August 12, 2018

Orang Tua Cerdas untuk Anak Indonesia yang Cerdas

Setiap orang tua tentunya menginginkan anak yang dibesarkannya menjadi anak yang cerdas. Ngomong - ngomong soal cerdas, sudah pada tahu belum maksud dari kata anak cerdas itu? Apa sih anak yang cerdas itu? Saya punya bocoran definisi cerdas nih mentemen. Jadi ada beberapa kriteria untuk menjadi anak cerdas. Anak cerdas adalah anak yang sehat, berani, kreatif dan juga peduli. Wah pasti semua orang tua ingin ya anaknya memenuhi semua hal tersebut. Tapiiiii, pertanyaannya sudahkah kita menjadi orang tua cerdas ? Karena sejatinya orang tua yang cerdaskan yang nantinya akan melahirkan dan mencetak anak - anak yang juga cerdas. Ya nggak sih? 

Saya tahu, menjadi orang tua memang bukan pekerjaan yang mudah. Tapi bukan berarti kita tak bisa membekali diri. Bahkan sebaiknya semua bekal terbaik kita persiapkan sejak memilih calon pendamping hidup lho. Hihi.. Kenapa begitu? Karena bekal yang kita persiapkan ini nantinya akan membantu kita dalam mencetak anak - anak yang cerdas. Bekal seperti apa sih yang diperlukan untuk membentuk anak yang cerdas? Yuk kita bahas satu per satu sesuai dengan kriteria yang diperlukan untuk menjadi anak cerdas.

Bekal untuk membentuk anak yang berani

Keberanian merupakan sesuatu yang membutuhkan proses untuk membentuknya. Sebagai orang tua kita perlu melatih anak untuk menjadi berani. Bagaimana caranya?  Dengan membiarkan anak memilih, kita akan melatih anak untuk berani mengambil resiko juga berani mengambil keputusan. Kita juga sebaiknya mengajarkan anak untuk berani mencoba apapun dan berani menerima jika mengalami hal yang mengecewakan. 






August 7, 2018

Liburan Edukatif : Napak Tilas Peristiwa Tsunami Aceh


Bencana Tsunami di Aceh tahun 2004 silam merupakan salah satu peristiwa bersejarah yang tidak akan bisa dilupakan. Bahkan hingga saat ini setiap tanggal 26 Desember, masyarakat Aceh masih memperingati bencana yang telah merenggut ratusan ribu nyawa tersebut dengan doa dan zikir bersama.
Meskipun begitu bukan berarti masyarakat Banda Aceh masih terpuruk dengan peristiwa yang terjadi di masa lalu. Untuk membangkitkan semangat dan perekonomian masyarakat, pemerintah setempat memugar dan membangun beberapa lokasi yang dianggap menyimpan banyak sejarah tentang bencana gempa bumi dan tsunami tahun 2004. 
Nah, jika saat musim liburan nanti Anda berencana berlibur bersama buah hati, tidak ada salahnya untuk mengajak mereka menapaktilasi sejarah bencana gempa dan tsunami di Aceh. Untuk berlibur ke Provinsi yang terletak di ujung Pulau Sumatera tersebut, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan seperti tiket pesawat dan penginapan. 
Agar mempermudah proses pemesanan atau booking, Anda bisa melakukan transaksi melalui situs agen travel tepercaya seperti Airy. Selain melayani pemesanan penginapan dengan fasilitas yang lengkap, website ini juga melayani booking tiket pesawat untuk berbagai rute di Indonesia, termasuk Aceh



August 6, 2018

Memahami Bahaya Kanker Serviks Lewat Felancy Blogger Gathering


Mungkin kita sudah sering mendengar tentang terjadinya kanker ini pada kerabat atau bahkan publik figur. Kanker Serviks ini merupakan kanker yang menjangkiti organ dalam wanita, dalam hal ini organ tersebut adalah leher rahim. Leher rahim merupakan gerbang untuk menuju rahim dari vagina. Saat melakukan vaksin serviks sesaat setelah Rafasya hadir, saya belum merasa takut yang teramat dengan kanker yang menduduki peringkat kedua sebagai pembunuh wanita di Indonesia ini. 




Namun perasaan yang berbeda langsung menyelimuti diri saya saat menghadiri Felancy Blogger Gathering akhir Juli kemarin. Informasi yang diberikan oleh dr. Ferry Darmawan, SpOG dari RSIA Budhi Jaya dan juga Ibu Endang dari CISC (Cancer Information and Support Center) sebagai penderita benar - benar merubah pikiran saya tentang kanker ini. Seketika saya langsung merasa takut dan bertekad ingin meneruskan informasi ini pada banyak orang khususnya teman - teman wanita. Mengapa bisa seperti itu? 


#1000HariPerlindungan Kulit Bayi dari Iritasi demi Masa Depan YangLebih Baik

Masa - masa saat mengetahui bahwa saya sedang mengandung lalu melahirkan dan melihat kedua jagoan saya untuk yang pertama kali merupakan masa yang nggak mungkin bisa saya lupakan. Perasaan bahagia juga terharu langsung membuncah saat pertama kali bertemu Rafasya juga Arsel. Duh, jadi ingat bagaimana rasanya perut diobok - obok saat dokter kandungan mengeluarkan mereka. Setelah perasaan bahagia bin terharu yang sukses membuat mamak langsung meler, perasaan apa lagi yang muncul? Perasaan ingin melindungi. Ya. Saking kuatnya perasaan ingin melindungi ini, saya bahkan langsung meminta suami untuk keluar dari ruangan operasi dan mengikuti si bayi hanya karena saya nggak ingin bayi saya tertukar. Padahal kan bayi kita langsung dipakaikan gelang yang menyebutkan nama orangtuanya sesaat setelah lahir ya? Haha. Ya namanya juga jadi mamak - mamak kan. Bawaannya memang ingin melindungi si anak terus. 

Perlindungan Saat Hamil

Perasaan ingin melindungi si kecil ini, sejatinya akan otomatis muncul sejak bayi kita masih di dalam kandungan. Saat hamil, kita sering mengusap perut dan refleks memegang perut jika naik kendaraan yang sedikit berguncang. Perlakuan seperti itu merupakan insting seorang ibu yang ingin melindungi buah hatinya, bahkan sebelum lahir. Selain perlindungan lewat perlakuan pada janin, ibu juga sebaiknya memberikan perlindungan dari dalam. 

Mentemen pasti sudah dengar ya dengan yang namanya 1000 hari pertama kehidupan. Nah 1000 hari pertama ini dihitung sejak kita sudah dinyatakan hamil. Yup. Jadi bukan saat bayi lahir. Asupan yang bergizi demi masa depan bayi itu sudah harus kita berikan sejak ia masih dalam kandungan dan dilanjutkan sampai si kecil berusia 2 tahun (1000 hari pertama kehidupan) sampai ia besar. 

Saat hamil tentunya kita sebagai ibu harus mengkonsumsi makanan yang bergizi tinggi dan bernutrisi baik demi asupan yang terbaik untuk janin. Ibu hamil juga biasanya diberikan vitamin oleh dokter kandungan. Semua itu tentunya untuk memastikan si kecil tumbuh sehat dan kuat di dalam rahim kita.