Kriteria Cat Tembok Untuk Kamar Anak Versi Kami

Bismillah

Halo mentemen. Gimana, gimana rasanya sudah kurleb 2 bulan #dirumahaja? Tampaknya sudah mulai terbiasa ya.Sudah ada penyesuaian bersama si Covid 19 ini ya. Mulai menemukan ritmenya, malah mungkin ramadhan tahun ini jadi lebih berkesan karena bisa bersama - sama keluarga terus sepanjang hari. Anak - anak juga sudah mulai libur sekolah atau mungkin sedang ujian online ya. Pokoknya sudah lebih bisa mengatur waktu deh, setidaknya untuk saya dan keluarga. 

Trus bagaimana dengan abang paket belanja online? Jadi lebih sering datang nggak sih? Haha.. Yang saya alami di rumah nih, karena #dirumahaja saya dan suami jadi lebih memperhatikan apa saja yang ada di rumah. Sekitar satu minggu sebelum puasa saya sempat beres - beres rumah. MasyaAllah barang - barang kami yang nggak terpakai banyak juga ternyata. Benar - benar nggak terpakai lho ya, bukan yang sudah nggak mau dipakai. Nanti deh insyaAllah kapan - kapan saya ceritakan di blog. Semoga nggak keburu malas. :p Setelah beberes rumah, tentunya rumah semakin terasa longgar dan nggak sesak. Mulai deh tuh beberapa kebutuhan rumah yang ternyata perlu mulai terlihat. Dari mulai barang - barang kecil seperti ternyata saya nggak punya kuas untuk mengoles pinggan tahan panas, remote AC yang rusak, cantolan untuk lap dapur sampai ke kursi kerja di rumah yang terasa kurang nyaman untuk suami dan oven yang baru saya miliki saat Pandemi Corona ini terjadi. Akibatnya? Tentunya kunjungan kurir jadi meningkat. :D

Dekorasi rumah
Space Favorit Baru di Rumah


Lalu setelah #dirumahaja saya dan suami juga mulai menggeser beberapa perabotan, sedikit mengubah layout rumah yang sebenarnya pindahnya ya dekat - dekat saja. Namun karena berbeda posisi ternyata menciptakan nuansa yang berbeda di rumah. Kemudian menata perabotan dan tanaman yang ada di rumah juga menjadi kegiatan saya. Seiring semakin lamanya kami di rumah, obrolan mulai meluas ke layout rumah yang tampaknya perlu diperbaiki, untuk ini tentunya butuh entah berapa ratus obrolan dan juga konsultasi ke ahlinya ya. 

Selain itu ada juga obrolan yang tetiba mencuat di tahun ke 7 kami menghuni rumah ini. Obrolan tersebut adalah obrolan tentang keinginan untuk mengecat rumah. Well sebenarnya beberapa bagian dari rumah kami ini sudah pernah di cat ulang saat saya mengandung Arsel dan mengalami pendarahan sekitar awal tahun 2016. Karena harus bedrest maka diputuskan sebaiknya saya menginap di rumah mama sembari rumah di cat. Nggak hanya karena bed rest juga sih alasan saya mengungsi ke rumah mama, melainkan juga dikarenakan bau cat yang kurang baik untuk ibu hamil. Belum lagi alasan kebersihan dan debu atau bakteri yang mungkin muncul saat proses pengecatan rumah. Makanya saya memilih mengungsi saja. 

Sekarang saat keinginan mengecat rumah kembali muncul tentunya saya dan suami sudah memiliki pemikiran tentang cat yang kami inginkan. Kriteria versi kami adalah
1. Aman untuk anak terutama tanpa bau yang mengganggu. 
2. Bisa dibersihkan dengan air. Meskipun Alhamdulillah anak - anak saya terbiasa untuk corat - coret di kertas bukan di tembok, namun di beberapa tempat tentunya ada bekas tangan - tangan mungil mereka saat makan pisang goreng kemudian memegang tembok. Argh, menyebalkan sekali untuk dipandang mata. 
3. Warnanya tidak cepat pudar

Cat Anti Bakteri


Ternyata bagai sendok yang berjodoh dengan garpu setelah browsing, kami menemukan Lenkote No Odor Medicare dari Avian Brands. Ahey. Lenkote No Odor Medicare ini merupakan cat dinding premium dengan formulasi anti bakteri dan kuman. Jadi ruangan aman dari pertumbuhan bakteri plus tanpa bau dan bisa banget dibersihkan dengan air. Uwow. Hepilah kami kan. Tau sendiri kalau anak - anak main peperan tangannya bisa kemana - mana apalagi sehabis bermain cat. Haha..

Namanya buibu dan pakbapak alias orang tua ya kan, begitu bersua dengan yang namanya cat anti bakteri plus tanpa bau, ya sudah bisa dipastikanlah wajah kami berseri - seri. Trus ada tuh ya tembok di rumah kami yang entah gimana ceritanya kok jamuran padahal nggak ada bocor di sekitarnya. Hmm, peernya punya rumah ya begini ini. Kadang suka ada misteri semacam ini. Untungnya dengan Lenkote No Odor Medicare ini ada anti jamur dan lumutnya. InsyaAllah cat tembok kita kinclong dengan hasil pengecatan yang semi glossy. 

Gemes banget ruang bermainnya


Wah pasti kece nih, saya langsung kesengsem beberapa warna cat tembok untuk kamar anak. Udah kebayang nih di kamar abang nanti warnanya pilih yang Ice World, trus kamar Arsel pakai Across The Horizon. Tapi jangan di semua tembok, di satu sisi saja trus yang 3 sisi lainnya warna yang lebih soft. Supaya ada vocal pointnya gitu di kamar. Eh tapi kok kayaknya nggak cuma kamar anak ya yang pengen di cat, teras juga bagus deh kayaknya kalau pakai Modern Grey. Bentar - bentar, mentemen nggak bingung kan ya. Itu semua nama - nama warna yang dimiliki oleh Lenkote No Odor Medicare. Kece kan ya namanya. Yaudah sih langsung mluncur ke websitenya aja trus pilih - pilih warna seperti saya. 

Cat Anti Bakteri
Bagus - bagus warnanya

Cat Anti Bakteri
Abu - abu aja bisa sekece ini


 
Mmm, tapi kira - kira kapan ya bisa mengecat rumah seperti dulu lagi? Nggak takut tertular Covid 19? Ahh, semoga pandemi ini lekas berlalu ya mentemen. Aamiin ya Allah. Aku mau ngecat rumah soalnyaaa...










10 comments

  1. Cocok ama aku nih karena aku ga suka bau cat baru, hihi. Pas tembok baru dicoret2 Kaaai, nanti bisa aku kepoin lg deh catnya biar bapake kai yg ngecat 😆

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha Kai udah mulai melukis di tembok yaa. sering - sering kasi kertas Nia. Tapi ya kadang emang suka gak ngeh kan kita. Yaudah cat aja pakai cat Avian ini. Hihi..

      Delete
  2. Duh jadi inget pingin banget bikin kamar anak baca tulisan tentang cat gini buyuuu.. �� ku inget2 deh pas udah mau eksekusi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku aja mupeng berat liat warnanya. Sekarang warna cat udah macem - macem banget dan bisa nggak bau. Seneng ya kan kita sebagai mamak-mamak. Haha.. Sipp.. Inget2 yaa

      Delete
  3. Referensi buat bikin kamar anak nih pas lagi cari-cari juga

    ReplyDelete
    Replies
    1. ihiyyy yang mau ada bayiii... betul, apalagi kan u bayi ya jadi harus pilih cat yang nggak berbau. Lah yang nggak bayi ky aku gini aja maunya catnya gak bau. Hihi.. Sehat - sehat ya bumil..

      Delete
  4. Paling seneng ya pilih² warma buat kamar anak. Jadi inget waktu dulu bikin kamar si kaka. Sampe aku pengen ngecat sendiri.

    ReplyDelete
    Replies
    1. waa kece mbak sampai ngecat sendiri. Iyaa.. mana warna cat sekarang makin gemesin deh. Banyak banget pilihannyaa

      Delete
  5. Replies
    1. iya mbak.. smuanya bagus jadinya bikin bingung. harus semedi dulu nih untuk tentuin warna doang. haha

      Delete