July 9, 2017

Cemal - Cemil Arsel bersama Promina Puffs

Sejak Arsel mulai makan, saya jadi sering browsing menu - menu makanan. Alhamdulillah makin kesini Arsel makin gampang makannya. Terlebih sejak usia 7,5 bulan Arsel sudah bisa makan nasi.


Sekarang di usianya yang sudah 9 bulan, Arsel sudah mulai mau memegang makanan dan menyuap ke mulutnya sendiri. Apa fotonya? Nggak banyak klo ga mau dibilang nggak ada yg layak tayang. Haha.. Ya maklum deh, namanya juga emaknya yang bikin makanan, nyuapin dan bersihin. Jadi suka nggak kepikiran untuk moto - moto. Pas ingat mau moto, yah makanannya sudah habis. Atau bentuknya sudah nggak cantik. Haha..

Selain makanan utama, saya juga suka browsing cemilan untuk Arsel. Di awal usia MPASI saat 6 bulan, Arsel doyan banget puding tanpa rasa yang diparut kemudian diberikan perasan jeruk atau jus buah lainnya. Sensasi dinginnya bikin Arsel heboh nggak sabar menunggu suapan selanjutnya. Gampil banget kan bikinnya. Cuma puding diaduk bareng air tanpa diberi tambahan apa pun. Selain itu anggur merah atau anggur hitam juga jadi kesukaan Arsel bersama semangka dan juga alpukat.


Masuk ke usia 8 bulan Arsel sudah bisa rasa cemilan yang dijual di kemasan. Horay, lebih mudah dong bawahnya kalau lagi mau jalan - jalan. Cemilannya apa saja? Sebenarnya ada banyak cemilan untuk bayi yang dijual di supermaket. Ada yang bentuknya biskuit, puree buah atau puffs. Kali ini yang ingin saya ceritakan adalah yang puffs.



Alhamdulillah beberapa waktu yang lalu, Arsel dikirimi cemilan yaitu Promina Puffs. Promina Puffs ini merupakan biskuit yang mudah lumer untuk bayi berusia 8 bulan ke atas. Ada 2 pilihan rasa, yaitu Blueberry dan Pisang. Promina Puffs ini merupakan cemilan dengan bahan dasar beras dengan bentuk bunga.



Arsel doyan dengan kedua rasa yang ada. Sekali ngemil bisa hampir habis sebungkus. Oh well, that's My son. :D Bentuk bunganya mudah untuk diambil dengan telunjuk bayi. Meski tampaknya puffsnya terlalu rapuh. Jadi kelopak bunganya mudah patah menjadi kecil - kecil. Kalau sudah begini harus disuapin deh. Tapi Promina Puffs ini kemasannya bisa ditutup jika nggak habis. Jadi enak banget untuk dibawa - bawa. Tampaknya tim dari Promina Puffs mengerti sekali bahwa terkadang bayi memilih untuk nggak menghabiskan cemilannya. Makanya mereka menghadirkan kemasan yang bisa ditutup ini.



Sedikit kekurangan dari kemasannya menurut saya, ujung kemasannya terlalu runcing. Jadi jika bayi seusia Arsel mau memegang kemasannya, agak riskan. Karena anak seusia Arsel kan belum terlalu bisa mengontrol tangannya. Khawatir ujung kemasannya terkena mata. Kalau saya sih mengakalinya dengan mengumpulkan ujung kemasannya. Jadi Arsel boleh deh memegang kemasan Promina Puffs ini sendiri.



Oh ya, pada informasi nilai gizi yang ada di belakang kemasan Promina Puffs tercantum bahwa cemilan ini mengandung gula sebanyak 1 gram untuk setiap 60 keping. Kalau saya sih memang sudah mulai memberikan biskuit kemasan pada Arsel sejak 7 bulanan,jadi saya nggak masalah dengan kandungan gula yang rasanya nggak terlalu banyak itu. Namun untuk mentemen yang masih ingin bayinya nggak mengkonsumsi gulgar sebelum 1 tahun, hal ini harap diperhatikan ya.


Untuk mamak macam saya, Promina Puffs sangat membantu saya untuk tetap bisa memberikan cemilan dengan mudah. Baik saat bepergian ataupun sebagai variasi cemilan saat di rumah. Tentunya kita sebagai orang tua sudah paham betul bahwa makanan dan cemilan yang paling baik adalah buah dan sayur yang sebenarnya. Namun saat sedang akan bepergian atau membutuhkan cemilan yang praktis, Promina Puffs bisa jadi pilihan.