August 12, 2019

Kenapa Harus Vaksin ?

Kenapa Harus Vaksin?

Bismillah.

Obrolan kita kali ini adalah tentang sesuatu yang masih menjadi pro dan kontra. Well, sebenarnya ada banyak banget hal yang bisa memicu pro dan kontra. Persoalannya adalah tinggal bagaimana kita menjalaninya. Pas lihat kolam renang dengan floaties berbentuk Unicorn ini misalnya. Gemes banget kan? Pilihan untuk menarik Unicorn lalu menaikinya atau hanya membiarkan dan sekadar mengambil foto ada di tangan kita. That's life, rite?


Okeh agak berat dan rada ngasal ya perumpamaan di atas. Tapi serius floaties Unicorn ini gemes banget deh..



Sesuai dengan judulnya, kali ini saya ingin membahas tentang vaksin. Sudah tahu dan sering dengar kan ya dengan vaksin ini. Sudah mengerti jugakah apa yang sebenarnya sedang terjadi saat kita menerima vaksinasi? Kalau menurut wikipedia,

Vaksin adalah bahan antigenik yang digunakan untuk menghasilkan kekebalan terhadap suatu penyakit.Pemberian vaksin (imunisasi) dilakukan untuk mencegah atau mengurangi pengaruh infeksi penyebab penyakit - penyakit tertentu. Vaksin biasanya mengandung agen yang menyerupai mikroorganisme penyebab penyakit dan sering dibuat dari mikroba yang dilemahkan atau mati, dari toksinnya, atau dari salah satu protein permukaannya. Agen merangsang sistem imun untuk mengenali agen sebagai ancaman, menghancurkannya, dan untuk lebih mengenali dan menghancurkan mikroorganisme yang terkait dengan agen yang mungkin ditemui di masa depan.


Jadi intinya tubuh kita akan diberikan sesuatu yang bisa mencegah kita terkena penyakit tersebut atau kalau pun sampai kena, akibatnya tidak terlalu serius. Sebagai seorang ibu dengan 2 anak, saya cukup akrab dengan rutinitas vaksin ini. Sejak lahir sampai anak berusia 2 tahun akan ada serangkaian jadwal vaksin yang bisa kita ikuti. Mulai dari vaksin yang disarankan oleh pemerintah sampai vaksin lainnya.



Vaksin Flu

Dari beragam vaksin yang ada, mari gali lebih dalam tentang vaksin influenza. Vaksin yang satu ini memang sedang banyak dibicarakan. Apalagi penyebabnya kalau bukan anak - anak balita sering sekali terkena flu. Ya nggak sih? Batpil alias batuk pilek adalah penyakit yang cukup rajin berkunjung ke kedua anak saya, setikanya sekitar 2 bulan sekali ada deh tuh masa - masa dimana Arsel pilek atau dulu abang rafa saat masih balita. Terkadang pilek yang diderita sampai bikin anak jadi sumeng dan nggak bisa main keluar rumah. Kalau sudah begini, mamak syedihlah nengoknya. Anak pengen main tapi badannya nggak enak jadinya rewel terus.

Kalau sudah pilek aka flu biasanya saya akan langsung membuat sayur sop dengan beraneka isian. Entah sop bakso dengan wortel buncis, shabu - shabu ala BuYu sampai fusili dengan kuah bakso. Apa saja yang bisa membuat cairan masuk lebih banyak dan nikmat saat disantap hangat. Karena biasanya anak yang sedang flu juga akan terpengaruh selera makannya.

Penyebaran Flu

Mentemen sekalian tau nggak sih kalau flu ini adalah penyakit yang mudah menyebar? Kenapa bisa begitu? Karena Flu menyebar melalui bersin, batuk dan bersentuhan dengan barang yang sudah terkontaminasi virus flu. Kondisi semacam itu tentunya sering banget kan ada di kehidupan kita. Orang bersin dan batuk bisa dimana saja. Yang juga fatal adalah saat anak memberihkan hidung dengan tisu sewaktu flu, kita mengingatkan mereka untuk mencuci tangan setelah membuang tisu tadi nggak? Kalau nggak ya berarti kemungkinannya sangat besar untuk virus flu berada di tangan mereka. Kemudian mereka menyentuh maian, remote, bantal dan siklus penyebaran pun akan terjadi. Bahkan yang paling sadis adalah virus flu ini bisa bertahan sampai 48 jam dan bisa saja terjadi komplikasi. Ughh..



Bagaimana Mencegahnya ?

Mengajari dan membiasakan anak untuk selalu mencuci tangan dengan sabun adalah sangat penting untuk dilakukan. Tangan yang kotor adalah gerbang untuk beragam penyakit. Apalagi kebiasaan anak balita kan masih suka memasukkan tangan ke mulut juga yaa.

Berikan vaksin flu untuk anak berusia 6 bulan keatas. Jika memang jika ternyata anak kita cukup sering terkena flu yang sampai menyebabkan ia tidak bisa bermain atau masuk sekolah,  pemberian vaksin flu bisa menjadi pilihan. Vaksin flu ini aman untuk dilakukan karena dibuat dengan keamanan dan produksi yang diawasi dengan ketat oleh pihak terkait. #4betterprotection untuk #LawanFluDiSekolah juga kan jadinya.

Vaksin flu ini juga menjadi salah satu vaksin tambahan saat seseorang akan berangkat haji dan umroh selain vaksin meningitis. Saat saya dan suami berangkat umroh akhir tahun 2018 kemarin, kami menerima vaksin flu. Pertimbangannya adalah karena saat itu di Madinah dan Mekkah sedang cukup dingin, kondisi kita di Indonesia tentunya berbeda dan kami ingin agar ibadah kami nggak terhambat. Alhamdulillah sehat dan nggak kenapa - kenapa setelah menerima vaksin flu. Efek samping yang saya rasakan waktu itu hanya bengkak di bagian bekas divaksin yang akan hilang 2-3 hari setelahnya. Vaksin flu ini bisa dilakukan sampai usia 65 tahun ya dan sebaiknya diulang setiap tahun.



Kok Buyu bisa tahu banyak sih tentang vaksin flu ini? Jelas dong, karena saya sempat hadir di acara #TUMBloggersMeetUp yang diadakan oleh The Urban mama dan @kenapaharusvaksin . Di acara itu saya dapet banyak informasi tentang vaksin dan juga kangen - kangenan sama makanan di jaman SD. Hihi..





Pulang dari acara, perut kenyang dan makin nambah ilmu. Jadi #kenapaharusvaksin? Jawabannya, kenapa tidak?








5 comments:

  1. 2 anak eike sudah vaksin Flu dong dan si unyil juga sdh kmrn :D

    ReplyDelete
  2. Thanks for sharing, artikelnya bagus..

    ReplyDelete
  3. Thanks Infonya mom Jade, anakku Yang termasuk sering Kena batuk pilek

    ReplyDelete
  4. Yummy banget ya jajanan masa kecilnya & semua itu free 😁 eh maaf salfok, vaksin flu memang penting, aku selalu rajin ke posyandu utk ikut vaksin dari pas anak2 usia 1 bulan

    ReplyDelete