November 1, 2013

Rafa dan Kecap

Beberapa hari yang lalu, di suatu pagi yang cerah. Seperti biasa setelah memandikan Rafa saya membantunya menghabiskan sarapan jus buah segar kemudian membereskan rumah. Di sela - sela menyapu saya kemudian ingat bahwa kecap kami habis. Sambil meneruskan menyapu saya berkata

"Rafa, nanti kalau kita mau keluar ke tukang sayur tolong ingatkan Bunda untuk membeli kecap ya. Kecapnya habis."

Saya mengatakannya hanya sekedar melakukan pembicaraan dengannya tanpa berharap ia akan melakukannya. Ya, namanya juga bicara pada anak usia 2 tahun 2 bulan.

Setelah menyapu saya kemudian mengepel, mencuci piring, membereskan cucian dan kegiatan rumah tangga lain. Kurang lebih 1,5 jam setelah saya menyapu kami siap untuk berbelanja sayur sekaligus bermain di playground. Sambil mengambil mainan untuk dibawa bermain Rafa berjalan keluar rumah seraya berkata

"Bunda, nanti jangan lupa beli kecap ya. Kecapnya habis."

Seketika saya terpaku dan tanpa terasa air mata ini menetes. Saya terkesima dan terharu. Bayi kecil yang dulu hanya bisa menangis sekarang sudah bisa membantu mengingatkan saya. Ia sudah ingat apa yang saya katakan. Benar - benar membantu mengingatkan saya Ahh.. Rafasyaku...


Rafasya
2 tahun 2 bulan
13 kg, 94cm


2 comments:

  1. Mihihi.. those little things. Pinternya anak bunda n ayah. Sehat terus ya nak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bikin mewek deh Mia yg kaya begini.. amin.. insya Allah sehat selalu sama ky bebe Aira

      Delete