November 18, 2018

5 Tips Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga Ala BuYu





Menikah. 

Rasanya dulu sebelum menikah, saya nggak terbayang bahwa menikah itu penuh dengan komitmen dan tanggung jawab yang banyak plus tanpa henti. Misalnya saja saya harus bertanggung jawab dan berkomitmen untuk membersihkan apartemen (kala itu) meski saya super lelah. Di lain waktu saya harus bertanggung jawab untuk membawa Rafasya turun dari unit untuk main sore meski saya sedang sakit kepala. Tanggung jawab yang saya emban sebagai istri dan ibu tentunya memiliki balasan yang luar biasa. Alhamdulillah saya mendapatkan suami dan anak - anak yang baik. MasyaAllah. 

Jatuh cinta itu mudah, tapi menjaga cinta adalah urusan perjuangan yang sebenarnya. 

Kenapa begitu ? Ya karena kehidupan setelah menikah dan memiliki anak tentunya berbeda dengan kehidupan saat masih sendiri. Yang paling terasa adalah aktivitas quality time bersama pasangan. Dulu di awal menikah saya dan suami sering ke salon dan totok bersama - sama. Lumayan rutin dan semacam agenda wajib untuk kami. Selain itu kami juga rajin nonton di bioskop. Rasanya dulu semua film pasti kami tonton deh, saking hobi nonton banget. Selain itu kami juga hobi makan, jadi nyobain restoran atau kafe jadi  agenda setiap wiken. Padat ya aktivitas berdua - duaannya? 

Sejak hadirnya Rafasya tentunya kegiatan berdua - duaan ini jadi jarang terjadi. Karena kami tinggal di apartemen bertiga. Kalau mau berduaan ya harus nitip Rafa ke kakek neneknya. Keadaan ini masih berlangsung sampai sekarang setelah Arsel lahir dan kami tinggal di rumah. Bisa dibilang kuantitas berdua duaannya jadi menurun tajam. Haha..




Padahal untuk pasangan yang sudah menikah, menjaga keharmonisan antara suami istri ini penting banget. Nama pun, menikah dan menjadi orang tua ya. Kedua kepala ini harus dalam kondisi yang mendekati ideal lah pokoknya kalau mau semuanya berjalan lancar. Aktivitas mengurus anak dan beberes rumah mungkin banget menjadikan istri lelah dan kurang memperhatikan hubungan dengan suami. Begitupun suami, selepas subuh berangkat kerja dan pulang ke rumah saat larut malam plus bermain dengan anak - anak dan membantu pekerjaan rumah juga bisa banget membuat suami kurang memperhatikan istri. Kondisi ini nggak boleh dibiarkan terlalu lama, bikin bahaya banget untuk keharmonisan hubungan suami istri. 

Lalu harus bagaimana dong? Yah, saya juga pengennya semua bisa berjalan sesuai yang saya cita - citaka dengan proses dan cara yang gampil juga. Tapi kan gak bisa gitu ya. Makanya kita, baik sebagai istri atau pun suami, harus melakukan beberapa cara untuk menjaga keharmonisan hubungan suami istri ini. Kalau di saya, ada beberapa hal yang kami lakukan. Apa saja? Mari dijabarkan satu per satu. Sok lah, ambil cemilan dulu. 

1. Komunikasi
Klise sih emang. Tapi beneran deh, komunikasi ini kunci. Hal semudah menyapa pasangan lewat wa atau berupa telepon bahka ngobrol langsung, tetap harus dilakukan. Biasanya sih ngobrolin anak atau kebutuhan rumah tangga ya, namun usahakan ada juga obrolan lain yang memang hanya kepentingan suami dan istri saja. Di dalam melakukan komunikasi ini juga harus sampai tuntas. Misalnya lagi ngobrolin tentang sesuatu kemudian terputus karena anak perlu salah satu dari kita. Maka pastikan bahwa obrolan tadi dilanjutkan dan memiliki solusi. Pokoknya harus memiliki penyelesaian. Ini biasanya terjadi saat kita sedang berselisih. Saat berdebat, demi anak - anak nggak melihat, kami biasanya masuk kamar dan mengecilkan suara. Namun jika tetiba anak menginterupsi, ya terpaksa harus dihentikan terlebih dahulu namun pastikan bahwa diskusi tadi harus dilanjutkan. Terkadang jeda saat berdebat, apapun alasannya, bisa menghadirkan introspeksi diri. Kenapa bahaya jika tidak tuntas? Bisa jadi masing - masing masih menyimpan ganjalan. Kalau saya sih lebih enak jika semua permasalahan diutarakan dan dicari solusinya. 




Selain itu komunikasi juga bisa berupa bahasa sentuhan. Kalau dulu sebelum menikah dan memiliki anak sering bergandengan tangan, setelah ada anak ya tetap saja lakukan itu. Selain menjaga hubungan suami istri, juga memberikan anak pendidikan bagaimana bersikap pada pasangan. Kalau di rumah kami,  bergandeng tangan atau bermanja - manjaan, berpelukan dan mencium kening biasa kami lakukan. Jadi anak - anak juga melihat bagaimana orang tuanya saling memberi perhatian. 

2. Berikan hadiah
Entah ada suatu kejadian penting atau tidak, memberikan hadiah bisa membuat suasana hati menjadi lebih baik untuk si pemberi atau yang diberikan. Lagi pula, saat sudah menikah tentunya pasangan adalah orang yang paling berhak untuk mendapatkan perhatian kita. Hadiah ini nggak selalu harus berupa barang ya. Misalnya memasak makanan kesukaan suami, memberikan note di tas kerja atau menjemput pasangan di kantor jika memang biasanya nggak pernah dijemput atau memberikan bunga tanpa ada alasan tertentu. 




3. Pergi berdua
Entah itu cuma ke minimarket bareng atau bahkan bisa ada jadwal rutin untuk nge date setiap bulan, pasangan suami istri perlu waktu berdua - duaan meski sebentar. Efeknya beda deh. Kalau kami sih tetap harus menitip anak - anak ke rumah mama meski belum bisa kalau sebulan sekali, tapi kami tetap berusaha mencari cara untuk bisa pergi berdua. Yang sering dilakukan kalau sudah menitipkan anak - anak biasanya ya nonton dan makan. Dua hal favorit kami.



 Olahraga berdua juga bisa banget jadi quality time antara suami istri. Sudah bisa berduaan dapat bonus sehat juga. InsyaAllah.

4. Belajar Agama
Poin ini seharusnya ada di poin pertama. Namun akhirnya saya taruh di poin ke empat karena menurut saya komunikasi adalah hal yang paling penting untuk dilakukan. Poin ke 2 dan 3 sebenarnya adalah perpanjangan dari komunikasi itu sendiri. Jadi bisa dikatakan belajar agama adalah poin ke dua. Mengapa perlu belajar agama? Saya baik suami atau istri bisa lebih memahami posisi masing - masing dalam keluarga dan lebih mengerti apa yang harus dilakukan. Idealnya sih kita dan suami sama - sama hadir ke majelis ilmu, namun kalau sulit untuk menghadiri kita juga bisa bersama - sama nonton kajian yang banyak bertebaran di YouTube. Dari mulai tentang kehidupan berumah tangga, mendidik anak, adab berperilaku pada keluarga dan lain sebagainya. Bahkan bisa dijadikan kegiatan keluarga rutin lho. Baru - baru ini kami sekeluarga menyaksikan kajian tentang kiamat dan membuka diskusi dengan abang Rafasya. Dari diskusi tersebut, baik saya atau suami juga Rafasya jadi sama - sama belajar lagi.

5. Rawat diri
Nah urusan merawat diri ini paling penting sih menurut saya. Merawat disini bisa berarti dari dalam dan juga dari luar. Merawat diri dari dalam bisa berupa mengasah kemampuan memasak, kemampuan mengaji atau skill lain yang sebelumnya kita belum mampu. Kalau merawat dari luar bisa berupa mempercantik diri. Ingat kan, bahwa sebaiknya wanita tampil cantik itu saat di rumah untuk suami, bukan saat keluar rumah. Yang suka nyalon, sok lah ke salon supaya suami makin sayang. Yang suka dandan, monggo berdandan hanya demi suami seorang. 

Karena saya kurang suka berdandan, maka saya merawat diri dengan menggunakan Skin Care dan berusaha selalu wangi saya ada suami. Namun tetap saja saya sedang berusaha bisa sedikit berdandan agar kalau ada acara yang perlu dihadiri bersama suami, saya bisa tampil sesuai. Selain itu saya juga menggunakan produk - produk untuk menjaga area kewanitaan saya. Apa yaa..

Namanya juga berumah tangga ya kan, tentunya area kewanitaan harus selalu dijaga. Karena jika nggak dijaga khawatir akan timbul gangguan seperti keputihan, berbau atau bahkan resiko terkena kanker serviks. Semoga ngga terjadi pada kita ya. Kalau saya sih menjaganya dengan cara rajin mengganti pakaian dalam, menggunakan panty liner jika perlu dan juga menggunakan Resik V saat mandi pagi dan sore. Saat ini saya sedang menggunakan Resik V Khasiat Manjakani Whitening. Botolnya yang berwarna putih dengan tutup fliptopnya top dan tulisan berwarna cokelat ini menghadirkan kesan bersih juga elegan.




Resik V Khasiat Manjakani Whitening ini mengandung ekstrak bengkoang yang mampu menjadikan kulit tanpa lebih cerah dan juga ekstrak Manjakani yang dipercaya memiliki khasiat mengencangkan otot kewanitaan selain juga dapat bertugas sebagai pembersih alami dalam mengurangi infeksi akibat jamur. Uwow, kece syekali ya kan. Kemasan yang saya gunakan berukuran 90ml, pas banget untuk dibawa jalan - jalan karena imut. Ditaruh di kamar mandi juga nggak kekecilan. 




Berbeda dengan Resik V Akar Wangi dan Resik V Daun Sirih yang sebelumnya saya gunakan, Resik V Khasiat Manjakani Whitening ini memiliki tekstur yang lebih kental. Jadi kalau pada 2 produk Resik V lainnya saya langsung membasuh ke area kewanitaan setelah dituang, untuk Resik V Khasiat Manjakani Whitening ini saya busakan dengan air sebelum dibasuh ke area kewanitaan. Setelah itu bilas kembali dengan air bersih. Wanginya enak dan nggak terlalu kuat. Sensasi yang saya dapatkan dari wanginya sih sa jadi merasa segar dan bersih. Entah sugesti atau tidak ya, tapi saya suka dan tentunya suami juga suka wanginya. Yang masih penasaran salahkan langsung ke toko terdekat dan bawa pulang Resik V Khasiat Manjakani Whitening ini. Kalau ingin Kepo lebih lanjut bisa juga ke 

www.arisanresik.com
IG : @arisanresik

Keharmonisan dalam rumah tangga wajib banget dijaga untuk saya. Yang harus menjaganya ya tentu saja suami dan istri. Kenapa harus dijaga? Karena yang namanya hubungan perlu selalu dipupuk sama seperti tanaman. Alasan lainnya adalah karena biasanya dua orang yang hidup bersama atas dasar pernikahan kemudian memiliki banyak urusan (urusan anak, urusan rumah dan urusan lain) , biasanya terjebak dalam ritme hubunga yang monoton. Kalau nggak dijaga bisa bahaya banget kaan. 




Semoga ikhtiar dengan ke lima cara di atas bisa menjaga saya dan suami dalam hal keharmonisan rumah tangga kami. Aamiin. Gimana dengan mentemen? Ada trik atau cara khusus yang dilakukan dengan suami kah untuk menjaga keharmonisan?