama kaum urban akan pentingnya mengkonsumsi makanan sehat sudah semakin tinggi.

Untuk saya dan keluarga, menyantap buah sebagai menu sarapan sudah merupakan kebiasaan. Biasanya saya akan membeli buah lokal di tukang buah yang berjualan di sekitar rumah. Bagaimana dengan buah impor? Kalau memang sedang ingin merasakan buah impor, saya akan membelinya di supermarket terrdekat. Namun rasanya agak jarang kami menyantap buah impor. Alasannya? Saya khawatir akan usia buah - buahan tersebut. Mengingat jarak yang cukup jauh antara negara asal buah tersebut dengan Indonesia tercinta ini. Yang terbayang di benak saya adalah buah - buahan tersebut dipetik belum pada waktunya dan matang saat di perjalanan. Belum lagi isu lapisan lilin yang menempel pada buah berwarna warni itu.

Tapi itu dulu.. Sekarang insya Allah saya bisa menyantap buah dari negara asal Koala, Australia tanpa rasa khawatir. Karena buah - buahan dari negara empat musim ini kini hadir di Indonesia melalui program Now! In Season . Jadi beragam jenis buah yang berasal dari Australia, khususnya negara bagian Victoriaini bisa dengan mudah kita dapatkan.



May 13, 2016

Rafasya dan Hari Kiamat


Beberapa hari yang lalu Rafa mulai lancar melantunkan surat Al Qari'ah ayat 1 - 11. Kebetulan selain mendengarkan murotal, hafalan si sekolahnya juga memang sudah mencapai surat ini. Hal tersebut berarti saya menjadi sudah terbiasa mendengar anak bujang ini bermain sambil menghafal surat. Yang menjadi tidak biasa adalah sesaat setelah kami masuk kamar dan bersiap untuk tidur, Rafasya mengambil Juz Amma yang biasa saya gunakan untuk mencari arti ayat pada surat yang sedang kami hafalkan. Iya, kan emaknya Rafa ini nggak bisa bahasa Arab. Jadi harus nyontek deh. :D Ternyata Rafa meminta saya untuk mencari surat Al Qari'ah dan menjelaskan apa artinya. Meski setelah saya tanyakan lebih lanjut, di sekolah ibu guru sudah menjelaskan artinya. Rafa ingin mengulangnya lagi bersama saya. Aktivitas ini, membacakan arti ayat sebuah surat, sudah beberapa kali kami lakukan. Namun yang membuat istimewa adalah pelajaran hidup yang bisa saya ambil dari laki - laki kecil ini.