August 17, 2017

5 Asupan Sehat untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Di Indonesia ini ibu hamil identik dengan kata - kata 'ngidam'. Kalau ada kerabat atau teman yang sedang hamil, biasanya orang - orang di sekitarnya akan bertanya tentang 'ngidam' yang dialami oleh si ibu. Fenomena 'ngidam' ini bisa beragam bentuknya. Dari mulai keinginan terhadap suatu makanan tertentu, aktivitas tertentu atau bahkan tujuan jalan - jalan tertentu. 

Namun berbeda dengan saya. Saya nggak mengalami ngidam di keempat kehamilan yang pernah saya jalani. Tampaknya karena sejujurnya saya nggak terlalu percaya dengan yang namanya ngidam. Menurut saya beragam keinginan yang muncul saat hamil ya sama saja dengan saat nggak hamil. Hanya saja karena biasanya ibu hamil alias bumil mengalami mual muntah yang mengakibatkan pada asupan yang kurang, makanya saat bumil meminta satu jenis makanan tertentu suami atau orang terdekat akan berusaha mencarikan. Semuanya demi asupan makanan untuk bumil yang akan berpengaruh pada janinnya juga.






Setelah lahir ibu hamil / bumil pun berubah menjadi ibu menyusui / busui. Asupan yang masuk pada busui tetap harus dijaga dengan baik karena busui akan mentransfer makanan pada bayi mereka lewat ASI. Jadi baik bumil maupun busui, keduanya memegang peranan penting dalam menentukan masa depan buah hati mereka lewat asupan yang mereka konsumsi. Nggak mau kan kalau buah hati kita pertumbuhannya kurang baik karena kita sebagai ibunya tidak memperhatikan apa yang kita makan.

Porsi makan saya saat hamil. Saat menyusui? Lebih banyak !! 😆😆
Karena kurangnya beberapa nutrisi penting pada bumil bisa mempengaruhi janin yang mereka kandung. Pengaruhnya bisa sampai menyebabkan bayi yang lahir akan mengalami berat badan yang kurang dari normal. Normal disini maksudnya 2,5 kg ya. Sayangnya di Indonesia sendiri 10,2% bayi yang lahir memiliki berat badan yang kurang dari berat normal tadi. Sedih banget kan?

Tentunya bumil dan busui harus memperbanyak porsi sayur dan buah segar demi mendapatkan manfaat yang terbaik. Sebisa mungkin hindari makanan yang mengandung banyak pengawet, makanan cepat saji dan juga makanan yang kurang bersih. Makanya meski sedang hamil dan amat sangat ingin makan makanan cepat saji, sekuat tenaga saya akan menghindarinya. Akal sehat saya masih bisa saya ajak berfikir bahwa mie instan itu nggak baik. Meski waktu mencium wanginya, masyaAllah ya air liur langsung keluar. Godaan banget deh itu mie kuah instan. Hahaha..

Mengimbangi bebek goreng dengan kacang panjang dan lalapan


Busui pun sama juga. Kalau menurut saya sih sebaiknya busui juga menghindari makanan yang terlalu banyak pengawet dan makanan cepat saji. Karena bayi akan mendapatkan nutrisi dari Air Susu Ibu, maka sebaiknya busui menjaga makanannya. Meski saya terkadang sih suka bandel, cemal - cemil ayam kaepci atau yang lainnya. Alasan saya sih asal ibunya hepi, inysaAllah ASI mengalir deras. Kemudian langsung memesan salad atau jus buah plus nenggak susu almond. Haha.. Jangan ditiru ya buibu. 



Oke, kembali ke nutrisi untuk bumil dan busui. Tahu nggak sih kalau ada banyak asupan penting yang sebaiknya didapatkan oleh bumil dan busui demi janin dan bayi yang sehat? Kali ini kita bahas tentang 5 asupan yang penting namun kenyataannya masih kurang dikonsumsi oleh bumil dan busui. Pembahasan mengenai asupan nutrisi ini saya dapatkan saat menghadiri konferensi pers yang membahas tentang "Pentingnya Asupan Mikro Nutrisi untuk Ibu Hamil & Menyusui" yang diadakan oleh Kalbe Blackmores Nutrition di Hotel Pullman Thamrin beberapa waktu yang lalu. Ke lima asupan tersebut adalah 

1. Zat Besi
Asupan zat besi penting bagi bumil karena dapat mengurangi tingkat keguguran, Mengurangi bayi lahir dengan Berat Badan Lahir Rendah, memperlancar produksi darah dan sirkulasi oksigen  di berbagai organ tubuh. Makanan yang mengandung zat besi di antaranya adalah sayuran yang berdaun hijau.

2. Asam Folat
Kalau asam folat tampaknya sudah familiar ya untuk ibu hamil. Asam folat ini berfungsi untuk perkembangan otak dan mencegah Neutral Tube Defect (NTD) atau cacat bawaan yang timbul akibat tidak sempurnanya penutupan tabung saraf. Asam folat ini bisa diperoleh melalui pisang misalnya.

3. Kalsium
Pasti sudah banyak tahu ya, kalau kalsium ini penting untuk pembentukan tulang dan gigi janin. Pemenuhan kalsium pada bumil juga bisa mengurangi resiko per eklamsia. Contoh makanan yang mengandung kalsium adalah brokoli. 

4. Yodium
Bingung deh pasti ya pas baca yodium? Apa biasa aja? Kalau saya termasuk yang bingung kenapa yodium masih termasuk asupan penting yang ternyata kurang dikonsumsi bumil. Bukannya kita masak dengan garam yang beryodium ya? Yup, benar. Kita memang menggunakan garam yang beryodium. Namun kebutuhan yodium tubuh bertambah 50% saat kehamilan. Kekurangan yodium dapat menghambat perkembangan jaringan otak dan saraf pada janin. 

5. Omega 3, khususnya DHA
Omega 3, terutama DHA merupakan asupan penting yang mendukung perkembangan otak dan mata bayi. Seharusnya bumil memperbanyak asupan DHA dengan mengkonsumsi ikan. Namun sayangnya, dari penelitian Rendra Kusuma (2012) sebagian besar bumil jarang mengkonsumsi ikan. Semoga sih angkanya sudah berubah ya di tahun 2017 ini. Karena kekurangan omega 3, khususnya DHA akan berpengaruh pada terhambatnya perkembangan kognitif anak.

Saya yakin sekali bumil yang memeriksakan kandungannya insyaAllah mendapatkan tambahan suplemen dari dokter kandungannya. Namun terkadang suplemen yang diberikan belum mencakup ke 5 mikro nutrisi tersebut. Lalu bagaimana solusinya? Tambahkan saja Blackmores Pregnancy & Breasfeeding Gold ke dalam menu harian bumil dan busui. Suplemen ini memiliki 5 nutrisi penting yang kita bicarakan itu. Nah komplit kan. Cukup 2 kapsul setiap hari setelah makan, maka baik bumil atau busui insyaAllah sudah memenuhi dosis yang dibutuhkan untuk kelangsungan janin dan anak yang sehat. 



Pada acara kemarin Dr.med.dr. Damar Prasmusinto,SpOG (K) selaku Konsultan Fetomaternal Departemen Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran UI mengatakan bahwa seharusnya Pemerintah Indonesia mulai lebih memperhatikan asupan nutrisi pada ibu hamil dan menyusui jika ingin mencetak generasi penerus yang cerdas. Karena asupan nutrisi sedari di dalam kandungan sedikit banyak akan menentukan bagaimana kehidupan si anak. Menurut dr. Damar, sebagian besar tenaga medis hanya menambahkan asam folat dan zat besi kepada bumi dan busui. Sementara nutrisi lainnya tidak terpenuhi. 

Oleh karena itu keberadaan Blackmores Pregnancy & Breastfeeding Gold ini bisa menjadi opsi dalam memenuhi kebutuhan bumil dan busui di Indonesia. Blackmores merupakan perusahaan terkemuka di Australia yang bergerak dalam bidang pengobatan alami dan dimulai di Quensland di tahun 1930. Sekitar tahun lalu saya sudah berkenalan dengan Blackmores. Waktu itu yang saya konsumsi adalah Blackmores vitamin C hisap yang dibawakan oleh suami saya dari Australia. Sayang saat saya mencari produk tersebut di KalCare, yang ada hanya vitamin C yang diminum. Tapi tetap saja saya beli karena sudah tahu khasiatnya. Makanya saya senang sekali saat menerima Blackmores untuk bumil dan busui ini, karena saya sudah cukup kenal dengan produk Blackmores.




Kurang lebih 1 minggu sudah saya mengkonsumsi Blackmores Pregnancy & Breastfeeding Gold ini. Perubahan yang paling saya rasakan adalah payudara jadi lebih cepat 'kencang' setelah menyusui Arsel. Biasanya sebelum mengkonsumsi Blackmores Pregnancy & Breastfeeding Gold, payudara akan kembali terasa penuh sekitar 2 jam setelah menyusui. Namun sekarang, 1 jam dari menyusui sudah terasa penuh. Bahkan sampai rembes, if you Know what I mean, kondisi yang sudah lumayan jarang saya alami karena Arsel sudah 10,5 bulan. 




Yang bikin saya makin suka dengan Blackmores Pregnancy & Breastfeeding Gold adalah meski mengandung minyak ikan tapi tetap nggak berbau. Jadi untuk bumil insyaAllah nggak bikin mual. Kalau nggak bikin mual, bisa dong suplemen Blackmores Pregnancy & Breastfeeding Gold ini diminum secara teratur setiap hari demi manfaat maksimal. Karena ternyata menurut Dr. Lesley Braun, Direktur Blackmores Institute, suplemen akan bekerja dengan maksimal dalam menjembatani kekurangan asupan nutrisi apabila dikonsumsi dalam dosis yang tepat dan dengan waktu yang tepat juga. Oh ya suplemen ini juga sudah bersertifikasi Halal Australia, namun untuk Sertifikasi halal MUI sedang dalam proses. 




Jika semua bumil dan busui mendapat asupan dari makanan yang bergizi ditambah suplemen seperti Blackmores Pregnancy & Breastfeeding Gold insyaAllah anak - anak Indonesia cerdas dan sehat ya. Nah, Kalbe Blackmores Nutrition ingin sekali mewujudkan mimpi tersebut. Jadi saat ini Kalbe Blackmores Nutrition menjalin kerjasama dengan Yayasan Bumi Sehat lewat program "12000 Pelukan Untuk Ibu dan Bayi". Kerja sama ini bertujuan untuk memperbaiki nutrisi bumil dan busui yang kurang beruntung di bawah naungan Yayasan Bumi Sehat di wilayah Bali, Aceh dan Papua.




Kita bisa lho ikutan berdonasi. Caranya mudah banget. Cukup sumbangkan foto pelukan kasih untuk para ibu dan bayi di Yayasan Bumi Sehat melalui website www.blackmores.co.id/12000pelukan mulai dari 10 Agustus 2017 - 31 Oktober 2017. Ini hanya pose seperti memeluk bayi ya, jadi nggak harus ada bayinya. Nantinya setiap foto yang masuk akan dikonversikan menjadi 1 botol Blackmores Pregnancy & Breastfeeding Gold yang akan disumbangkan kepada Yayasan Bumi Sehat untuk bumil dan busui. Wah, saya yakin pasti banyak yang langsung siap - siap mau donasi nih. Iya dong. Karena membantu bumil dan busui di luar sana tentunya akan membantu negara kita sendiri. Jangan lupa ikutan ya.






Psst, itu Blackmores Pregnancy & Breastfeeding Gold nya jangan lupa diminum ya bumil dan busui. Buat yang mau beli, cuss langsung ke outlet KalCare terdekat. Jangan beli sembarangan ya, karena produk ini lumayan banyak yang memalsukan. Jadi lebih baik beli di KalCare atau drugstore yang memang terpercaya. Untuk perkiraan harga Blackmores Pregnancy & Breastfeeding Gold dalam isi 60 tablet Rp 120.000 dan isi 120 tablet Rp 330.000. Ingat ya, jangan beli sembarangan. 





5 comments:

  1. Greetings from the UK.

    Thank you. Love love, Andrew. Bye.

    ReplyDelete
  2. Wah saya baru tahu produk ini, makasih infonya mbak

    ReplyDelete
  3. Buyu, ternyata klo hamil dan menyusui makannya bukan "asal banyak" aja ya ttp hrs mempertimbangkan faktor gizi dll. Multivitamin pun ga kalah penting, tfs ya 😊

    ReplyDelete
  4. aku belum sempet konsumsi, trus pas liat masa berlakunya sampai tahun depan, artinya dalam setahun aku harus udah hamil dong ya hehehhe

    ReplyDelete