November 17, 2016

Beli Mobil Baru Secara Kredit, Perlu Nggak Sih?

Siapa yang mau punya mobil sendiri? Yak.. Banyak banget itu yang tunjuk tangan.



Beli mobil baru murah sekarang ini dapat dilakukan secara mudah dengan sistem kredit. Tentunya untuk kita yang memiliki keuangan pas-pasan bisa sangat terbantu. Hanya dengan mengandalkan beberapa juta saja sudah bisa mengendarai mobil baru, meski masih ada tanggungan yang harus diangsur secara rajin. Hanya saja jika sudah memilikinya tentu sangat membantu untuk melakukan pekerjaan sehari-hari. Bahkan ia juga dapat diandalkan sebagai modal dalam memulai usaha, bisnis rental misalnya. Atau yang sekarang sedang laris manis tuh, transportasi online. Nah, uang yang didapat nantinya dapat diputar untuk membayar cicilan deh.



Namun pembelian secara kredit ini pada dasarnya memang paling banyak kerugian, beberapa diantara nilai minusnya adalah:

1. Selisih antara harga asli dengan harga kredit sangatlah besar, jika sampai salah memilih perusahaan pembiayaan sudah pasti akan dirugikan karena mereka mengambil untung dari suku bunga yang besar. Selisihnya bahkan bisa sampai 50% dari jumlah keseluruhan. Tentunya sangat rugi karena untuk harga yang sama sebenarnya kita bisa mendapatkan mobil dengan spesifikasi yang lebih tinggi lagi.

2. Wajib menemukan perusahaan pembiayaan terlebih dahulu, artinya ada yang menjamin pembayaran kita jika dilakukan secara kredit, biasanya adalah bank atau leasing. Meski juga tak jarang beberapa showroom yang pada dasarnya juga tawarkan pembiayaan dengan sistem kredit ini.

3. Mobil sebagai jaminan, beli mobil baru secara kredit sebenarnya menjadikan kendaraan tersebut sebagai jaminan, karena saat proses pembayaran macet maka mobil yang sudah kita kredit tersebut akan diambil kembali oleh pihak dealer. Jadi meskipun tanpa jaminan sebenarnya ada resiko juga membeli kendaraan dengan sistem ini. Malah kadang lebih horor ya, yang nagih suka serem - serem gitu kan.

4. Memiliki hutang selama beberapa tahun ke depan. Meskipun dalam bentuk kredit, tentunya membuat hidup menjadi kurang tenang hingga nantinya tanggungan tersebut lunas. Jadi beban sih judulnya.

Selain beberapa kelemahan tersebut banyak juga kelebihan yang bisa kita dapatkan dengan membeli kendaraan sistem kredit ini di toko aksesoris mobil , diantaranya adalah:

1. Terasa lebih ringan, jika kita sudah bertahun-tahun menabung untuk membeli kendaraan namun tak kunjung mencukupinya, jangan khawatir karena sistem kredit dapat wujudkan dengan sangat cepat. Cukup dengan gunakan tabungan sebagai uang muka nantinya kekurangan dapat dilakukan dengan cicilan.

2. Cicilan ringan dengan tenor yang panjang, ingin merasakan kredit kita tak menjadi beban, maka pilihlah tenor atau jangka waktu pelunasan panjang. Lumayanlah sedikit meringankan per bulannya.

3. DP atau uang muka ringan, sekarang hanya dengan mengandalkan uang 3 juta rupiah saja kita sudah bisa dapatkan mobil baru. Tak harus menyertakan dana hingga 50% dari total harga keseluruhan lagi.

4. Disertai dengan asuransi, artinya kita sudah menyertakan produk keamanan untuk kendaraan selama masa kredit. Jika nantinya ada sesuatu yang tak diinginkan maka ada asuransi yang memberikan biaya ganti rugi.

5. Pembelian secara kredit prosesnya cepat, asalkan kita sudah menentukan mana perusahaan untuk pembiayaan nantinya pengajuan akan langsung diproses. Tak lebih dari seminggu kita langsung bisa menaiki kendaraan baru.

6. Jika kita melakukan pembayaran secara teratur, tanpa pernah menunggak sama sekali maka akan mendapatkan prioritas utama jika ingin mengajukan kredit lagi di lembaga tersebut.

Jika memang tertarik beli mobil baru kredit maka tentukan terlebih dahulu kendaraan yang diinginkan. Ukur juga kemampuan diri kita saat membayar. Jangan sampai lebih besar pasak daripada tiang. Saran saya sih sebaiknya jika ingin membeli mobil baru, menabung sajalah dulu sampai uangnya cukup. Atau belilah mobil yang sesuai dengan kondisi keuangan kita. Memang sih terdengar klise. Tapi nggak enak loh punya hutang apalagi hutang pada pihak bank yang nota bene ada bunga nya. Yuk, bareng - bareng sama saya mulai belajar mengurangi hutang dan ketergantungan kita pada sesuatu yang ada bunganya. Insya Allah bisa.