August 16, 2016

Trimester Kedua

Cerita kehamilan lagi ya.
Kali ini tentang trimester kedua, cerita kehamilan saya yang trimester pertama bisa dibaca disini ya. Trimester kedua dimulai sejak minggu ke 13 sampai minggu ke 27 kehamilan. Di trimester ini katanya sih mual, pening dan segala keluhan kurang enak (tapi membahagiakan karena ada janin di perut) mulai hilang. Kalau saya bagaimana ya?

Apa yang dirasakan oleh ibu hamil di trimester kedua?


Makanan
Kalau di trimester pertama saya nggak bisa makan nasi, di trimester kedua ini saya mulai bisa makan nasi. Tapi kalau nggak salah ingat mulai minggu ke 19 deh baru bisa makan nasi dengan enak. Dan diikuti dengan makan yang lain yang enak - enak. Hahaha.. Untuk sarapan buah masih saya jalankan. Meski sejak hamil ini malas sekali membuat jus buah untuk sarapan, jadi seringnya kami menyantap buah dalam bentuk utuh. Biasanya pepaya, semangka atau jeruk dan disusul dengan pisang. 

Untuk makan beratnya saya mulai bisa makan nasi sedikit demi sedikit. Awalnya hanya 5 sendok nasi sampai akhirnya bisa setangkup ala nasi Padang bungkus kalau lauknya menggugah selera. Haha.. Hamil sih hamil, tapi nggak gitu juga ya kan makannya. 


Oh, ya saya juga jadi hobi jajan. Awalnya sih karena nggak bisa makan nasi, jadi berusaha banyakin makan sayur dan lauk. Tapi karena lama kelamaan bosan jadinya malah kebanyakan jajan deh. Apa aja dibeli. Mulai dari cemilan sampai makanan berat. Thanks to transportasi online yang membuat bumil jadi tinggal pencet - pencet henpon trus makanan datang. Haha..

Mual ?
Alhamdulillah mualnya lumayan jarang, cuma 1-2 kali seingat saya. Kalau kembung masih, karena efek makan nasi. Tapi si kembung juga nggak parah - parah banget seperti trimester pertama. Kalau di trimester pertama saya bisa sendawa seperti habis makan sapi, kata Rafasya. Haha..

Tubuh
Rutinitas ke kamar mandi di awal trimester kedua agak berkurang dibandingkan dengan trimester pertama. Mungkin karena rahim sudah mulai membesar dan menyesuaikan ya. Tapi menjelang akhir trimester kedua, sekitar minggu ke 20, saya mulai sering ke kamar lagi. Seiring dengan semakin membesarnya si adek. Payudara juga sudah nggak terlalu sakit jika tersenggol. Pokoknya badan tuh jadi enak banget dibawa kemana - mana. Makanya bumil sempat jalan - jalan setelah Lebaran ke Bandung.

Tidur
Posisi tidur serba enak bahkan saya jadi hobi tidur siang. Jadi kalau kemarin - kemarin sebelum hamil biasanya menemani Rafasya tidur siang kemudian saya nonton TV atau browsing (ya sesekali tidur siang juga sih sejenak) , kalau sekarang saya malah mengajak Rafasya untuk cepat tidur. Kalau nggak tidur siang, saya bisa rewel di sore hari karena mengantuk. Selama wiken juga begitu, di jalan saya mudah sekali tidur. Apalagi kalau wiken kan jatahnya pak suami untuk menyetir, jadi saya bisa merem deh. 

Kulit
Keluhan bumil tentang kulit di trimester kedua ini hanya masalah kering. Dari saat hamil Rafasya dulu, Alhamdulillah meski sedang mengandung anak laki - laki kulit saya tetap seperti sebelum hamil. Ada yang bilang kan, kalau hamil anak laki - laki biasanya di bagian - bagian tertentu akan menghitam. Nah, di saya sampai saat tulisan ini dibuat sih belum terbukti. Jadi ya saya hanya tambah sering menggunakan Hand Body saja. Kalau dulu sebelum hamil, saya menggunakan Hand Body 2 x sehari setelah mandi sekarang bisa 4 x. 

Iya 4x dan tetap sehabis mandi. Karena bumil gerahan banget jadi sehari bisa mandi sampai 5x. Haha.. Mandi pagi sebelum antar Rafasya sekolah, mandi karena kegerahan sepulang menjemput Rafa sekolah, mandi sore sehabis bangun tidur dan siram tanaman plus mandi lagi sebelum tidur. Mantap kan? Yang penting mah bumil tetap enjoy saat sedang hamil ya kan. Mau mandi berapa kali juga tak ape lah. Untuk kulit wajah sih sama saja. Yang terasa sekali lebih kering itu kulit tangan, jadi sampai pakai Hand Cream juga. 

Olahraga
Olahraga ibu hamil di trimester kedua ini standar. Cuma mainin gas rem aja sama muterin mol plus naik turun tangga di rumah kalau ada perlu untuk mengambil sesuatu di lantai 2.  Haha.. Sebenarnya kalau yang sudah rutin, sebaiknya tetap dilanjutkan berolahraganya. Dulu saya sudah aerobik dan aquarobic. Sayang sebenarnya. Cuma untuk aquarobic hanya boleh dilaksanakan di trimester kedua tapi sayangnya guru aquarobic saya juga kebetulan sedang cuti mengajar. Untuk renang di kolam renang umum, saya sudah nggak lagi sejak pakai jilbab. Belum coba sih di kolam renang khusus wanita. 

Kurang lebih itu sih cerita saya saat trimester kedua ini. Untuk vitamin yang diberikan obgyn, masih calplex dan vibrion. Saya juga jadi doyan minum yoghurt. Susu? Nggak perlu sih kalau masih bisa makan dengan baik dan mengkonsumsi suplemen. Karena menurut pengalaman saya hamil Rafasya, saya memang nggak minum susu ibu hamil. Obgyn saya juga nggak menyarankan minum susu untuk ibu hamil. Ya kalau mau icip - icip sesekali boleh lah, tapi kalau rutin saya sih nggak. Selain saya masih bisa makan dengan baik, susu ibu hamil itu juga mengandung banyak gula yang endingnya bisa berakibat kurang baik. 

Semua cerita di atas berdasarkan pengalaman saya ya. Karena proses kehamilan itu kan berbeda - beda untuk setiap orang. Jadi ya nikmati dan syukuri saja semua prosesnya. Untuk teman - teman yang sedang hamil juga, semoga kita dan janin sehat selalu sampai proses melahirkan dan seterusnya ya. Untuk teman - teman yang sedang menanti, semoga segera diberikan kado terindah dan 'ketularan' hamil juga. Aamiin...