April 16, 2019

Merasakan Perawatan di Enhaka Beauty Care Bintaro

Kalau bicara urusan makeup saya jelas kalah jauh dari adik saya yang usianya 11 tahun lebih muda dari pada saya. Karena memang ketertarikan saya bukan pada makeup melainkan Skin Care. Saya percaya kalau kita merawat kulit kita, maka nggak perlu terlalu banyak Make up untuk membuat wajah kita jadi lebih menarik.

Idealnya begitu kan yaa. Namun ternyata wajah saya masih memiliki beberapa masalah yang cukup mengganggu. Seperti misalnya warna kulit yang tidak merata, under eye yang menghitam juga dark spot. Permasalahan yang suka bikin gemas gitu deh pokoknya. Soalnya kalau nggak dirawat bakalan makin muncul, terutama dark spot. Kalau jerawat sih biasanya hadir saat saya akan datang bulan saja. 

Makanya saya senang sekali saat bisa hadir di Enhaka Beauty Care yang ada di daerah Bintaro. Acara ini adalah perayaan hari Jadi yang pertama untuk Enhaka Bintaro dan yang ke delapan untuk Enhaka Bandung. 

Enhaka Beauty Care




March 24, 2019

Karimun Jawa sebagai tujuan berlibur untuk pasangan


Liburan. Siapa sih disini yang nggak suka sama liburan? Rasanya semua suka ya. Kalau bisa kayaknya pengen jalan - jalan terus. Tujuannya bisa kemana aja dan dengan biaya berapa saja. Mau lokal atau ke luar negeri, bebas. Semua tinggal sesuaikan saja dengan kebutuhan. 

Untuk saya dan keluarga liburan ini sebisa mungkin dilakukan dalam kurun waktu tertentu. Misalnya, setiap tahun sekali kami merencanakan untuk pergi bersama. Entah liburan yang menggunakan pesawat terbang, dengan kereta atau dengan menggunakan kendaraan sendiri. Untuk memesan tiket moda transportasi dan kamar hotel saya dan suami biasanya rajin mengintip traveloka. Tinggal cari saja mana kombinasi yang paling sesuai dengan kantong. Haha.. Selanjutnya itinerary yg jg disesuaikan dengan peserta liburan. Pokoknya klo riweh saat bawa anak - anak mah dibawa selaw sajaah. 





March 16, 2019

Review Age Corrector Serum dan Moisturizer Erha


Yak, mari kita ngobrolin tentang penggunaan krim anti aging. Tapi sebelum kita ngobrol lebih jauh, mentemen sudah tahu belum kapan sih saat yang paling tepat untuk menggunakan produk anti aging? Dari beberapa situs yang saya baca sebagian besar mengatakan bahwa sebaiknya saat memasuki usia 25 - 30 tahun, produk anti aging ini mulai digunakan. Kenapa karena pada usaia ini kemampuan kulit untuk regenerasi mulai berkurang juga tingkat elastisitas mulai menurun. Jadi untuk kalian yang sudah memasuki usia 25 - 30 tahun sebaiknya mulai segera menambahkan produk yang berlabel anti aging.

Sudah lewat dari 30 tahun tapi belum memakai produk anti aging? Bingung mau pilih yang mana? Silakan baca terus postingan saya ini.

Pertanyaan di atas merupakan pertanyaan yang sama dengan yang saya hadapi beberapa waktu yang lalu. Pribadi yang cuek membuat saya agak abai melakukan perawatan pada wajah saya yang sudah memasuki usia tak lagi muda ini. Perawatan yang rutin saya lakukan dua tahun belakangan ini hanyalah double cleansing dan juga nggak pernah lupa menggunakan sunscreen. Produk pelembab pagi, pelembab malam dan juga serum, saya gunakan produk yang biasa saja. Bukan produk anti aging. Meski saya juga menyadari menjadi tua itu suatu hal yang pasti. Namun namanya juga perempuan ya kan. Tentunya selain demi merawat apa yang sudah Allah berikan juga demi menyenangkan hati suami saat dipandang. Aheey.

Mari kita lanjutkan. Sampai akhirnya saya menyadari bahwa sudah waktunya saya menggunakan produk anti aging.  Setelah banyak membaca dan juga googling sampai mencari hestek di sosial media akhirnya saya menjadi pusing. Haha. Serius. Banyak banget kan ya pilihan produk anti aging itu. Akhirnya setelah menemui fase bingung saya pun mulai membaca dan mencoba mencari tahu apa sih yang saya inginkan dari produk anti aging itu. Kemudian saya menyadari bahwa di wajah saya ini mulai muncul kerutan halus. Kalau lagi ngaca yang lumayan terlihat itu di antara kedua alis saya. Maka pencarian saya pun mengerucut ke produk anti aging yang bisa mengurangi atau menyamarkan kerutan tadi.



Pencarian saya pun berakhir pada produk dari Erha. Dulu setahu saya Erha ini memiliki produk yang terkenal tokcer mengatasi beberapa masalah kulit. Bahkan saya merupakan salah satu konsumen Erha pada masa dimana kita harus datang berkunjung ke Eha Clinic dan menemui dokter untuk konsultasi. Erha Skin, Hair and Laser Expert yang sekarang sudah berbeda. Selain gerainya sudah semakin banyak dan mudah ditemui, kita juga bisa membeli produk Erha melalui Erha Clinic dan Erha Apotecary. Namun tetap saja sebaiknya kita melakukan konsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Kulit agar pdoduk yang diberikan juga tepat.



Produk anti aging yang sedari tadi saya bicarakan adalah Erha Age Corrector Serum dan Age Corrector Moisturizer. Wow Age Corrector, bisa koreksi umur gitu? Haha. Berharapnya wajah tetap seperti usia 20 tahunan ya meski usia sebenarnya sudah 35 tahun.

Erha Age Corrector Serum




Serum antiaging yang terbukti secara klinis dapat membantu menyamarkan kerutan dan menjaga elastisitas kulit.
Erha21 DF Age Corrector Serum mengandung antioksidan dan anti-wrinkle yang bekerja sinergis mengurangi kerutan dan memperbaiki elastisitas dengan cara memperbaiki hidrasi kulit, merangsang pembentukan kolagen serta meningkatkan efektivitas perbaikan sampai ke tingkat DNA secara signifikan, sehingga dapat memperbaiki sel kulit yang rusak akibat sinar UV. Diperkaya dengan moisturizer dan Betawhite untuk melembutkan, melembapkan serta mencerahkan kulit.
Cara Pemakaian :Gunakan secara teratur pada pagi dan malam hari setelah membersihkan wajah sebelum menggunakan pelembab wajah.
Kemasan : Botol 20 ml
Harga : Rp. 178,500


Serum ini datang dengan kemasan pump yang mudah sekali untuk digunakan. Nggak perlu menekan terlalu dalam, isinya akan terlihat. Cukup satu kali pump sudah cukup untuk seluruh wajah dan leher. Tekstur Age Corrector Serum ini cukup cair dengan warna putih pucat. Produk ini mudah sekali diserap di kulit wajah saya yang cenderung kering. Saat saya gunakan sih saya nggak mencium wangi apapun. Enak saat digunakan karena mudah diserap.

Erha Age Corrector Moisturizer




Pelembap dengan Anti-Aging System bekerja efektif dalam membantu mengatasi tanda-tanda penuaan pada kulit.
Erha21 DF Age Corrector Moisturizer mengandung Grandactive Retionoid, Adipose Derived Stem Cells, Peptide Complex sebagai antiwrinkle dan antioksidan yang bekerja sinergis mengurangi garis halus & kerutan, melindungi kulit dari kerusakan kulit akibat radikal bebas serta membantu regenerasi kulit dengan teknologi Self Regenerative Stem Cell.
Diperkaya dengan Stabilized Vitamin C untuk menghambat pembentukan melanin sehingga kulit menjadi sehat dan tampak cerah, serta membantu merangsang pembentukan kolagen untuk menjaga elastisitas kulit. Dilengkapi dengan Vitamin E sebagai moisturizer yang menjaga dan mengembalikan kelembapan kulit.
Cara Pemakaian :
Gunakan secara teratur 2 kali sehari, pada pagi dan malam hari setelah membersihkan wajah.
Untuk hasil yang lebih maksimal, kombinasikan dengan Erha21 DF Age Corrector Serum sebelum penggunaan Age Corrector Moisturizer ini.
Kemasan : Botol 30 gr
Harga : Rp 209,500


Moisturizer ini juga memiliki kemasamn pump yang mudah untuk digunakan. Berbeda dengan serumnya, Age Corrector Moisturizer ini memiliki tekstur yang seperti gel. Lebih pekat jika dibandingkan dengan serum. Warnanya kuning muda namun agak pucat. Moisturizer ini memiliki aroma yang cukup tajam, namun nggak mengganggu untuk saya. Karena aroma ini akan segera hilang saat moisturizer ini kita ratakan. 1 kali pump saja sudah cukup untuk wajah dan leher saya. Meski tekturnya seperti gel, produk anti aging ini juga mudah menyerap di kulit wajah saya.

Saat mentemen membaca tulisan ini, saya sudah memakai kedua produk ini selama 8 hari. Saya juga langsung mencoba kedua produk Age Corrector ini berbarengan karena kebetulan serum dan pelembab saya yang sebelumnya sudah habis. Kalau mentemen ragu dan khawatir nggak cocok, bisa mencoba satu produk terlebih dahulu dan lihat rekasinya ya.



2 hari pertama saya nggak merasakan ada rasa aneh atau ceki - cekit. Biasa saja. Kelembaban saat bangun tidur cukup saya rasakan namun nggak terlalu. Tapi ada peningkatan rasa lembab di wajah saya saat saya bangun tidur.

Rasa cekit - cekit setelah penggunaan Age Corrector Serum dari Erha ini saya rasakan pada hari ke 3 dan masih saya rasakan sampai hari ini. Karena cekit - cekitnya nggak terlalu mengganggu dan menghilang beberapa saat setelah pengaplikasian kedua produk ini jadi saya masih melanjutkan pemakaiannya. Poin lain adalah saya nggak mengalami wajah yang memerah, jadi menurut saya semua masih normal.

Untuk area di antara alis yang memiliki kerutan halus, ini sebelum menggunakan



Dan ini setelah pemakaian 8 hari. Kelihatan nggak ada 2 garis halus di antara alis saya sebelumnya. Setelah menggunakan ya masih tetap terlihat tapi garisnya lebih halus.



Lumayan berkurang kan? Tentu saja terlalu cepat untuk menyimpulkan karena baru 8 hari pemakaian ya. Namun saya cukup senang dengan hasilnya. Yang pasti jangan mengharapkan hasil yang instan ya. Kalau semua serba langsung mah malah jadi serem ya. Hampir lupa, info yang saya dapatkan produk Erha ini aman untuk bumil dan busui. Namun pastikan untuk membaca ingredients setiap produk yang kita pakai ya. Dan perlu diingat juga saat hamil dan menyusui hormon biasanya berubah. Kadang ada produk yang sebelumnya nggak masalah namun saat hamil dan menyusui malah jadi nggak cocok.



Malah tampaknya saya ingin berkunjung ke ERha Clinic untuk mencoba produk yang lain, namun kali ini saya ingin konsultasi dengan dokter Spesialis Kulit. Dengan bertama langsung pada Dermatologist yang ada di Erha Clinic, saya pastinya akan lebih leluasa bertanya mengenai penuaan dini, kerut yang mulai muncul di wajah atau permasalahan kulit kendur di beberapa titik di wajah dan leher. Oh,ya saya juga mau tanya tentang dark circle juga. Banyak yah.

Bahkan untuk mentemen yang memerlukan anti aging treatment seperti botox dan filler, Erha Clinic juga menyediakan. Jadi tinggal datang dan tanya - tanya saja mana treatment dan produk yangs esuai dengan kondisi mentemen. Nggak perlu khawatir ya Erha Clinic ini ada dimana - mana. Coba intip www.erha.co.id  atau Instagram mereka di @erha.dermatology deh untuk tahu lebih lanjut.

Adakah disini yang juga pakai Erha? Produk apa sih yang kalian pakai?

March 9, 2019

Mengintip Beberapa Koleksi Shafira untuk Indonesia Fashion Week 2019

Setiap mendapatkan kesempatan untuk menyebarkan kebaikan tentang Islam dalam bentuk apapun yang diridhoi Allah, insyaAllah saya akan berusaha untuk ikut serta. Hal yang sama menghampiri saya awal minggu ini, untuk menyebarkan kebaikan lewat pakaian yang menutup aurat. Sebuah Brand busana muslim yang baru saja merayakan hari jadinya yang ke 30 mengundang saya untuk hadir dalam Konferensi Pers mereka. Ya, brand yang saya maksud adalah Shafira.

February 12, 2019

Mencicipi Salad Kekinian : Crunchaus dan Serasa Salad Bar

Assalammualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Ngobrolin tentang salad kekinian yuks mentemen. 
Sekarang ini memang gerakan untuk lebih sehat sudah lebih terasa di berbagai sektor, termasuk makanan. Mulai dari minuman sehat seperti jus baik yang cold pressed juice atau jus biasa, gluten free food sampai sayuran hijau siap santap alias salad. Banyak sekali gerai salad yang bermunculan baik di dalam mal atau di lokasi lain.

Saya dan suami termasuk yang hepi dengan kemunculan makanan sehat ini. Selain karena saya dan suami memang lumayan suka sayur dan buah, juga karena ada kalanya kita lagi nggak ingin makan makanan yang terlalu berat. Ingin yang ringan tapi nggak mau cemilan seperti crepes atau roti. Tampaknya salad adalah pilihan yang tepat.



Kebetulan saya sudah pernah mencicipi salad di dua tempat yang tampaknya sering muncul di feed Instagram saya. Karena penasaran maka saya dan suami pun memutuskan untuk mencobanya. Mari disimak ya.

February 7, 2019

Koleksi Eksklusif Blooming Rain dari Ma.na Veil Untuk Muslimah

Sejak awal menggunakan hijab saya memang nggak terlalu pintar memakai hijab bentuk pashmina atau segi empat. Apalagi saat pertama kali berhijab sudah ada Rafasya di kehidupan saya, otomatis saya hanya menggunakan jilbab yang tanpa peniti. Tahu sendiri kan ya namanya juga punya anak laki - laki berusia menjelang 3 tahun, tentunya nggak bisa diam adalah nama panggilan mereka. Haha.

Seiring berjalannya waktu saya mulai tertarik menggunakan jilbab segi empat karena motifnya yang cantik - cantik dan bisa digunakan untuk beberapa baju. :D Tetap ya mamak irit bin ekonomis berbicara. Namun meski mulai melirik jilbab segi empat, bergo alias jilbab sorong menjadi kesayangan saya. Memang malas ribetlah saya ini. Apapun model jilbabnya, yang penting kita para muslimah wajib menutup aurat kita ya.

Kemasan Koleksi Blooming Rain dari ma.na veil


February 5, 2019

Tentang M-1 Tokyo, Air BnB Kami Selama di Jepang


Kembali lagi dengan postingan tentang berlibur ke Jepang bersama keluarga. Kali ini tentang Air BnB Jepang yang kami pilih.


Sudah baca tips saya tentang memilih Air BnB kan ya? Kali ini mari mengupas tentang Air BnB yang kami pilih. Dari sekian banyak Air BnB yang ada akhirnya pilihan pun jatuh ke M-1 Tokyo ini. Yang bikin makin yakin saat memean adalah karena semua kamar milik M-1 ini no smoking. Yess!. Karena kan kalau dapat kamar yang pernah dihuni oleh orang yang merokok biar bagaimanapun baunya akan tertinggal. Kebetulan saya lumayan ahli mengendus bau rokok sesedikit apa pun. Jadi ya pasti kurang nyamanlah.

Stasiun Kojiya dekat Air BnB kami

February 2, 2019

Tips Mencari dan Memilih Air BnB di Jepang untuk Keluarga


Masih ngobrolin tentang liburan ke Jepang alias jalan - jalan ke Jepang kemarin dengan anak - anak nih. Kali ini saya ingin membahas tentang penginapan. Kemarin kami memilih untuk tinggal di Air BnB. Kenapa nggak memilih hotel? Ya karena hotel ini mehel banget sis n bro. Haha. Iya tapi jawabannya memang benar - benar karena mahal. Kalau mau enak dan nggak ribet sih tentunya pilih menginap di hotel ya kan. Tapi karena ada budget yang harus dipatuhi, maka Air BnB pun jadi pilihan yang ternyata merupakan keputusan terbaik. Karena dengan menginap di apartemen lewat Air BnB, kami jadi merasakan hidup betulan. Maksudnya apa? Ya kami jadi merasakan bagaimana mungilnya apartemen di Jepang namun super fungsional. Kami juga jadi belajar bagaimana orang Jepang memisahkan sampah mereka. Semua kami dapat dari menginap di Air BnB selama di Tokyo.



February 1, 2019

5 Penyebab Anak Mogok Sekolah (Menurut Rafasya ya.. )


     
Siapa disini yang pernah mengalami anaknya mogok sekolah? Sayah tentunyaaa.. Haha.. Ini adalah postingan blog yang saya dapatkan idenya ya karena terjadi pada anak bujang saya sendiri. Rasa penasaran saya sebagai mamak muncul. Kenapa ya kok anak gw nggak mau sekolah? Kan gemes yaaa. namanya kita sudah bayar mahal untuk sekolah eh bukan maksudnya namanya kita pengen anak kita cerdas dan pintar juga berguna bagi agama, nusa dan bangsa kok ya anaknya malah nggak mau sekolah. Huhu..

Jadi saya pun berusaha mencari tahu penyebabnya. Dari hasil obrolan dengan abang Rafasya ada beberapa hal yang menyebabkan abang Rafasya malas untuk berangkat ke sekolah. Oh ya, kejadian mogok sekolah di abang Rafa ini terjadi saat TK B dan beberapa kali di kelas 1 SD, sekarang abang Rafa sudah kelas 2 SD ya. Bahas satu - satu yuks

January 31, 2019

Mencuci Lego Bersama Arsel

Hola mommies...

Mau cerita nih yang baru aja kejadian banget. Jadi Arsel si anak bayi Bunda yang sudah bukan bayi lagi karena sudah nggak nenen lagi (kapan - kapan ya cerita tentang sapih Arsel - well peer cerita banyak amat yak) ini menolak untuk tidur siang. Ughh. Padahal cuacanya cucok banget buat kelonan di kamar, nyalain AC dan terlelap barang 5 menit, 15 menit, 30 menit atau ya 1 jam lah. Haha. Mendung berangin gitu soalnya. Tapi ternyata Arsel nggk mau tidur meski sudah mulai cranky. Tau kan gejala anak udah ngantuk itu. Dia mulai rewel nggak jelas, kucek - kucek mata, berusaha tetap main tapi suka kejedut, nabrak atau bahkan jatuh. Nah semua gejala ngantuk banget kan.

January 24, 2019

Itinerary 5 Hari di Jepang Bersama 2 Anak, Kemana Saja Ya?

Itinerary Jepang

Yup, di postingan ini saya akan menceritakan tentang tempat - tempat yang kami kunjungi selama berlibur ke Jepang. Tentunya tempat yang kami datangi ini disusun berdasarkan fakta bahwa kami ke Jepang dengan dua anak kicik yang butuh tempat wisata yang sesuai dengan jiwa mereka. Oh well, meski faktanya saya juga hepi berat sih datang ke tempat - tempat yang dibilang untuk anak - anak ini. Hihi.. Kami mengunjungi Jepang mulai tanggal 1 Juli 2018 tengah malam dan kembali ke Jakarta pada tanggal 8 Juli 2018. Kalau menurut perkiraan musim, di awal bulan Juli 2018 saat kami datang itu adalah saat peralihan musim dingin ke panas. Jadi cuacanya enak banget. Masih dingin sejuk gitu. Alhamdulillah perjalanan ke Jepang kami nggak terkendala cuaca.

Catatan : Selama di Jepang kami selalu menggunakan MRT, yang berarti ada jarak dari mulai yang sedikit sampai yang cukup jauh dari stasiun ke lokasi tempat wisata. Kalau dirasa itinerary kami ini terlalu melelahkan, mungkin karena mentemen punya tujuan berbeda saat liburan jika dibandingkan dengan kami. Siapa tahu ada mentemen yang saat berlibur memang tipe yang bersantai. Kalau kami memang tipe yang selalu padat itinerarynya mengunjungi beberapa tempat dan pergi dari pagi hingga malam. InsyaAllah anak - anak juga sudah dilatih untuk berjalan jauh dan tahan banting saat liburan dengan itinerary yang padat seperti ini. Mereka sudah latihan saat ke Singapur dan Malaysia beberapa waktu lalu. Intinya disesuaikan saja dengan rombongan sirkus yang berangkat. 😊

Oke masi kita lanjut ke itinerarynya ya. Itinerary ini untuk 5 hari selama di Jepang. Totalnya sih 7 hari, tapi kan dua hari itu untuk berangkat dan pulang. Jadi ya jalan - jalannya hanya 5 hari.

January 22, 2019

Rahasia Ibu Feny Mustafa Mengawal Shafira Selama 30 Tahun


Perjalanan 30 Tahun Shafira




Mentemen tentunya sudah tahu kan ya dengan merek busana muslim Shafira. Label busana muslim yang menyasar kalangan kelas menengah ke atas ini ternyata sudah 30 tahun lho berkibar di Indonesia. 30 tahun. Sama sekali bukan waktu yang sebentar ya. Nah kira - kira apa ya resepnya supaya bisa bertahan di industri busana muslim selama itu? Apakah ada resep khusus yang dilakukan oleh Shafira sehingga bisa mencapai 30 tahun menjadi pilihan busana muslimah? Silakan disimak ya

January 21, 2019

Berhijab bikin rambut rontok, masa sih?

Kayaknya kalau bicara tentang rambut rontok, banyak nih yang senasib dengan saya. Sejak melahirkan Rafasya rambut saya jadi rontok. Memang sih kalau awal kehamilan rambut busui itu biasanya rontok karena hormon ya kan. Banyak banget deh ibu muda yang galau karena urusan rambut rontok ini. Soalnya rontoknya rambut saya ini lumayan banyak. Saat keramas, saat menyisir dan juga saat bangun tidur. Kan bikin galau banget ya. Belum lagi omongan orang tua yang kalau anaknya ngences, makan rambut ibunya rontok. Oh My God. Trus kalau anaknya ngences sampai usia 2 tahun lebih akibat mau tumbuh gini, rambut ibunya rontok juga gituh? Hahaha. Kalau saya sih percayanya rambut rontok saat setelah melahirkan ini memang karena hormon saja. Karena dsa dan obgyn saya juga menyebutkan kemungkinan tersebut.

Awal menggunakan hijab


 Nah tapi pada saya bahkan setelah Rafasya sudah nggak ASI pun rambut saya masih rontok. Saya sempat menduga bahwa rambut rontok yang masih saya alami ini akibat saya berhijab. Karena saya baru mulai berhijab setelah Rafasya berusia 2 tahun. Jadi dari pengalaman berhijab dan mengalami rambut rontok saya ingin berbagi bagaimana cara merawat rambut untuk wanita berhijab. Kira - kira cara saya ini bisa nggak ya mengurangi rambut rontok? Marilah dibaca sampai selesai yaa.

January 15, 2019

5 Hal yang Harus Dipersiapkan Saat Anak Akan Sunat

Alhamdulillah.
Lega rasanya saat abang rafasya sudah sunat. Sebenarnya saya tim ingin anaknya disunat saat masih kecil alias masih bayi saja. Alasannya sih biar nggak repot dan sakitnya pas masih bayi saja. Karena kalau sudah besar anak - anak biasanya akan mendapatkan 'masukan' yang berbeda-beda tentang sunat. Dari masukan yang positif sampai yang lebay dan akhirnya membuat si anak jadi takut. Namun suami saya menolak ide sunat dikala bayi ini, alasan beliau sih supaya anaknya merasakan hal yang sama seperti dirinya. Baiklah, istri mah manut saja.

Abang Rafasya disunat saat menjelang lebaran tahun 2018 kemarin. Alasan khusus pemilihan waktunya adalah supaya bolos sekolahnya nggak kelamaan aja. Tadinya mau setelah lebaran, tapi mengingat kami berencana untuk berlibur ke Jepang jadi dimajukan supaya proses kesembuhannya lebih cepat jadi pas jalan - jalan sudah santai.

Kalau nggak salah sekitar 1 bulan sebelum sunat saat saya mengajukan pertanyaan iseng ke abang Rafasya, ia langsung menyetujui untuk sunat. Makanya kami pun cepat - cepat mencari tempat sunat. Daripada berubah pikiran lagi ya kan. Karena sebelumnya jika diminta untuk sunat abang rafa selalu agak takut, karena kakak kelasnya pernah bilang kalau sunat itu sakit banget. Lalu yang kami lakukan adalah memberkan sugesti positif bahwa meskipun sunat itu sakit tapi wajib dalam Islam. Lagi pula umur abang rafa juga sudah hampir 7 tahun dan teman - temannya di sekolah hampir semua sudah disunat. Jadi momennya ya memang sekarang ini.


Abang Rafasya Sunat