January 11, 2020

Pecinta Lego yang nggak sabar ingin ke Legoland

Bismillah. 

Masih hawa - hawa liburan ya mentemen. Meski anak - anak sudah mulai masuk sekolah namun didukung suasana musim hujan yang syahdu jadi bikin kita sahabatan sama selimut dan tempat tidur. Iya nggak sih? Atau saya aja kali nih. Hehe.. 

Alhamdulillah akhir tahun kemarin kami sempat jalan - jalan ke sentul dan sekitarnya. Sempat juga main ke Bendungan Katulampa sama anak - anak. Yang nggak lama kemudian Bendungan Katulampa ini jadi diperbincangkan banyak orang karena qadarallah banjir melanda beberapa tempat. Nggak cuma Jakarta, namun Bogor dan Lebak Banten malah lebih parah kondisinya. Semoga teman - teman yang terkena banjir tetap semangat ya dan kita yang tidak terkena banjir bisa membantu berdonasi sambil terus menjaga bumi kita tersayang ini. 

Terus selain ke Sentul dan Bogor, liburan hampir 3 minggu di akhir tahun kemarin kami kemana lagi? Ya nggak kemana - mana dong alias di rumah. Saya pun mulai mengeluarkan koleksi mainan mulai dari catur, otello, track Hotwheels di gudang juga beragam buku - buku dan tentunya Lego. Jangan ditanya deh rumah berantakannya seperti apa. Semua mainan keluar. 😁😁





Tapi serius deh dari semua mainan anak - anak yang nyaris setiap hari dimainkan, khususnya oleh abang Rafa itu adalah nggak lin nggak bukan ya Lego. Mulai dari Lego Duplo yang sekarang dimainkan oleh Arsel sampai Lego City yang ukurannya lebih kecil dan ragamnya lebih banyak. Pokoknya kalau judulnya Lego, anak - anak pasti suka. Makanya saya dan suami pun lumayan sering mengarahkan mereka untuk membeli Lego dibandingkan mainan jenis lain saat waktu membeli mainan tiba. Bahkan saya suka mengajak anak - anak untuk mencuci Lego. Yang mana mungkin bagi mereka hanya bermain air karena endingnya yang mencuci Lego ya emaknya juga. 



Menurut bahasa latin, istilah Lego artinya “saya merangkai” atau “saya menyusun” hingga akhirnya digunakan sebagai brand sebuah perusahaan dengan produksi berupa bata plastik berukuran kecil. Hingga sekarang, Lego masih digemari oleh banyak orang karena penggunanya bisa leluasa membentuk apa saja dari permainan bata plastik ini. 

Saya dan suami pun bisa betah ikutan main Lego bersama anak - anak. Meski sekarang banyak merek yang mengeluarkan bentuk bata plastik sejenis namun kami tetap setia pada Lego. Karena saat disusun akan terasa bahwa tumpukan Lego lebih lentur namun kokoh sehingga jika ingin dibongkar pasang akan jauh lebih mudah. 



Tentunya setelah distimulasi dengan Lego sedari kecil, efeknya pada anak - anak terutama Abang Rafa mulai terlihat. Di mana pun ada tumpukan Lego, ia akan duduk disitu. Sekarang Arsel pun mulai bergabung. Minimal 30 menitlah kami ngetem di situ. Selain hampir nggak pernah absen main Lego baik di rumah dan di pusat perbelanjaan keinginan lain pun muncul. Yaitu mengunjungi Legoland. 

Yup. Sebagai pecinta Lego rasanya nggak afdol kalau belum berkunjung ke Legoland. 

Dunia Legoland pertama kali didirikan di Billund, Denmark sejak tahun 1968. Kemudian pembangunannya diperluas serta telah hadir di negara-negara besar lainnya seperti Malaysia, Jepang, Dubai, Florida, Jerman, dan California. Jika selama ini Kalian hanya dapat mewujudkan imajinasi yang kecil, namun dunia Legoland ini justru Kalian bisa langsung merasakan sensasi ada di tengah-tengah Legoland yang terkesan imajinatif. Namun tentu saja, kini Kalian tidak perlu repot-repot harus pergi ke California atau Denmark demi menjelajahi dunia ini. 



Karena kini Legoland telah hadir di Malaysia dan siap memenuhi imajinasi dan fantasi untuk ada di tengah-tengah dunia Legoland. Berada di Kawasan ekonomi Iskandar Malaysia, dunia Legoland di Malaysia sendiri sebagai tujuan destinasi yang layak dikunjungi. Aaakkk, tempting banget kan secara Malaysia kan dekat. Beberapa kali main ke Malaysia kami memang belum ke Legoland. Makanya pengen banget main kesana. 

Ada apa saja sih di Legoland? 

1. Beginning
Ini adalah awal semua petualangan. Kita akan menerima tiket masuk yang diberikan oleh pegawai Legoland. Di Beginning ini ada berbagai pilihan spot atau tempat berbelanja berbagai merchandise, balok Lego dan aksesoris yang bermacam-macam. Selain itu, cicipi pula makanan enak dan lezat dengan menu sehat di The Café, mulai dari pilihan salad, lasagne, kentang panggang, roti lapis dan pie.

2. Lego Ninjago World
Kalian bisa menikmati wahana permainan Lego Ninjago The Ride, serta bisa membantu Ninja Es bernama Zane untuk membangun Ninjago Monastery raksasa. Lalu dapatkan pula semua pernak Pernik dan perlengkapan ninja Lego Ninjago hanya di Sensei’s Shop.

3. Lego Technic 
Area Legoland ini cocok sekali bagi penggemar balap, kalian harus bersiap melesat di wahana yang penuh aksi. Selain itu, anak-anak pun bisa mencoba mengikuti workshop yang disajikan oleh Lego dengan penuh keseruan. Kayaknya cocok banget ini untuk abang Rafa. Berbagai wahana permainan mulai dari Race VR Coaster, The Great Lego, Aquazone Wave Racers, dan Technic Twister siap diikuti.

4. Imagination 
Merupakan area penuh gambar, keseruan dan music di arena bermain DUPLO untuk usia anak-anak, belum lagi dengan berbagai  pilihan aktivitas seru, mulai dari memanjat dan membangun di area Uji dan Bangun. Pas nih untuk Arsel, eh tapi Arsel juga mulai suka lego kecil sih. Hihi.. 

5. Miniland
Adalah pusat miniatur arsitektur bangunan ikonik yang ada di seluruh Asia. Miniatur ini adalah sebuah mahakarya luar biasa yang didirikan oleh lebih dari 30 juta balok LEGO. Wahana ini menampilkan bangunan ikonik yang terdiri 17 negara di Asia, mulai dari Merlion di Singapura, Petronas Twin Towers di Kuala Lumpur, hingga bangunan terkenal yang ada di Johor. 



Wah kebayang deh pasti bakalan habis sehatian main di Legoland. Mau intip dana liburan ah supaya bisa main kesana. Untuk tiket pesawat saya  berencana akan intip - intip Scoot. Scoot siap menerbangkan kita ke Legoland secara mudah, aman dan praktis. Ditambah lagi, maskapai penerbangan ini juga menyediakan berbagai pilihan akomodasi sebagai opsi penginapan di sekitar dunia Legoland di negeri Jiran. Pilihan penerbangan bisa kita cek di Pegipegi. 



Yuk mulai susun itinerary. Enaknya menginap di Lego Hotel atau apartemen ya? Ada sarankah mentemen? 

2 comments: