September 26, 2016

"Creative Thinking for Creative Child" dengan Metode STEAM bersama Sampoerna Academy

Wuidihh... Judulnya mantap ya.
Tapi benar kan untuk mendidik dan mengajarkan sesuatu ke anak di masa sekarang ini perlu dilakukan dengan cara yang kreatif. Karena apa? Karena anak - anak sekarang itu nggak bisa diajarkan sesuatu seperti di nama ayah bundanya. Dulu seingat saya, masa TK dan SD saya dihabiskan di sekolah. Rasanya jarang sekali ada Field Trip dari sekolah untuk melihat dan belajar sesuatu. Ya, kalau pun ada rasanya hanya di SD dan setelah menginjak kelas 5 atau 6. Namun coba lihat perkembangan anak TK jaman sekarang. Jadwal Field Trip mereka penuh  bin padat dengan kunjungan ke beberapa tempat yang insya Allah bermanfaat demi pengetahuan mereka.  Anak SD? Wuih, jangan ditanya. Penggunaan gadgetnya bisa lebih canggih dibandingkan orang tuanya. Jadi nggak heran kan bahwa jadi orang tua di jaman sekarang ini juga dituntut harus kreatif demi mengakomodir kreativitas anak kita sendiri? Saya saja beberapa kali dibuat hampir pingsan dengan pertanyaan si anak bujang. :D Lantas apa sih metode STEAM demi menghadirkan kreativitas saat menghabiskan waktu bareng anak kita? Mari lanjutkan membacanya ya. 

September 20, 2016

Pengalaman Kejang Demam Pada Anak Bujang Kesayangan Kami

Rasanya baru dua hari yang lalu saya membaca di grup whatsapp ada anak teman baik saya yang kejang. Karena membaca berita itu, saya pun langsung Googling sekilas tentang kejang pada anak. Qadarullah, Selasa 23 Agustus 2016 menjelang subuh saya yang diberikan kejutan oleh Allah. Anak saya kejang.

Rafasya demam 

Kurang lebih sekitar 2 hari menjelang berkurangnya jatah hidup si anak bujang, ia mengalami diare. Sampai hari lahirnya di 12 Agustus ia masih diare, namun makan minum tetap seperti biasa dan aktif bagai bola bekel. Saya hanya memberinya lacto B dan buah pisang. Diarenya pun sekitar 3x sehari dengan tekstur agak lembek, namun tidak cair. Pada hari ke 8 diare mulai menghilang dan tekstur pup kembali seperti biasa. Alhamdulillah.

September 16, 2016

Belajar Manajemen Laktasi demi Mendukung Suksesnya ngASI

Mendekati hari bertemunya saya dengan si adek membuat saya semakin banyak membaca tentang apa saja yang berhubungan dengan hadirnya seorang bayi. Maklum ilmu yang saya miliki usianya sudah 5 tahun yang lalu. Selain mempersiapkan barang - barang untuk si adek bayi saya juga mulai mencari info mengenai bagaimana menyusui yang baik. Alhamdulillah dulu saya berhasil memberikan ASI pada Rafasya selama 2 tahun dan menyapih dengan sukses. Niatnya, semoga Allah memudahkan, kalau bisa saya ingin memberikan ASI untuk si adek selama 2 tahun juga. Aamiin..


August 30, 2016

Memilih Model Baju Kebaya untuk Wisuda Sesuai dengan Bentuk Tubuh

Beberapa waktu yang lalu, adik saya yang paling kecil selesai melewati masa - masa paling penting dalam dunia perkuliahan. Ujian sidang. :D



Alhamdulillah pecah telor juga si bontot ini. Begitu selesai sidang dan dinyatakan lulus, masalah selanjutnya pun menghampiri. Apa itu? Nggak lain nggak bukan memilih kebaya untuk wisuda nanti. Sebagai Calon wisudawati tentunya adik saya ingin tampil semaksimal mungkin dengan menggunakan kebaya wisudanya nanti.

August 16, 2016

Trimester Kedua

Cerita kehamilan lagi ya.
Kali ini tentang trimester kedua, cerita kehamilan saya yang trimester pertama bisa dibaca disini ya. Trimester kedua dimulai sejak minggu ke 13 sampai minggu ke 27 kehamilan. Di trimester ini katanya sih mual, pening dan segala keluhan kurang enak (tapi membahagiakan karena ada janin di perut) mulai hilang. Kalau saya bagaimana ya?

Apa yang dirasakan oleh ibu hamil di trimester kedua?


Makanan
Kalau di trimester pertama saya nggak bisa makan nasi, di trimester kedua ini saya mulai bisa makan nasi. Tapi kalau nggak salah ingat mulai minggu ke 19 deh baru bisa makan nasi dengan enak. Dan diikuti dengan makan yang lain yang enak - enak. Hahaha.. Untuk sarapan buah masih saya jalankan. Meski sejak hamil ini malas sekali membuat jus buah untuk sarapan, jadi seringnya kami menyantap buah dalam bentuk utuh. Biasanya pepaya, semangka atau jeruk dan disusul dengan pisang. 

Untuk makan beratnya saya mulai bisa makan nasi sedikit demi sedikit. Awalnya hanya 5 sendok nasi sampai akhirnya bisa setangkup ala nasi Padang bungkus kalau lauknya menggugah selera. Haha.. Hamil sih hamil, tapi nggak gitu juga ya kan makannya.