March 16, 2019

Review Age Corrector Serum dan Moisturizer Erha


Yak, mari kita ngobrolin tentang penggunaan krim anti aging. Tapi sebelum kita ngobrol lebih jauh, mentemen sudah tahu belum kapan sih saat yang paling tepat untuk menggunakan produk anti aging? Dari beberapa situs yang saya baca sebagian besar mengatakan bahwa sebaiknya saat memasuki usia 25 - 30 tahun, produk anti aging ini mulai digunakan. Kenapa karena pada usaia ini kemampuan kulit untuk regenerasi mulai berkurang juga tingkat elastisitas mulai menurun. Jadi untuk kalian yang sudah memasuki usia 25 - 30 tahun sebaiknya mulai segera menambahkan produk yang berlabel anti aging.

Sudah lewat dari 30 tahun tapi belum memakai produk anti aging? Bingung mau pilih yang mana? Silakan baca terus postingan saya ini.

Pertanyaan di atas merupakan pertanyaan yang sama dengan yang saya hadapi beberapa waktu yang lalu. Pribadi yang cuek membuat saya agak abai melakukan perawatan pada wajah saya yang sudah memasuki usia tak lagi muda ini. Perawatan yang rutin saya lakukan dua tahun belakangan ini hanyalah double cleansing dan juga nggak pernah lupa menggunakan sunscreen. Produk pelembab pagi, pelembab malam dan juga serum, saya gunakan produk yang biasa saja. Bukan produk anti aging. Meski saya juga menyadari menjadi tua itu suatu hal yang pasti. Namun namanya juga perempuan ya kan. Tentunya selain demi merawat apa yang sudah Allah berikan juga demi menyenangkan hati suami saat dipandang. Aheey.

Mari kita lanjutkan. Sampai akhirnya saya menyadari bahwa sudah waktunya saya menggunakan produk anti aging.  Setelah banyak membaca dan juga googling sampai mencari hestek di sosial media akhirnya saya menjadi pusing. Haha. Serius. Banyak banget kan ya pilihan produk anti aging itu. Akhirnya setelah menemui fase bingung saya pun mulai membaca dan mencoba mencari tahu apa sih yang saya inginkan dari produk anti aging itu. Kemudian saya menyadari bahwa di wajah saya ini mulai muncul kerutan halus. Kalau lagi ngaca yang lumayan terlihat itu di antara kedua alis saya. Maka pencarian saya pun mengerucut ke produk anti aging yang bisa mengurangi atau menyamarkan kerutan tadi.



Pencarian saya pun berakhir pada produk dari Erha. Dulu setahu saya Erha ini memiliki produk yang terkenal tokcer mengatasi beberapa masalah kulit. Bahkan saya merupakan salah satu konsumen Erha pada masa dimana kita harus datang berkunjung ke Eha Clinic dan menemui dokter untuk konsultasi. Erha Skin, Hair and Laser Expert yang sekarang sudah berbeda. Selain gerainya sudah semakin banyak dan mudah ditemui, kita juga bisa membeli produk Erha melalui Erha Clinic dan Erha Apotecary. Namun tetap saja sebaiknya kita melakukan konsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Kulit agar pdoduk yang diberikan juga tepat.



Produk anti aging yang sedari tadi saya bicarakan adalah Erha Age Corrector Serum dan Age Corrector Moisturizer. Wow Age Corrector, bisa koreksi umur gitu? Haha. Berharapnya wajah tetap seperti usia 20 tahunan ya meski usia sebenarnya sudah 35 tahun.

Erha Age Corrector Serum




Serum antiaging yang terbukti secara klinis dapat membantu menyamarkan kerutan dan menjaga elastisitas kulit.
Erha21 DF Age Corrector Serum mengandung antioksidan dan anti-wrinkle yang bekerja sinergis mengurangi kerutan dan memperbaiki elastisitas dengan cara memperbaiki hidrasi kulit, merangsang pembentukan kolagen serta meningkatkan efektivitas perbaikan sampai ke tingkat DNA secara signifikan, sehingga dapat memperbaiki sel kulit yang rusak akibat sinar UV. Diperkaya dengan moisturizer dan Betawhite untuk melembutkan, melembapkan serta mencerahkan kulit.
Cara Pemakaian :Gunakan secara teratur pada pagi dan malam hari setelah membersihkan wajah sebelum menggunakan pelembab wajah.
Kemasan : Botol 20 ml
Harga : Rp. 178,500


Serum ini datang dengan kemasan pump yang mudah sekali untuk digunakan. Nggak perlu menekan terlalu dalam, isinya akan terlihat. Cukup satu kali pump sudah cukup untuk seluruh wajah dan leher. Tekstur Age Corrector Serum ini cukup cair dengan warna putih pucat. Produk ini mudah sekali diserap di kulit wajah saya yang cenderung kering. Saat saya gunakan sih saya nggak mencium wangi apapun. Enak saat digunakan karena mudah diserap.

Erha Age Corrector Moisturizer




Pelembap dengan Anti-Aging System bekerja efektif dalam membantu mengatasi tanda-tanda penuaan pada kulit.
Erha21 DF Age Corrector Moisturizer mengandung Grandactive Retionoid, Adipose Derived Stem Cells, Peptide Complex sebagai antiwrinkle dan antioksidan yang bekerja sinergis mengurangi garis halus & kerutan, melindungi kulit dari kerusakan kulit akibat radikal bebas serta membantu regenerasi kulit dengan teknologi Self Regenerative Stem Cell.
Diperkaya dengan Stabilized Vitamin C untuk menghambat pembentukan melanin sehingga kulit menjadi sehat dan tampak cerah, serta membantu merangsang pembentukan kolagen untuk menjaga elastisitas kulit. Dilengkapi dengan Vitamin E sebagai moisturizer yang menjaga dan mengembalikan kelembapan kulit.
Cara Pemakaian :
Gunakan secara teratur 2 kali sehari, pada pagi dan malam hari setelah membersihkan wajah.
Untuk hasil yang lebih maksimal, kombinasikan dengan Erha21 DF Age Corrector Serum sebelum penggunaan Age Corrector Moisturizer ini.
Kemasan : Botol 30 gr
Harga : Rp 209,500


Moisturizer ini juga memiliki kemasamn pump yang mudah untuk digunakan. Berbeda dengan serumnya, Age Corrector Moisturizer ini memiliki tekstur yang seperti gel. Lebih pekat jika dibandingkan dengan serum. Warnanya kuning muda namun agak pucat. Moisturizer ini memiliki aroma yang cukup tajam, namun nggak mengganggu untuk saya. Karena aroma ini akan segera hilang saat moisturizer ini kita ratakan. 1 kali pump saja sudah cukup untuk wajah dan leher saya. Meski tekturnya seperti gel, produk anti aging ini juga mudah menyerap di kulit wajah saya.

Saat mentemen membaca tulisan ini, saya sudah memakai kedua produk ini selama 8 hari. Saya juga langsung mencoba kedua produk Age Corrector ini berbarengan karena kebetulan serum dan pelembab saya yang sebelumnya sudah habis. Kalau mentemen ragu dan khawatir nggak cocok, bisa mencoba satu produk terlebih dahulu dan lihat rekasinya ya.



2 hari pertama saya nggak merasakan ada rasa aneh atau ceki - cekit. Biasa saja. Kelembaban saat bangun tidur cukup saya rasakan namun nggak terlalu. Tapi ada peningkatan rasa lembab di wajah saya saat saya bangun tidur.

Rasa cekit - cekit setelah penggunaan Age Corrector Serum dari Erha ini saya rasakan pada hari ke 3 dan masih saya rasakan sampai hari ini. Karena cekit - cekitnya nggak terlalu mengganggu dan menghilang beberapa saat setelah pengaplikasian kedua produk ini jadi saya masih melanjutkan pemakaiannya. Poin lain adalah saya nggak mengalami wajah yang memerah, jadi menurut saya semua masih normal.

Untuk area di antara alis yang memiliki kerutan halus, ini sebelum menggunakan



Dan ini setelah pemakaian 8 hari. Kelihatan nggak ada 2 garis halus di antara alis saya sebelumnya. Setelah menggunakan ya masih tetap terlihat tapi garisnya lebih halus.



Lumayan berkurang kan? Tentu saja terlalu cepat untuk menyimpulkan karena baru 8 hari pemakaian ya. Namun saya cukup senang dengan hasilnya. Yang pasti jangan mengharapkan hasil yang instan ya. Kalau semua serba langsung mah malah jadi serem ya. Hampir lupa, info yang saya dapatkan produk Erha ini aman untuk bumil dan busui. Namun pastikan untuk membaca ingredients setiap produk yang kita pakai ya. Dan perlu diingat juga saat hamil dan menyusui hormon biasanya berubah. Kadang ada produk yang sebelumnya nggak masalah namun saat hamil dan menyusui malah jadi nggak cocok.



Malah tampaknya saya ingin berkunjung ke ERha Clinic untuk mencoba produk yang lain, namun kali ini saya ingin konsultasi dengan dokter Spesialis Kulit. Dengan bertama langsung pada Dermatologist yang ada di Erha Clinic, saya pastinya akan lebih leluasa bertanya mengenai penuaan dini, kerut yang mulai muncul di wajah atau permasalahan kulit kendur di beberapa titik di wajah dan leher. Oh,ya saya juga mau tanya tentang dark circle juga. Banyak yah.

Bahkan untuk mentemen yang memerlukan anti aging treatment seperti botox dan filler, Erha Clinic juga menyediakan. Jadi tinggal datang dan tanya - tanya saja mana treatment dan produk yangs esuai dengan kondisi mentemen. Nggak perlu khawatir ya Erha Clinic ini ada dimana - mana. Coba intip www.erha.co.id  atau Instagram mereka di @erha.dermatology deh untuk tahu lebih lanjut.

Adakah disini yang juga pakai Erha? Produk apa sih yang kalian pakai?

March 9, 2019

Mengintip Beberapa Koleksi Shafira untuk Indonesia Fashion Week 2019

Setiap mendapatkan kesempatan untuk menyebarkan kebaikan tentang Islam dalam bentuk apapun yang diridhoi Allah, insyaAllah saya akan berusaha untuk ikut serta. Hal yang sama menghampiri saya awal minggu ini, untuk menyebarkan kebaikan lewat pakaian yang menutup aurat. Sebuah Brand busana muslim yang baru saja merayakan hari jadinya yang ke 30 mengundang saya untuk hadir dalam Konferensi Pers mereka. Ya, brand yang saya maksud adalah Shafira.

February 12, 2019

Mencicipi Salad Kekinian : Crunchaus dan Serasa Salad Bar

Assalammualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Ngobrolin tentang salad kekinian yuks mentemen. 
Sekarang ini memang gerakan untuk lebih sehat sudah lebih terasa di berbagai sektor, termasuk makanan. Mulai dari minuman sehat seperti jus baik yang cold pressed juice atau jus biasa, gluten free food sampai sayuran hijau siap santap alias salad. Banyak sekali gerai salad yang bermunculan baik di dalam mal atau di lokasi lain.

Saya dan suami termasuk yang hepi dengan kemunculan makanan sehat ini. Selain karena saya dan suami memang lumayan suka sayur dan buah, juga karena ada kalanya kita lagi nggak ingin makan makanan yang terlalu berat. Ingin yang ringan tapi nggak mau cemilan seperti crepes atau roti. Tampaknya salad adalah pilihan yang tepat.



Kebetulan saya sudah pernah mencicipi salad di dua tempat yang tampaknya sering muncul di feed Instagram saya. Karena penasaran maka saya dan suami pun memutuskan untuk mencobanya. Mari disimak ya.

February 7, 2019

Koleksi Eksklusif Blooming Rain dari Ma.na Veil Untuk Muslimah

Sejak awal menggunakan hijab saya memang nggak terlalu pintar memakai hijab bentuk pashmina atau segi empat. Apalagi saat pertama kali berhijab sudah ada Rafasya di kehidupan saya, otomatis saya hanya menggunakan jilbab yang tanpa peniti. Tahu sendiri kan ya namanya juga punya anak laki - laki berusia menjelang 3 tahun, tentunya nggak bisa diam adalah nama panggilan mereka. Haha.

Seiring berjalannya waktu saya mulai tertarik menggunakan jilbab segi empat karena motifnya yang cantik - cantik dan bisa digunakan untuk beberapa baju. :D Tetap ya mamak irit bin ekonomis berbicara. Namun meski mulai melirik jilbab segi empat, bergo alias jilbab sorong menjadi kesayangan saya. Memang malas ribetlah saya ini. Apapun model jilbabnya, yang penting kita para muslimah wajib menutup aurat kita ya.

Kemasan Koleksi Blooming Rain dari ma.na veil


February 5, 2019

Tentang M-1 Tokyo, Air BnB Kami Selama di Jepang


Kembali lagi dengan postingan tentang berlibur ke Jepang bersama keluarga. Kali ini tentang Air BnB Jepang yang kami pilih.


Sudah baca tips saya tentang memilih Air BnB kan ya? Kali ini mari mengupas tentang Air BnB yang kami pilih. Dari sekian banyak Air BnB yang ada akhirnya pilihan pun jatuh ke M-1 Tokyo ini. Yang bikin makin yakin saat memean adalah karena semua kamar milik M-1 ini no smoking. Yess!. Karena kan kalau dapat kamar yang pernah dihuni oleh orang yang merokok biar bagaimanapun baunya akan tertinggal. Kebetulan saya lumayan ahli mengendus bau rokok sesedikit apa pun. Jadi ya pasti kurang nyamanlah.

Stasiun Kojiya dekat Air BnB kami