January 30, 2015

Alhamdulillah Punya Halaman..

Jadiii ceritanya akhirnya tahun kemarin kami mematuskan untuk mulai beberes Dan memasukkan barang - barang kami ke dalam Kardus. Kenapa? Karena..



All my bags are packed I am ready to go

No..no..no... Bukan naik roket sodara sodara. Tapi naik si abu2 kami hingga beberapa kali bolak - balik untuk mengangkut barang. Banyak aja ternyata barang - barang yang mengisi apartemen mungil kami.  Hi hi.. Untuk jasa pick up , ayahnya Rafa mendapatkannya dari rekan kerjanya. Biayanya Rp 500.000 sekali angkut sudah termasuk supir dan keneknya. Not bad lah ya..

Alhamdulillah Allah maha baik, sangat baik, super baik. Rumah yang kami tempati sekarang ini, memang bukan tipe rumah minimalis yang kami impikan. Tapi perjuangan mencari rumah dan akhirnya berjodoh dengan rumah ini, yang mana masih di wilayah jakarta ini, betul - betul karena kuasa Allah. Semuanya dimudahkan Allah. Memang ya, seperti kata orang, cari rumah itu jodoh-jodohan.

Jadi bagaimana rasanya tinggal di rumah baru?
Senanggggg
Excited
Capekkk

Lho kok capek? Iyalah.. Kan saya masih single fighter mengurus rumah Dan bocil. Tapi ekspresi bahagia anak bujang kami ini nggak bisa ditukar deh. Rafa seneng banget punya rumah. Kenapa?

"Karena bisa main sepeda dan main bola, soalnya rumah Rafa luas bunda. Rafa juga bisa lari - lari trus nyiram bunga. " 

Simple ya kedengarannya? Tapi untuk Rafa yang biasa tinggal di langit, bisa main sepeda dan main bola plus lari - larian di dalam rumah itu membahagiakan banget. Apa lagi bisa main air berkedok bantu bunda nyiram tanaman. Jadi, setrikaan numpuk dan kardus dimana- mana? Yaudahlah, dinikmati saja. Yuks, nyiram tanaman.



Makasi banyak ya Ayah untuk rumahnya, abis ini jalan-jalan ke Raja Ampat ya. Eh sebelum jalan-jalan beli furniture lain untuk rumah yaaa *kemudiandilemparslipcicilanrumah15tahun,nabung woyy